
jam 8 pagi itu saya janjian sama mas rozy di giant pondok gede untuk jalan bareng, tapi sebelom semuanya dimulai mas rozy ngajakin saya sarapan pecel empal dulu di daerah pondok kelapa. warung pecel ankring itu rame sekali dan katanya sebelum siang sudah ludes.
habis sarapan kami mluncur kerumah pak hantiar dan bu waru di daerah pahlawan revolusi. ternyata rumah beliau itu di berada suatu komplex perumahan yang gak asing buat saya. dijaman saya masih sma kalo mau bolos saya selalu janjian ketemuan dengan seorang kawan di warung rokok yang berada tepat di depan jalan masuk ke komplex itu, warung itu masih ada cuman yang jual sudah berganti ke anaknya. sang bapak dimana saya sering ngutang rokok sudah meninggal. wah memori jaman sma terkuak lagi.
sampai juga kami dirumah [+]
tanggal 18 Oktober 2008 saya baca tentang difinisi uang menurut Dahlan Iskan di jawa pos yang sangat menarik. Artikelnya seperti ini :
ulasannya cukup panjang tapi yang paling menarik buat saya adalah bahwa uang itu bisa hilang. Hanya cara hilangnya yang berbeda-beda dan cara menangisinya yang juga tidak sama.
saat krisis keuangan yang dimulai awal oktober 2008 kemaren banyak sekali orang yang kehilangan uang sampai puluhan milyar karna hancurnya bursa saham dan pasar modal tapi pada kenyataannya mereka tidak pernah mengalami kesulitan untuk membeli makanan, pakaian, keperluan rumah, bepergian keluar negeri, dst. Makannya juga masih direstoran mahal, kalau bepergian juga masih tidur di hotel bintang lima. Menurut Dahlan Iskan orang- orang itu sebenarnya tidak kehilangan uang. Seandainya uang tersebut tidak hilang di bursa saham atau pasar modal pun, toh tidak akan digunakan untuk [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



