<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Samurai Jagoan &#187; tangan diatas</title>
	<atom:link href="http://www.samuraijagoan.com/tag/tangan-diatas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.samuraijagoan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2010 14:25:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menggali Ilmu Bertanya untuk Menjadi Kaya</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/22/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/22/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 14:16:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bento]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[Duel]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[harian surya]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu bertanya]]></category>
		<category><![CDATA[invest]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Berpikir Jadi Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[koran]]></category>
		<category><![CDATA[mainstream]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Menggali Ilmu Bertanya untuk Menjadi Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[promo]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[samurai]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[surat kabar]]></category>
		<category><![CDATA[surya]]></category>
		<category><![CDATA[takon.ology]]></category>
		<category><![CDATA[Takonology]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>
		<category><![CDATA[wirausahawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1781</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 15 Juli 2010
Menggali Ilmu Bertanya untuk Menjadi Kaya

Senin, 12 Juli 2010 &#124; 09:06      WIB


Menjelang Duel Maut Samurai Vs Takonology,

Surabaya &#8211; SURYA- Kalau Anda ingin berbisnis, mana yang didahulukan: lakukan dulu, mikir belakangan; ataukah pikir dulu dengan masak, baru melakukan? Dua pilihan itu tampaknya sederhana, tapi sebetulnya mencerminkan dua arus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration: underline;">Kamis, 15 Juli 2010</span></p>
<h2><strong>Menggali Ilmu Bertanya untuk Menjadi Kaya</strong></h2>
<ul>
<li>Senin, 12 Juli 2010 | 09:06      WIB</li>
</ul>
<p><a href="http://www.surya.co.id/2010/07/12/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya.html"></a><a href="http://www.surya.co.id/2010/07/12/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya.html"></a><a href="http://www.surya.co.id/2010/07/12/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya.html"></a></p>
<p><strong>Menjelang Duel Maut Samurai Vs Takonology,</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
<strong>Surabaya</strong><strong> &#8211; SURYA-</strong></strong> Kalau Anda ingin berbisnis, mana yang didahulukan: lakukan dulu, mikir belakangan; ataukah pikir dulu dengan masak, baru melakukan? Dua pilihan itu tampaknya sederhana, tapi sebetulnya mencerminkan dua arus besar (mainstream) pemikiran dalam dunia bisnis, dan bahkan kehidupan.<span id="more-1781"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dua arus pemikiran itulah yang akan dipaparkan oleh Samurai, 39, seorang wirausahawan muda Surabaya yang sedang menanjak, dan penemu “ilmu bertanya” takonology, yakni Lupeng Magnum, 37. Setelah pemaparan, keduanya bakal beradu taktik dan jurus dalam meningkatkan profit dan karakter pada sebuah acara yang akan digelar Harian Surya dan Kiyoe Production, Selasa (13/7) esok.</p>
<p style="text-align: justify;">Samurai —yang menulis buku “Jangan BERPIKIR Jadi Pengusaha”— dan Lupeng Magnum merupakan sosok-sosok yang mewakili dua arus pemikiran berbeda tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Samurai condong pada pilihan “kerjakan dulu, jangan banyak berpikir dan pertimbangan”, sedangkan Lupeng cenderung “buatlah pertimbangan yang masak, baru kemudian lakukan”. Mana yang benar?</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Samurai (yang memiliki sejumlah jaringan waralaba makanan dan juga Ketua Surabaya Entrepreneurs Club), untuk memulai usaha, tindakan atau bergerak adalah penting. Bahkan tak hanya bergerak, tapi bergerak cepat. Dia punya pengalaman pribadi soal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika memulai usaha “Wenmit Pecel Bento”, modal dia hanya Rp 10 juta. Untuk bikin gerobak dagangan membutuhkan Rp 6 juta, sehingga tersisa Rp 4 juta. Sembari menunggu pembuatan gerobak selama 2 minggu, Sam —panggilan Samurai— tak ingin diam.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan sisa modal Rp 4 juta, dia mendesain iklan dan kemudian mengiklankan bisnis Wenmit-nya yang baru berupa “janin” itu ke media massa. Total duit yang dikeluarkan untuk itu Rp 2 juta, sehingga tinggal Rp 2 juta yang tercadangkan untuk biaya operasional dan biaya tak terduga kelak ketika Wenmit mulai dioperasikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecepatan Sam bertindak, yang bagi beberapa orang disamakan dengan spekulasi, ternyata membawa hasil. Iklan itu mendapat respons, dia menerima banyak telepon dari orang-orang yang ingin bekerja sama dengan Wenmit. Akhirnya, beberapa orang deal untuk bermitra dan bahkan mereka sudah mau membayar uang muka 50 persen dari harga jual kemitraan yang dipatok Sam sebesar Rp 15 juta. Dengan kata lain, bisnis belum mulai, untung sudah di tangan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Bahkan, ada mitra yang mau melunasi sendiri biaya gerobak. Kuncinya adalah kepercayaan, dan saya memang menjaga itu,” kata Sam, yang berbisnis juga di bidang properti dan garmen serta aktif di organisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Jatim.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi Sam, jika terlalu banyak berpikir, orang tidak akan berani bergerak, sehingga akan tertinggal. “Kalau bertindak dan salah, ya anggap itu sebagai pengalaman. Guru yang bernilai adalah pengalaman,” tegas dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Lain lagi dengan Lupeng Magnum. Pria asal Pati, Jawa Tengah, ini pernah sukses sebagai eksportir furnitur dengan omzet rata-rata Rp 8 miliar per tahun. Ia juga penah memiliki Disna FC —sebuah klub sepak bola terkenal di Pati.</p>
<p style="text-align: justify;">Memulai usaha dengan modal dengkul pada tahun 2002, Lupeng kemudian meraih kejayaan selama 2004-2006. Di masa itu, ia pun mengembangkan sayap mendirikan usaha konveksi serta toko olahraga di dua kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, karena kesuksesan dalam waktu relatif singkat itu, Lupeng menjadi terlalu percaya diri. Tawaran-tawaran bisnis yang datang, tanpa pikir panjang, dia sambar. “Karena terlalu percaya diri, saya waktu itu pokoknya bertindak dan bertindak saja saat melakukan ekspansi usaha. Mikirnya belakangan,” kata Lupeng, jebolan Universitas Gadjah Mada Jogjakarta ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ujung-ujungnya, tak hanya sejumlah bisnis barunya gagal, bisnis utamanya pun juga goyah dan bahkan jatuh pada tahun 2009. Ia juga ditipu mitranya. “Karena terlalu percaya diri, saya jadi spekulatif,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Belajar dari pengalaman itu, di tengah kehancuran bisnis, Lupeng kemudian melakukan perenungan. Lahirlah ilmu baru dari perenungan itu, yang disebutnya takonology. Dia juga mendirikan Takonology Institute. Takonology berasal dari takon, kata bahasa Jawa yang berarti “tanya” atau “bertanya”, serta logy (dari asal kata logos) yang berarti “ilmu”. Jadi, takonology adalah ilmu atau seni bertanya yang berkualitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Intinya, Lupeng kini justru menganjurkan orang untuk bertanya dulu dengan benar, kemudian melakukan pertimbangan, dan baru bertindak. Secara ekstrem bisa dikatakan, Lupeng berada di pemikiran yang beda dengan Samurai. Tapi, betulkah demikian? Apakah dua pemikiran itu tak bisa dikompromikan dan diambil yang terbaik dari masing-masing?</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk jelasnya, kita bisa mengikuti paparan dan adu taktik serta jurus antara Lupeng dan Samurai dalam acara “Duel Maut Samurai Vs Takonology” yang digelar di Kantor Harian Surya pada Selasa (13/7) besok. Informasi kepesertaan bisa menghubungi telepon (031) 83357590 atau (031) 91679872. sunarko</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://www.surya.co.id/"></a></p>
<p><script type="text/javascript">// <![CDATA[
tulis_Tanggal();
// ]]&gt;</script></p>
<p><a href="http://www.surya.co.id/"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/22/menggali-ilmu-bertanya-untuk-menjadi-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>apakah enak menjadi sponsor?</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/16/apakah-enak-menjadi-sponsor/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/16/apakah-enak-menjadi-sponsor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 01:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bento]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[harian surya]]></category>
		<category><![CDATA[invest]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investor]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Berpikir Jadi Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[koran]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[promo]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[samurai]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[sponsor]]></category>
		<category><![CDATA[sponsprship]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[surat kabar]]></category>
		<category><![CDATA[surya]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1777</guid>
		<description><![CDATA[suatu saat saya minta kawan saya untuk mensponsori acara yang saya bikin. dengan janji bahwa nanti akan saya sediain alat sajinya sebanyak yang dia butuhkan, dan brosur berupa stiker yang mencantumkan nama dan nomor teleponnya yang akan saya tempel di alat saji tersebut.  kawan tadilah yang saya minta untuk membiayai serta mengisinya dengan makanan.
si kawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://muhsinlabib.files.wordpress.com/2008/01/sponsor_baby.jpg" alt="" width="153" height="129" />suatu saat saya minta kawan saya untuk mensponsori acara yang saya bikin. dengan janji bahwa nanti akan saya sediain alat sajinya sebanyak yang dia butuhkan, dan brosur berupa stiker yang mencantumkan nama dan nomor teleponnya yang akan saya tempel di alat saji tersebut.  kawan tadilah yang saya minta untuk membiayai serta mengisinya dengan makanan.<span id="more-1777"></span></p>
<p style="text-align: justify;">si kawan menyetujui, dan memang mempersiapkan dengan baik semua yang dibutuhkan, tapi ternyata dalam praktek menuju hari H banyak hal tiddak diinginkan yang terjadi, ada  saja halangan yang menghadang persiapan-persiapan kami.</p>
<p style="text-align: justify;">semua sibuk, saya si kawan dan team saya memang sibuk dengan urusan dan bisnis masing-masing. 3 hari sebelum hari H, team saya yang mempersiapkan peralatan yang hendak di pakai tiba-tiba sakit sehingga berhalangan untuk belanja peralatan tadi. akibatnya anggota team saya itu baru bisa belanja keesokan harinya. ndak dinyana ndak disangka hari itu ternyata tanggal merah yang berarti liburan sehingga banyak tempat yang tutup, ternyata lagi tanggal merahnya dua hari berturut-turut, pusing deh jadinya sebab hari H semakin dekat padahal peralatan belon siap. team saya segera memberi tahu pada kawan itu dan si kawan memaklumi dengan syarat sore hari pada hari H minus 1 semua peralatan harus sudah diantar ke tempatnya. team saya menyanggupinya.</p>
<p style="text-align: justify;">alhamdulillah, sesuai dengan janji maka pada sore hari yang dijanjikan yaitu hari H minus 1, maka peralatan dan stiker yang kami janjikan berhasil dikirim ke tempat kawan saya. kawan tadi menerima dan sempat melihat apa yang tertcantum pada stiker yang rencananya akan di tempel di peralatan yang telah kami siapkan juga. beliau tanpa komplain menerima, bahkan sempat mengemukakan komentar pada kami, ”kok ada nama saya juga disamping nomor teleponnya?”<img class="alignright" src="http://www.lebaneseindubai.com/news/GoldSponsor.jpg" alt="" width="109" height="109" /></p>
<p style="text-align: justify;">saya pun merespon ”supaya mereka tau siapa nama yang harus dihubungi bila mereka berminat” begitu kata saya dan kawan tadi pun manggut-manggut. setelah beliau menerima semuanya dan tidak ada lagi yang mesti dibicarakan, saya buru-buru berpamitan karena besok pagi-pagi saya harus mempersiapkan fisik dan mental pada acara itu, antara kami datang dan pamit mungkin sekitar 10 menit saja kurang lebih. pokoknya rada terburu-buru deh&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">malamnya team saya sempat berhubungan lagi dengan kawan tadi, dan menegaskan janji untuk ketepatan waktu datang di acara. kesepakatan yang terjadi adalah, karena tidak ada yang bisa menjemputnya maka kawan tadi akan mengusahakan kiriman datang pada pukul 12, satu jam sebelum acara kami berakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">esok paginya saya dan team focus pada acara yang kami bikin, kami yakin banget pada kawan tadi bahwa semuanya akan beres dan tepat waktu kaena beliau memang sudah punya jam terbang yang terbukti kehebatannya dalam hal kreadibilitas.</p>
<p style="text-align: justify;">nah, ternyata masalah muncul lagi. pada jarum jam menunjukkan pukul 11.30 siang, lom ada tanda-tanda kiriman dari si kawan datang. padahal kesepakatan yang kami bikin adalah, paket akan datang pukul 12 siang. yang bikin tambah panik, adanya situasi dimana si kawan gak bisa dihubungi, telepon tidak diangkat dan sms tidak terbalas.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.vitalsignsconference.com/sponsorpic.jpg" alt="" width="170" height="110" />kepanikan makin merajalela karena pada saat pukul 12 siang, tetep aja lom terjadi komunikasi. sebagai akibat team yang ada diluar meminta agar team yang ada didalam memperpanjang acara, entah gimana caranya supaya para hadirin yang datang tidak mengetahui adanya keterlambatan kedatangan paket yang dijanjikan.</p>
<p style="text-align: justify;">kepanikan semakin menjadi-jadi karena pada saat pukul 12.30 masih lom ada kontak dari si kawan. kondisi tambah memanas sebab yang punya tempat sudah memberi isyarat agar acara diakhiri pada pukul 13, sesuai dengan kesepakatan.</p>
<p style="text-align: justify;">dalam panik team ndak putus asa, tehnik negosiasi dipakai jurus rayuan maut dikeluarkan untuk minta perpanjangan waktu lebih lama, agar dapat menggunakan tempat itu sedikit lebih lama lagi dengan alasan para hadirin benar-benar tehibur dan ndak beranjak sedikitpun dari tempat acara. kami semakin bersemangat untuk nego dengan pemilik acara karena tiba-tiba si kawan mengabarkan bahwa beliau akan tiba dengan paket yang dibawanya sekitar 20 menit lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">sekali lagi kami ucapkan alhamdulillah, sebab pemilik tempat memberi kan ijinnya, dan singkat cerita, paket yang dibawa si kawan datang tepat pada acara kami tutup, walaupun terlambat 90 menit dari waktu yang sudah disepakati bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">efek dari keterlambatan itu, cukup parah dimaka maka hadirin yang datang langsung mengambil isi dari paket tanpa membaca lagi peralatan yang sudah di tempeli stiker brosur promosi. hadirin mengambil isinya, dan langsung pulang tanpa peduli pada peralatan yang telah ditempeli stiker promo, karena memang sudah lewat waktunya untuk pulang.<img class="alignright" src="http://www.theproducersperspective.com/.a/6a00e54ef2e21b88330115705fb898970b-pi" alt="" width="120" height="125" /></p>
<p style="text-align: justify;">si kawan kecewa sekali hatinya, beliau merasa semua jeih payah tenaga dan biaya besar yang dikeluarkannya untuk acara itu tidak dihargai sama sekali, apalagi saat ucapan terima kasih di sampaikan. maka yang dibacakan adalah sponsor dari brand atau merek nya saja, nama kawan tadi sama sekali ndak disebut-sebut dalam acara itu. beliau sakit hati sekali, padahal ndak sedikit tenaga, pikiran dan biaya yang telah dikeluarkannya untuk kesuksesan acara ini.</p>
<p style="text-align: justify;">beliau merasa ndak ada penghargaan sama sekali yang beliau terima, ndak ada ucapan terima kasih yang beliau terima, bahkan beliau sempat dipersulit masuk karena namanya tidak dikenal oleh team yang menjaga di pintu masuk.</p>
<p style="text-align: justify;">marah besar beliau pada saya, saya dianggap mau menang sendiri karena notabene hanya merek saja yang disebut, padahal merek itu merek saya, tapi status kawan tadi sebagai partner yang telah bekerja keras dan berkorban baik tenaga dan uang yang tidak sedikit sama sekali tidak disebut-sebut.</p>
<p style="text-align: justify;">semakin marah  dan kecewa hati kawan saya itu karena ternyata pada x banner yang berada disana tidak disebut juga nama dan nomor telepon beliau. jerih payahnya ndak dihargai sama sekali, sponsor shipnya ndak di gubris, saya dianggap mau menang sendiri dan mau terkenal sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">pastinya beliau marah besar, sebab bukan sekali itu saja beliau menjadi sponsor terhadap acara dan merek dagang saya, sudah berulang kali dan itu selalu dengan pengorbanan tenaga dan uang yang besar. saya benar-benar dianggap mau menang sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">tentu saya punya alasan kenapa hal tersebut terjadi, bukannya saya ndak menghargai beliau, toh semua sudah berdasarkan kesepakatan, dan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan itu memang karena dari awal semuanya sudah salah dan terburu-buru.<img class="alignleft" src="http://www.greekshares.com/uploads/image/learn_how_to_invest_post_graduate.jpg" alt="" width="157" height="104" /></p>
<p style="text-align: justify;">pertama ada masalah saat penyediaan bahan baku sehingga semua dilakukan dengan terburu-buru, tapi tidak ada komplain jadi dianggap semua beres. dan sampai hari H para pihak yang terlibat tidak ada yang membicarakannya lagi, jadi masing-masing menganggap tidak ada masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">kedua, adanya keterlambatan kedatangan paket di tempat acara yang tidak memungkinkan hadirin untuk membaca atau menikmati peratatan yang membungkus paket itu, yang dituju hadirin adalah isi lalu langsung pulang. andai paket tidak telat mestinya hadirin akan sempat menikmati peralatan dan membaca stiker promosi yang ada pada peralatan pembungkus paket itu.</p>
<p style="text-align: justify;">ketiga, tidak adanya koordinasi yang baik antara para pihak. dimana para pihak tidak bisa saling berhubungan sebelum semuanya menjadi terlambat.. andai ada komunikasi yang baik sebelum acara, pada saat acara, ada kejelasan tentang keterlambatan, dan ada komunikasi tentang situasi acara. pastinya kesalahpahaman tidak terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">keempat, andai sesudah acara kawan tadi langsung mendamrat saya karena kekecewan dan kemarahan yang dirasakannya tentunya semua bisa dibicarakan dengan baik. tapi yang terjadi berbeda, kawan itu tidak berbicara dengan saya dan karena saya anggap semuanya clear saya dan team pulang duluan. yang terjadi ternyata beliau yang pulang lebih lambat dari saya ngobrol dengan  team panitia yang lain yang masih belum pulang dan mereka ndak ngerti apa-apa tentang deal ddan kesepakatan yang di bikin anatara saya dan si kawan. jadi komentar-komentar dari mereka yang gak ngerti apa-apa itu semakin bikin memuncak kemarahan si kawan.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan adanya keempat hal diatas maka semua alasan pembelaan saya ndak bisa diterima oleh si kawan, padahal kesepakatan tidak tertulis kami menyatakan adanya open managemen dan semua hasil dari acara yang disponsorinya akan dimasukkan dalam omsetnya.</p>
<p style="text-align: justify;">amarah membutakan segalanya, saya hampir saja terpancing juga, untung ada anggota team yang masih berkepala dingin dan menasehati agar saya bersabar.<img class="alignright" src="http://www.thinkinvest.ro/think_invest_logo2.jpg" alt="" width="221" height="116" /></p>
<p style="text-align: justify;">nasehat dari anggota team bikin kepala saya dingin, dan saya dinasehatinya lain kali jika meminta seseorang untuk menjadi sponsor sebaiknya dijelaskan dengan detail bahwa hasil sponsor itu tidak bisa langsung dirasakan saat itu juga, atau dalam waktu dekat. menjadi sponsor itu ibarat investasi, namanya juga investasi maka serta merta hasil yang diingankan blom dapat langsung diukur tapi memerlukan waktu.  Apalagi untuk produk-produk yang termasuk pendatang baru maka sponsorship merupakan budget terbesar yang resiko hilangnya juga sangat besar. Karna biaya untuk membangun awareness sangatlah besar. Efek yang diharapkan natinya ketika smua aware dan dibawah sadrnya penuh dengan nama produk kami maka ketika mereka ingin berbisnis otomatis akan bergerak ke merk kami.</p>
<p style="text-align: justify;">lain kali saya juga di minta untuk memberi tahu pada calon-calon sponsor kami, bahwa hasil pengorbanan dalam menjadi sponsor ada kemungkinan kembali dalam waktu yang lama atau tidak kembali sama sekali. karena sekali lagi menjadi sponsor itu sama dengan investasi pada suatu bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">satu lagi yang diminta oleh team agar para sponsor saya yang kecewa langsung komplain pada saya selaku penanggung jawab atau yang meminta mereka menjadi sponsor secepat dan sesegera mungkin. jika ini terjadi maka kekecewaan bisa dibicarakan langsung tanpa memungkinkan melibatkan pihak ketiga yang gak ngerti apa-apa dan ada peluang untuk memperkeruh suasana karena memang mereka ndak tau apa-apa.</p>
<p style="text-align: justify;">jika para calon-calon sponsor ini tahu resiko mereka tentu hal yang saya alami ini tidak akan terulang lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">dan kasus yang saya alami ini semoga bisa menjadi pelajaran berharga buat saya untuk berhati-hati serta gak gegabah dalam berbicara dan bernegosiasi dengan semua pihak, termasuk jika pihak-pihak itu sudah sangat akrab dengan saya&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">mantabz kanan!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/16/apakah-enak-menjadi-sponsor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bertindak cepat, mikir cepat, kalo perlu jangan mikir!!</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/11/bertindak-cepat-mikir-cepat-kalo-perlu-jangan-mikir/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/11/bertindak-cepat-mikir-cepat-kalo-perlu-jangan-mikir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 09:23:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bento]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir cepat]]></category>
		<category><![CDATA[bertindak cepat]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[harian surya]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan Berpikir Jadi Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[koran]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[samurai]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[surat kabar]]></category>
		<category><![CDATA[surya]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1768</guid>
		<description><![CDATA[Sunarko Surya : 
Mas, saya mau buat tulisan preview di koran Surya untuk keluar besok. Tentang duel maut Anda dengan mas Lupeng. Ada beberapa hal yang mau saya tanyakan. Secara garis besar, buku Anda dan mas Lupeng mewakili dua arus besar (mainstream) pemikiran yang beda dalam memulai bisnis. Mas Sam condong &#8220;lakukan dulu, pikir belakangan&#8221;, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1240475669">Sunarko Surya</a> : <img class="alignright" src="http://geistijany.files.wordpress.com/2008/10/thinker.jpg" alt="" width="180" height="146" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mas, saya mau buat tulisan preview di koran Surya untuk keluar besok. Tentang duel maut Anda dengan mas Lupeng. Ada beberapa hal yang mau saya tanyakan. Secara garis besar, buku Anda dan mas Lupeng mewakili dua arus besar (mainstream) pemikiran yang beda dalam memulai bisnis. Mas Sam condong &#8220;lakukan dulu, pikir belakangan&#8221;, sedangkan Lupeng condong &#8220;pikir-pikit dulu, baru lakukan&#8221;. Dari baca buku mas Sam, saya kira yang penting buat mas adalah adalah bertindak, bertindak dan bertindak (terutama bertindak cepat). Bisa saya diberi contoh pengalaman mas Sam sendiri tentang perlunya bertindak cepat itu, dan hasilnya seperti apa? Terus untuk orang yang bertindak cepat, mereka mesti siap apa? Mohon info, ini untu bahan tulisan. Trims.</p>
<p style="text-align: justify;">Wassalam<br />
Narko<span id="more-1768"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1343940194">Sam Urai</a> :</p>
<p style="text-align: justify;">terima kasih pak atas semua kesempatannya, saya coba jawab sesuai dengan pengalam terbaru saya saja, untuk contoh yang paling hangat,</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://ebekunt.files.wordpress.com/2009/09/positif3.jpg" alt="" width="112" height="145" />saat saya membangun bisnis kuliner saya &#8216;wenmit pecel bento&#8217; duit modal yang terkumpul hanya sepuluh juta saja, itupun tidak langsung 10 juta tunai tersedia di kantong tapi masih sebagian-demi sebagian saja dari duit segitu yang hadir secara bertahap dalam kantong saya. dengan banyaknya kondisi ekonomi yang saling berbeda maka duit segitu itu bisa bernilai gede bisa bernilai kecil, tapi saya tetep bilang sepuluh juta itu buat dijadikan modal tetep sama saja berbisnis menggunakan modal dengkul, itung-itungan diatas kertas secara ilmu akutansinya mepet banget, gak bisa napas.</p>
<p style="text-align: justify;">seperti misalnya untuk bikin gerobak dagangan (booth) biaya yang diperlukan adalah sekitar enam juta, itu berarti hanya tersisa 4 juta rupiah duit yang bisa dipake buat modal yang lain, buat biaya operasional yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">selain masalah duit ada lagi masalah yang gak kalah bikin pusing yaitu masalah waktu, yaitu karena masa tunggu pembuatan booth adalah sekitar dua minggu paling cepat. Artinya jika saya dan team wenmit tidak melakukan apa-apa selama masa dua minggu itu dan hanya menanti booth selesai atau waktu menunggu yang membosankan itu hanya dipake buat hunting lokasi dagang saja maka ada kemungkinan semangat dalam dada saya dan team akan drop bahkan bisa hancur&#8230;<img class="alignright" src="http://4.bp.blogspot.com/_7tZQEwQeCxA/S7SS4MiBUQI/AAAAAAAAAIA/B3vi8E_vj6Q/s1600/berpikir2.jpg" alt="" width="87" height="108" /></p>
<p style="text-align: justify;">biar tetep semangat saya komporin team saya untuk memakai dana dua juta dari total modal yang tersisa dipake untuk bikin design iklan, rencana selanjutnya hasil design itu akan dipake untuk beriklan di media yang tepat untuk menjual bisnis peluang usaha kemitraan kuliner.</p>
<p style="text-align: justify;">jika duit dua juta jadi dipake untuk alokasi iklan dan promosi, maka dana modal yang ada hanya tinggal dua juta yang tersisa, yang bisa kita pake untuk dana operasional dan beaya-beaya tidak terduga.</p>
<p style="text-align: justify;">action itu yang ada dalam otak saya, hanya action dan gak ada yang lain. ya udah rencana beriklan tetep dijalankan sambil nunggu hasil, hasil dari iklan dan hasil dari pembuatan booth.</p>
<p style="text-align: justify;">ternyata spekulasi yang terarah dengan memasang iklan menuai hasil. karena iklan yg kita pasang dengan bermodalkan duit dua juta itu memperoleh respon yang lumayan. lumayan jadi membuat kita punya kerjaan, yaitu menerima pertanyaan calon mitra yang membaca media tempat kita beriklan, lalu kemudian ada kerjaan lagi untuk memfollow upnya supaya mereka jadi beli produk kita.<img class="alignleft" src="http://halfdone.files.wordpress.com/2009/02/the-thinker-colors.gif" alt="" width="124" height="126" /></p>
<p style="text-align: justify;">waktu dua minggu itu jadinya tidak terasa, seakan lewat begitu saja dengan tetep semangat membara menyala-nyala di dalam dada. bahkan pembuatan booth yang janjinya dua minggu menjadi molor hampir tiga minggu juga tidak terasa, karena kita semua sati team sibuk melayani respon calon mitra yang menghubungi kita&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">perjuangan tidak sia-sia&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">tujuan awal hanya supaya menjaga semangat tidak drop malah membuahkan hasil satu permintaan kemitraan di bandung yang closing yang diikuti dengan adanya pemasukan tanda jadi 50% dari harga jual, sehingga kocek permodalan kitapun bertambah.</p>
<p style="text-align: justify;">akhirnya team kita bisa memenuhi permintaan klient pertama itu cepet banget, pada saat booth pertama selesai, bukanya kita pake sendiri tapi malah kita minta mitra itu melunasi semuanya, karena kita sudah siap kirim paket usaha yang sudah disepakati bersama lebih cepat dari yang kita janjikan pada mitra.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://nanpunya.files.wordpress.com/2009/04/laskarpelang.jpg" alt="" width="181" height="125" />semoga ini jawaban yang bapak harapkan, gak pake mikir terlalu banyak bisnis wenmit bisa balik modal hanya dalam waktu satu bulan saja&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">nah untuk orang yang suka bertindak cepat, hanya ada satu yang perlu diwaspadai dan dipersiapkan, dia hanya musti memahami dan mengetahui apa resiko terburuk dari tindakannya itu. jika resiko terburuk dari tindakannya itu sudah diketahui dan dia siap untuk menanggungnya, ya harus segera bergerak. supaya semangatnya tetep terpelihara dan gak drop. tapi jika dia gak berani menanggung resiko terburuknya jangan pernah berpikir untuk melakukan apapun!!</p>
<p style="text-align: justify;">dalam kasus wenmit,</p>
<p style="text-align: justify;">saya punya dua resiko jika saya tidak bertindak, resiko pertama semangat akan drop jika hanya menunggu dan menunggu. lalu resiko kedua, saya akan kehilangan duit modal yang dua juta itu jika ternyata iklan saya gagal dan gak ada yg respon.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright" src="http://www.ratm.web.id/photo/data/media/10/berpikir.jpg" alt="" width="105" height="140" />saya pilih resiko kedua, karena toh duit dua juta itu sendiri memang niat di investkan dalam bisnis, jika gak dipake beriklan pasti juga akan tetep habis untuk beaya operasional, hanya saja tempo habisnya lebih lambat. jika hasil akhirnya sama-sama habis, kenapa saya gak berjuang saja untuk membiayai tindakan saya yang lebih ada harapan dan berpeluang. pertimbangan saya jika duit itu dipake untuk beriklan maka masih ada harapan untuk closing penjualan tapi jika duit itu didiemin aja maka sudah jelas duit bakalan habis entah karena suatu pemakaian yang tidak jelas atau belum jelas, selain itu pun bisa jadi karena akibat menunggu semangat kami pun drop lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">jadi saya pun action tanpa berpikir panjang setelah tau resiko terburuknya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">thx</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/07/11/bertindak-cepat-mikir-cepat-kalo-perlu-jangan-mikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan&#8230;</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/menjadi-tua-itu-pasti-tapi-menjadi-dewasa-itu-pilihan/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/menjadi-tua-itu-pasti-tapi-menjadi-dewasa-itu-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 18:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1758</guid>
		<description><![CDATA[menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan&#8230;..
kata-kata itu diucapkan seorang kawan, sebagai penutup testimoni ceritanya di dalam acara sharing bisnis sebuah komunitas entrepreneneur alumni sebuah kursus pelatihan entrepreneur di kota sidoarjo jawa timur.
kebetulan saya malam itu juga hadir dalam acara itu. tapi yang paling menarik dari dirinya tadi itu bukan hanya sekedar kalimat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan&#8230;..<img class="alignright size-full wp-image-1760" title="mr-six-old-guy-lg-small" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/mr-six-old-guy-lg-small.jpg" alt="mr-six-old-guy-lg-small" width="144" height="186" /></p>
<p style="text-align: justify;">kata-kata itu diucapkan seorang kawan, sebagai penutup testimoni ceritanya di dalam acara sharing bisnis sebuah komunitas entrepreneneur alumni sebuah kursus pelatihan entrepreneur di kota sidoarjo jawa timur.<span id="more-1758"></span></p>
<p style="text-align: justify;">kebetulan saya malam itu juga hadir dalam acara itu. tapi yang paling menarik dari dirinya tadi itu bukan hanya sekedar kalimat penutup yang diucapkan, melainkan seluruh kisah yang dia ceritakan bener-bener mempesona.</p>
<p style="text-align: justify;">sosoknya sederhana banget, kurus, cuek, cenderung menyendiri dan selalu asik dengan handphonenya. secara sepintas pasti penilaian yang muncul adalah sosok yang sangat negative dan gak menarik untuk dijadikan kawan atau panutan. mungkin beberapa tahun yang lalu dia memang benar-benar sosok yang sangat negative baik secara phisik maupun secara moril perilakunya.</p>
<p style="text-align: justify;">kenapa kok begitu?</p>
<p style="text-align: justify;">ternyata hampir dua tahun yang lalu kawan tadi adalah seorang pecandu narkoba yang sangat parah, saking parahnya dia sering mengigil dan gemetaran secara tiba-tiba. reputasinya sebagai seorang pecandu juga cukup bikin angkat topi. dia sudah lebih lima kali keluar masuk penjara dengan berbagai alasan kejahatan yang dia lakukan, tapi yang utama disebabkan karena dia punya hubungana yang sangat erat dengan narkoba.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://vinnacaturinata.files.wordpress.com/2009/07/drug-addicts-maldives.jpg" alt="" width="192" height="130" />bahkan dari berita yang terdengar saat itu, orang tua dan keluarganya juga sudah tidak mau mengakuinya lagi, sebab semua perhatian yang merka berikan pada kawan tadi sama sekali tidak merubah sifat dan kecanduan si kawan terhadap narkoba. entah sudah berapa banyak biaya yang dihabiskan orang tuanya untuk berusaha mengobati dirinya dari ketergantungan terhadap narkoba.</p>
<p style="text-align: justify;">menurut perhitungan kawan tadi, kondisi ekonomi orang tuanya turun drastis bahkan drop abis, dari keluarga yang berkecukupan secara materi menjadi keluarga yang selalu menghadapi kesulitan keuangan, karena semua harta benda habis dijual guna kesembuhan si kawan itu. yang jelas dia ingat banget, beberapa rumah yang menjadi aset ortunya ludes dijual untuk biaya pengobatan, tapi semuanya tetep tidak membawa hasil.</p>
<p style="text-align: justify;">saking jengkelnya maka dia dikucilkan dari keluarga, itu yang membuatnya tidak kerasan tinggal dirumah dan kemudian memilih lebih baik hidup menggelandang di jalanan. alasannya supaya perasaannya gak tertekan lagi, jika tetep tinggal dirumah dia merasa pasti akan bertambah stress karena tekanan keluarga yang sudah putus asa dan marah pada perilakunya itu.<img class="alignright" src="http://www.bnn.go.id/file/poster/mini/Saatnya%20Merdeka%20dari%20Narkoba_resize.jpg" alt="" width="135" height="172" /></p>
<p style="text-align: justify;">emang sih, garis nasib seseorang itu sama sekali gak bisa ditebak. walaupun sudah menjadi pecandu yang akut dan hidup menggelandang tapi keinginan untuk sembuh tetep muncul dalam hati. sampai pada suatu hari ditengah kegalauan hatinya dia menemukan sebuah brosur dijalan tentang seminar yang membahas dunia entrepreneur.</p>
<p style="text-align: justify;">karena memang pada dasarnya udah ada niat besar untuk kembali kejalan yang benar, dia datang ke seminar itu dan mendengar apa yang dikatakan pembicaranya sampai selesai. rupanya kata-kata si pembicara itu sangat membakar hatinya, dan dia bener-bener ingin merubah nasibnya dengan menjadi pembicara. tambah semangat kawan ini ketika diakhir seminar di beritahukan bahwa akan ada pelatihan selama delapan kali pertemuan yang akan membimbing peserta untuk jadi pengusaha.</p>
<p style="text-align: justify;">cuman ada permasalahan yang muncul lagi. duit terakhir yang dia punya pada hari itu sudah habis dipake buat mbayar tiket masuk seminar jadi dia dah gak punya duit lagi buat mbayar biaya pelatihan yang harganya mahal sampe jutaan.</p>
<p style="text-align: justify;">itulah, keadilan tuhan, semangat selalu muncul dikala seseorang punya niat baik. jadi walopun ragu-ragu kawan tadi memberanikan diri untuk menghampiri panitia dan mengajaknya berbicara menceritakan kondisinya. saat itu kondisi si kawan memang sangat mengenaskan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://3.bp.blogspot.com/_Dtfi0eufNfg/SJusrmC3pxI/AAAAAAAAAtk/Hca-10We6Ss/s400/poster.JPG" alt="" width="136" height="192" />saat saya tanya ke salah seorang  panitia, dia juga mengakui bahwa dia gak bisa melupakan suatu kejadian dimana dia dihampiri oleh seorang pria, kurus, dekil dan berbicara dengan tubuh gemetaran, rupanya saat itu si kawan sedang kumat ketagihannya. panitia cuman bisa melongo saat diajak bicara, diajak curhat seseorang yang dalam pandangannya berada dalam kondisi mengenaskan bahkan cenderung mengerikan tapi punya semangat membara untuk merubah nasib menjadi pengusaha lewat pelatihan itu tapi gak punya duit sama sekali untuk mbayar.</p>
<p style="text-align: justify;">situasi yang jarang-jarang terjadi membuat team panitia berada dalam dilema, menolak atau menerima dengan spekulasi tingkat tinggi soalnya orang yang ada dihadapannya bener-bener gak punya nilai jual sama sekali. tapi sekali lagi tuhan itu adil, Dia menggerakkan hati team panitia untuk menerima sikawan didalam pelatihan itu walaupun dengan kondisi yang ancur-ancuran gitu.<img class="alignright" src="http://www.segway.co.nz/img/landing/support.jpg" alt="" width="259" height="113" /></p>
<p style="text-align: justify;">diterimanya sikawan dalam pelatihan entrepreneur dan kepercayaan yang ditawarkan panitia bener-bener menghancurkan hati kawan saya ini. dia bener-bener gak percaya akan nasib baik yang menimpanya itu, saat itu kata sikawan dalam hatinya dia harus benar-benar bekerja keras dan berusaha untuk menjadi pengusaha.</p>
<p style="text-align: justify;">masalah berikutnya muncul, bukan lagi dari panitia tapi dari teman-teman sekelas kawan saya itu. bukan masalah yanmg disengaja melainkan masalah yang muncul dalam diri si kawan tadi. rasa rendah diri, minder dan semua pikiran negative menghantui otaknya karena dia melihat semua kawan sekelasnya punya kondisi ekonomi yang jaih lebih baik. rasa ragu-ragu muncul apakah kondisinya sebagai pecandu akan bisa diterima.</p>
<p style="text-align: justify;">satu lagi terori terbukti bahwa singkirkan semua pikiran negative dari hati dan otak kita serta munculkanlah selalu pikiran positive maka hal-hal yang positivelah yang akan kita terima. dengan berusaha menyemangati diri-sendiri plus support dari panitia sikawan saat perkenalan di muka kelas bercerita apa adanya tentang siapa sebenarnya dirinya dan apa yang terjadi serta apa yang dia alami dan apa yang dia inginkan dan dia cita-citakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://ceritalangitbiru.files.wordpress.com/2009/04/3.jpg" alt="" width="204" height="204" />gak disangka gak dinyana bukan cemoohan yang diperoleh tapi simpati dan rasa setia kawan serta supportlah yang diterimanya dari kawan-kawan sekelas. Memang bagi si kawan support saja sudah lebih dari cukup buat bikin dirinya bersemangat lagi, toh selama ini kehidupan yang harus dilaluinya sudah sangat keras dan itu tanpa support dari siapapun.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan support dari pengelola, dengan support dari kawan-kawan sekelas, dia mulai bekerja keras, dia mulai membangun impiannya menjadi pengusaha. Rasa benci dan tidak suka orang dirumahnya dilawan, dengan sisa sepetak tanah yang ada di samping rumah dia mulai berternak ikan. cuman dengan modal semangat dan cuman dengan modal support saja dia bangun impiannya dan dia lawan rasa ketagihan terhadap narkoba yang selama ini jadi kawann akrabnya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">saat saya dengar dia bercerita di muka sekitar seratusan lebih alumni pelatihan yang hadir dalam acara gathering dan temu kangen, kondisinya jauh sangat membaik, surat dokter mentakan dosisnya tinggal sekian persen saja dan dalam beberapa bulan lagi dia dinyatakan bebas dari kecanduan narkoba.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan bangga dia juga bilang sekarang dia sudah mampu menjadi tulang punggung keluarganya. dia kini sudah bisa membiayai keluarganya sebagai balas jasa atas semua yang dilakukan untuk membiayainya agar terbebas dari kecanduan narkoba. dan semua itu adalah hasil dari bisnis ikan yang diawali dari sepetak kecil lahan di sebelah rumah. kini lahannya sudah berkembang biak, nggak terlalu banyak tapi sudah lebih dari cukup untuk memnghidupi dirinya beserta orang tua beserta adik-adiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">sekarang dia jadi tulang punggung keluarga!</p>
<p style="text-align: justify;">hanya dalam waktu gak sampai dua tahun, hanya karena support dari kawan-kawan, hanya dari support orang yang menaruh percaya pada dirinya. padahal orang-orang itu sama sekali tidak mengenalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">norak emang cerita ini, tapi bener-bener kisah nyata!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/menjadi-tua-itu-pasti-tapi-menjadi-dewasa-itu-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bodohnya si tolol</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/wenmit-go-2-aceh/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/wenmit-go-2-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 16:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[banda aceh]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[cargo]]></category>
		<category><![CDATA[ekspedisi]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[lhokseumawe]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mitra]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1742</guid>
		<description><![CDATA[kebodohan yang sama terulang untuk wilayah yang berbeda&#8230;
saat wenmit akan menuju banda aceh, tepatnya di kota lhokseumawe maka kebingungan melanda team lagi, kebingungan mo ngirim menggunakan ekspedisi apaan kesana. kali ini kesulitan yang kami hadapi adalah rata-rata ekspedisi yang kami hubungi ndak mau atau ndak buka jalur kesana.
kalo pun ada persyaratan yg kami harus tanggung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1749" title="oknum" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/oknum.jpg" alt="oknum" width="120" height="120" />kebodohan yang sama terulang untuk wilayah yang berbeda&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">saat wenmit akan menuju banda aceh, tepatnya di kota lhokseumawe maka kebingungan melanda team lagi, kebingungan mo ngirim menggunakan ekspedisi apaan kesana. kali ini kesulitan yang kami hadapi adalah rata-rata ekspedisi yang kami hubungi ndak mau atau ndak buka jalur kesana.<span id="more-1742"></span></p>
<p style="text-align: justify;">kalo pun ada persyaratan yg kami harus tanggung cukup bikin data nyesek karena mereka bilang  jika kondisi normal maka lama perjalanan lewat jalur darat sekitar 10 hari, trus harus ada kondisi yang dipersiapkan untuk keterlambatan minimal dipersiapkan 4 hari sehingga menjadi 14 hari perjalanan. tapi statement terakhir ini yang bikin gemetar sebab mereka bilang kalo ada kondisi tak terduga lama pengiriman paling cepet 20 hari baru nyampe.</p>
<p style="text-align: justify;">20 hari paling cepet baru nyampe kalo ada kondisi tak terduga!!</p>
<p style="text-align: justify;">lha kalo ada kondisi gawat berarti waktu pengirimannya bisa menjadi tak terhingga, bisa mencapai 30 hari lebih. wah ini kondisi yang sangat sulit dipertanggungjawabkan ke mitra kami yang ada disana. pastinya kami gak berani ngambil resiko ini.</p>
<p style="text-align: justify;">kami terus berusaha nyari yang lebih efisien sampe akhirnya ternyata pengiriman ke lhokseumawe bisa dilakukan lewat angkutan udara alias pake pesawat. kami semangat banget, kalo harganya berselisih nggak terlalu jauh tapi waktu kirimnya lebih cepat siapa takut&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">siang itu kami deal dengan petugas yang ngakunya karyawan ekspedisi dan dia siap melayani perjalanan peralatan kami sampe di lhokseumawe.deal harga dan deal waktu kirimnya bahkan deal pesawat apa yang digunakan&#8230;<img class="alignright size-full wp-image-1750" title="oknum1" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/oknum1.jpg" alt="oknum1" width="120" height="120" /></p>
<p style="text-align: justify;">kata lhokseumawe, kami ulang berkali kali karena kami ragu apa bener ada penerbangan kesana. petugas itu menjelaskan tentang rute penerbangan secara detail yakni lewat medan lalu ke lhokseumawe tanpa lewat banda aceh. bahkan dia juga menjelaskan akan kemungkinan ganti maskapai penerbangan karena hanya satu maskapai yang melayani bandara lhokseumawe dan itupun hanya dua kali penebangan dalam satu minggu.</p>
<p style="text-align: justify;">singkatnya kami percaya dan yakin akan kata-katanya bahkan kami  juga deal harga yang harus kami bayarkan untuk ongkos perjalanan ke sana.  tiga hari perjalanan kurang lebih port to port dari bandara juanda ke bandara lhokseumawe hanya dalam waktu 3-4 hari dengan ongkos kirim gak sampe tiga juta rupiah sudah termasuk ongkos packingnya. dan dengan keyakinan itu maka malam itu juga kami bawa peralatan yang mau di kirim ke bandara juanda dengan semangat.</p>
<p style="text-align: justify;">semua siap, perlengkapan yang udah dikemas rapi ditimbang di beri tulisan alamat dan ditempeli stiker ala &#8216;bagasi pesawat&#8217;. ongkos kami bayar karena petugas disana dah siap ready dan rapi serta ringan tangan dalam membantu. disana kami baru tau kalo &#8216;petugas&#8217; yang deal dengan kami adalah oknum, jadi kami ndak dapat resi resmi malam itu melainkan dijanjikan akan diberikan besok paginya. malam itu kami pulang dengan senang, puas dan bahagia karena perlengkapan wenmit berangkat ke lhokseumawe naik pesawat. kami juga pecaya bahwa semua bakal bers karena sudah biasa &#8216;oknum&#8217; berperan sebagai dewa penolong dalam kondisi genting.</p>
<p style="text-align: justify;">pagi hari berikutnya saya bangun dengan bersemangat untuk mengabarkan berita itu pada mitra kami di lhokseumawe.</p>
<p style="text-align: justify;">nah mulailah kondisi gawat darurat bermunculan!!!</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1751" title="mademoticon" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/mademoticon.gif" alt="mademoticon" width="118" height="130" />pertama, saya tunggu bukti pembayaran dan bukti pengiriman yang dijanjikan disampaikan ke kami sejak semalam sampai menjelang siang hari gak datang juga padahal mitra kami sudah bolak balik sms dan telepon menanyakan kondisi kiriman kami&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">saya tanyakan ke oknum lewat telepon dan darrrrrrr!!!</p>
<p style="text-align: justify;">meledak semuanya,</p>
<p style="text-align: justify;">si oknum gak pernah merasa akan mengirim peralatan kami menuju lhokseumawe, dia bilang akan di kirim sampai &#8216;bandara saja&#8217; dan bandara yang dimaksud adalah bandara di kota banda aceh bukan bandara di kota lhokseumawe, dia juga gak pernah merasa bilang akan oper dan transit pesawat di kota medan dan perlengkapan akan di oper ke maskapai lain menuju lhokseumawe melalui bandara medan.</p>
<p style="text-align: justify;">ancur semua rencana manis kami, gimana caranya ngomong sama mitra kalo gini karena dari banda aceh ke lhokseumawe aja pake pesawat itu sekitar dua jam perjalanan dan itu kalo ada. yang paling memungkinkan adalah lewat darat dan makan waktu tempuh sampai 7-8 jam.</p>
<p style="text-align: justify;">bukan hanya soal waktu yang lebih lambat, tapi juga soal biaya yang pasti membengkak dan gak mungkin donk kita minta lagi ke mitra.</p>
<p style="text-align: justify;">si oknum santai saja menjelaskan tanpa rasa bersalah sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">karena saya yang dah terlanjur berhubungan sama mitra jadilah saya yang harus meyakinkan beliau kalo semuanya akan baik-baik saja, resiko terjelek adalah waktu sampai yang lebih lama sedikit paling beda satu atau dua hari, begitu saya berusaha memberi ketenangan pada mitra.<img class="alignright size-full wp-image-1752" title="world_cargo_crate" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/world_cargo_crate.gif" alt="world_cargo_crate" width="203" height="134" /></p>
<p style="text-align: justify;">alhamdulillah, mitra kami begitu pengertian, beliau oke aja yang penting ada laporan yang jelas dan berkesinambungan, itu yang bikin kami rada tenang.</p>
<p style="text-align: justify;">cerita berlanjut, dan makin menyebalkan. selain bandara tempat transit yang gak memenuhi janji, maskapai yang dijanjikan juga gak sesuai dengan apa yang diomongkan. salah saya karena, gak ada hitam diatas putih sebelum transaksi dan pembayaran saya lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">pasrah deh saya,</p>
<p style="text-align: justify;">tapi paling nggak saya dapat surat-surat cargonya dari si oknum, itu harapan saya dan saya berusaha untuk minta copy aslinya ke si oknumn saya yakin dia pasti kasih donk ke saya wong semua biaya administrasinya udah saya lunasin. tapi dasar si oknum memang anti rasa bersalah dan selalu ngentengin semuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">ya terjadi lagi masa yang menyebalkan, saya tunggu dia kirim fax dari tempatnya ke saya untuk penyampaian surat-surat cargo yang saya butuhkan, mulai dari jam 13 sampai jam 15 trus di tunda lagi ke jam17 dan baru saya terima jam 20 malam.</p>
<p style="text-align: justify;">mantabz punya, memang oknum yang luar biasa dan ketenangannya itu juga bikin salut, alasannya macem-macem deh seperti masih di lapangan, lom sempat kembali ke kantor, terjebak macet serta ada 23 alasan yang dia sebutkan dengan sangat santai. kalo saya emosi, hp dia matikan lalu dia sms dan hanya bilang &#8220;sabar pak ntar saya fax kok, tenang aja deh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">pokoknya nyebelin banget, tapi ya mo gimana lagi saya pasrah sambil ngomel-ngomel sendiri, sampai saya terima juga surat-surat cargo yang dia kirim ke saya melalui mesin fax. lumayan tenang perasaan ini karena memang peralatan dikirim dengan alamat tujuan seperti alamat mitra saya di lhokseumawe.</p>
<p style="text-align: justify;">sambil nunggu kiriman surat melalui fax, saya berusaha keras untuk nyari expedisi yang bisa ngirim peralatan mitra dari bandara banda aceh ke rumah mitra saya di lhokseumawe.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1753" title="cargo-b" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/cargo-b.jpg" alt="cargo-b" width="173" height="119" />pengalaman pertama memang mahal harganya. mahal untuk ndapetin ilmu dan informasi baru. jadi malam saat kami sedang ngurus pengiriman peralatan di cargo bandara juanda, saya sempatkan diri tuk muter-muter nyari informasi pengiriman booth atau gerobak atau apa saja keluar pulau jawa. dan saya dapatkan informasi itu, ternyata banyak hal yang saya gak tau, ternyata ada beberapa cargo dan ekspedisi udara yang mau melayani pengiriman ke lhokseumawe!</p>
<p style="text-align: justify;">ddari data dan kartu nama yang saya dapatkan, maka saya berusaha nyari perusahaan ekspedisi yang bisa kirim dari bandara banda aceh ke  lhokseumawe. usaha keras pastilah ada hasilnya, beberapa perusahaan bilang oke dan semua nya lewat jalur resmi dan bukan oknum lagi. mereka bimbing dan ajari saya cara-caranya. dan seperti teori yang biasa saya ceritakan ke mana-mana jika banyak pembanding maka akan mudah mendapatkan yang terbaik. dan yang terbaiklah yang pastinya saya tindak lanjuti untuk memyelamatkan kiriman saya dari bakal terkatung-katung di banda aceh dan dari rasa malu persusahaan &#8216;wenmit&#8217; saya di hadapan mitra pertamanya dari aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">mahal memang biaya yang saya tanggung bukan hanya biaya fisik alias duit yang saya bayarkan lagi untuk nyambung transport dari banda aceh ke dari bandara banda aceh ke rumah mitra saya di lhokseumawe. melainkan juga harga rasa panik, cemas, emosi dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">janji saya pada diri sendiri, saya gak bakalan lagi deh pake oknum dengan iming-iming beaya murah tapi ada resiko bikin pusing, malu dan emosi. mending saya pake jalur resmi yang bisa dipertanggungjawabkan walaupun mahal dan rada makan waktu tapoi bikin tenang.</p>
<p style="text-align: justify;">untung mitranya sabar&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">untung nyempetin diri nyari cargo alternatif&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">dan masih ada untung-untung lainnya&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;yang penting tetep semangat karena semua ada pati solusinya&#8221; gitu kata batin saya disaat panik dan kalap serta hampir putus asa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/22/wenmit-go-2-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mastermind</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/17/mastermind/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/17/mastermind/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 12:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1731</guid>
		<description><![CDATA[apasih mastermind itu?
mangapa mesti bermasterminds? apa pentingnya? 
1. Definisi
Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki  komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis  untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok  mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu)  yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>apasih mastermind itu?</p>
<p>mangapa mesti bermasterminds? apa pentingnya? <img class="alignright size-full wp-image-1732" title="mastermind1" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/mastermind1.jpg" alt="mastermind1" width="137" height="306" /></p>
<p style="text-align: justify;">1. Definisi<br />
Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki  komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis  untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok  mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu)  yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari kelompok  ini diharapkan akan menghasilkan para pebisnis tangguh, memiliki  perilaku untuk saling membantu sesama anggotanya, serta memiliki  jaringan kerja (network) yang kuat. Kelompok Mastermind memiliki  kurikulum &amp; referensi yang dijadikan acuan dalam setiap pembahasan.<span id="more-1731"></span></p>
<p style="text-align: justify;">2. Tujuan &amp; manfaat</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan utama dari dibentuknya Kelompok Mastermind adalah agar bisnis  dari setiap anggotanya dapat berkembang secara optimal.<br />
Tujuan ini tercapai dengan adanya saling mendukung di antara anggota.  Beberapa manfaat dari Kelompok Mastermind:<br />
• Memiliki konsultan gratis<br />
• Mendapat lingkungan yg mendukung bisnis<br />
• Belajar dari sesama anggota<br />
• Timbulnya ide2 baru<br />
• Mendapatkan semangat/energy baru dlm menjalankan bisnis<br />
• Memiliki tempat curhat<br />
• Menumbuhkan &amp; menjaga motivasi bisnis<br />
• Menambah network</p>
<p style="text-align: justify;">3. Nilai-nilai yang harus ditegakkan<br />
• Komitmen<br />
• Give &amp; Take<br />
• Saling Percaya<br />
• Kejujuran<br />
• Keterbukaan<br />
• Solidaritas &amp; kebersamaan<br />
• Tidak ada figuritas</p>
<p style="text-align: justify;">4. Cara pembentukan Kelompok Mastermind<br />
Bagaimana cara membentuk Kelompok Mastermind?<br />
• Mengumpulkan calon angota yg bersepakat membentuk KMM<br />
• Bangun komitmen unutk membetuk KMM dgn mempertimbangkan kemudahan  untuk bertemu (tempat &amp; waktu)<br />
• Menentukan tempat &amp; waktu default pertemuan<br />
• Kumpulkan biodata<br />
• Tunjuk satu koordinator &amp; notulis<br />
• Daftarkan ke divisi MM TDA. Hanya yg teregister yang di akui<br />
• Dianjurkan memiliki beragam latar belakang bisnis</p>
<p style="text-align: justify;">5. Keanggotaan</p>
<p style="text-align: justify;">• Siapa?<br />
l. Para pebisnis dan atau calon pebisnis<br />
ll. Untuk memudahkan bertemu, dianjuran yang memiliki kedekatan  goegrafis<br />
lll. Memiliki kesamaan level bisnis<br />
iv. Dianjurkan pria &amp; wanita dipisah dgn pertimbangan kedekatan  emosional &amp; psikologis<br />
v. Tidak diijinkan memiliki keanggotaan lebih dari 1 KMM</p>
<p style="text-align: justify;">• Jumlah<br />
l. Jumlah anggota yang optimal 5 ~ 8 orang<br />
ll. Terlalu banyak anggota akan tidak efektif pertemuanya<br />
lll. Terlulu sedikit, jumlah masukan akan sedikit</p>
<p style="text-align: justify;">• Tugas Koordinator<br />
i. Sebagai pintu komunikasi ke ketua divisi MM TDA &amp; pihak lainnya<br />
ii. Mengkoordinir pertemuan rutin</p>
<p style="text-align: justify;">• Cara masuk<br />
i. Lihat ke http://tangandiatas.com/ atau http://tdabekasi.com/ untuk  menjadi anggota milis TDA dan mencari  info KMM yg terdekat<br />
ii. Menghubungi koordinator Kelompok Mastermind untuk menanyakan status  keanggotaan Kelompok Mastermind ybs, masih terbuka atau sudah tertutup.</p>
<p style="text-align: justify;">• Cara pindah KMM<br />
i. Alasan pindah<br />
- Jarak<br />
- Waktu<br />
- Atau sebab lainnya<br />
ii. Lapor ke coordinator KMM untuk diteruskan ke div MM TDA</p>
<p style="text-align: justify;">• Mastermind Online<br />
Untuk wilayah yang anggotanya masih belum mencukupi untuk membentuk 1  kelompok mastermind maka bisa bergabung dengan anggota dari wilayah lain  dengan sistem online, tetapi hal ini hanya untuk sementara sebelum  anggota mencapai jumlah yg cukup.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1733" title="mastermind-japan-valentines-g-shock-2" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/mastermind-japan-valentines-g-shock-2.jpg" alt="mastermind-japan-valentines-g-shock-2" width="136" height="129" />• Komitmen<br />
Untuk menjaga komitmen setiap anggota maka perlu dibuat ketentuan bahwa  setiap anggota KMM wajib hadir pada setiap pertemuan mastermind yang  sudah disepakati bersama.<br />
Apabila selama 3 kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan kuat yang  bisa dibenarkan oleh seluruh anggota KMM maka secara otomatis  keanggotaannya dinyatakan gugur.</p>
<p style="text-align: justify;">6. Kurikulum RDBPSAP<br />
Reason (alasan),<br />
Dream (mimpi),<br />
Believe (percaya),<br />
Passion (keinginan),<br />
Strategy (siasat),<br />
Action (tindakan),<br />
Pray (doa)</p>
<p style="text-align: justify;">7. Kegiatan<br />
• Pertemuan rutin<br />
i. Sharing (pengungkapan perasaan, winning dll) <strong>What I fell like  expression</strong> (WIFLE)<br />
ii. 2 ~ 3 jam. Masing2 anggota 15 menit (10 menit sharing, 5 menit  tanggapan)<br />
iii. Sharing ilmu bisnis<br />
iv. Ada notulis &amp; timer &amp; moderator</p>
<p style="text-align: justify;">• Kunjungan bisnis<br />
• Pelatihan/workshop<br />
• Raker, setahun sekali, untuk menyusun program kerja setahun ke depan</p>
<p style="text-align: justify;">8. Referensi<br />
Buku yang bisa dijadikan referensi:<br />
1. Master Your Mind Design Your Destiny – Adam Kho with Stuart Tan<br />
2. The Seven Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey<br />
3. Financial Revolution – Tung Desem Waringin<br />
4. Blue Ocean Strategy – W. Chan Kim &amp; Renee Mauborgne<br />
5. Billionaire in Training – Bradley J. Sugars<br />
6. Instant Series by Bradley J. Sugars:<br />
a. Instant Leads<br />
b. Instant Promotions<br />
c. Instant Sales<br />
d. Instant Profit<br />
e. Instant Cashflow<br />
f. Instant Systems<br />
g. Instans Team Building<br />
h. Silakan ditambahkan sesuai kebutuhan</p>
<p style="text-align: justify;">9. Tempat, Waktu &amp; Konsumsi<br />
• Dianjurkan tempat yang tidak berbiaya mahal, tidak bising<br />
• Tempat pertemuan sebaiknya dibuat bervariasi. Di alam terbuka &amp;  tempat-tempat yang bisa memberikan inspirasi sangat dianjurkan<br />
• Dianjurkan seminggu sekali<br />
• Durasi pertemuan 2~3 jam<br />
• Konsumsi yg sederhana shg tidak memberatkan anggota</p>
<p style="text-align: justify;">10. Media komunikasi<br />
• Buat media komunikasi antar anggota (SMS, Blog, milis, Facebook dll)<img class="alignright size-full wp-image-1734" title="DGughwHDs4nr7mn" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/DGughwHDs4nr7mn.jpg" alt="DGughwHDs4nr7mn" width="172" height="255" /></p>
<p style="text-align: justify;">11. Leveling<br />
i. Level Start Up : omset bisnis 0 – 500 Jt / thn<br />
ii. Level Growing-1 : omset bisnis 500 Jt – 1 M / thn<br />
iii. Level Growing-2 : omset bisnis 1 M – 10 M / thn<br />
iv. Level Growing-3 : omset bisnis 10 M – 100 M / thn<br />
v. Level Growing-4 : omset bisnis diatas 100 M / thn</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk wilayah dengan anggota yang sudah cukup banyak maka sistem  leveling ini bisa diterapkan, namun apabila anggotanya masih sedikit  maka antar level bisa digabung.</p>
<p style="text-align: justify;">12. Kewajiban Membina Kelompok MM Lainnya<br />
Setiap anggota kelompok mastermind pada level growing wajib membina  kelompok lainnya yg berada pada level di bawahnya. Kewajiban pembinaan  ini menjadi tanggungjawab kelompok mastermind dan bukan perorangan.</p>
<p style="text-align: justify;">13. Tujuh Rahasia<br />
Tujuh rahasia untuk menciptakan dan mempertahankan sebuah kelompok  mastermind yang sukses adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Kita harus mempunyai tim dengan sudut pandang dan latar belakang  yang beraneka ragam.<br />
Karena kita menginginkan perspektif yang berbeda, maka orang-orang dalam  tim harus berasal dari industri atau bidang keahlian yang berbeda pula.  Ketika megembangkan atau menyusun ulang ide-ide dari perspektif yang  berbeda, ide yang lebih baik biasanya akan diperoleh.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Pilihlah seseorang untuk memimpin kelompok<br />
Jika mastermind beranggotakan lima atau lebih, maka sudah saatnya  menunjuk seorang pemimpin. Pemimpin akan menjaga tim tetap di jalan yang  tepat. Membantu semua orang dalam membuka pemikiran mereka pada saat  proses menghasilkan ide.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Buatlah sebuah tujuan bersama.<br />
Sebuah tim akan efektif jika tujuan atau hasil yang ingin dicapai jelas.  Hampir semua mastermind yang kekurangan visi dan sebuah tujuan bersama  akan mengalami kegagalan.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Milikilah agenda<br />
Agenda ini sangat penting untuk menjaga tim mastermind tetap terfokus  pada saat pertemuan.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Bukalah pikiran.<br />
Masing-masing anggota tim harus tetap terbuka. Ketika sebuah ide pertama  kali dikemukakan, catatlah ide tersebut tanpa melakukan perubahan. Baru  setelah semua ide dikemukakan, baru diteliti satu persatu.  Kembangkanlah masing-masing ide sehingga diperoleh ide yang lebih bagus.  Lalu pilihlah ide yang paling efektif, dan ambillah tindakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-1735" title="copy of mastermind" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/copy-of-mastermind.jpg" alt="copy of mastermind" width="145" height="117" />6. Berikan waktu tertentu dan adakanlah pertemuan secara teratur.<br />
Pertemun yang efektif sebaiknya setiap minggu, atau minimal dua kali  sebulan. Pertemuan yang teratur dan konsisten sangat penting. Jika  tidak, momentum dan antusiasme akan menurun.</p>
<p style="text-align: justify;">7. Bersenang-senanglah.<br />
Bersenang-senanglah, have Fun… Ini adalah hal yang paling penting.  Karena jika kita dan semua orang yang ada dalam kelompok mastermind  bergembira, maka kualitas dari ide-ide akan naik.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : Meet And Grow Rich by Joe Vitale and Bill Hibbler</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: bold;">MASTERMIND PRINCIPLES</span><br />
I Begin  Every MasterMind Meeting<br />
By Reading These Seven MasterMind  Principles<br />
I release<br />
I release myself to the MasterMind because I  am strong<br />
when I have others to help me.<br />
I believe<br />
I believe  the combined intelligence of the MasterMind<br />
creates a wisdom far  beyond my own.<br />
I understand<br />
I understand that I will more easily  create positive<br />
results in my life when I am open to looking at  myself<br />
and my problems and opportunities from another’s point<br />
of  view.<br />
I decide<br />
I decide to release my desire totally in trust to  the<br />
MasterMind and I am open to accepting new<br />
possibilities.<br />
I  forgive<br />
I forgive myself for mistakes I have made. I also forgive<br />
others  who have hurt me in the past so I can move into<br />
the future with a  clean slate.<br />
I ask<br />
I ask the MasterMind to hear what I really  want; my<br />
goals, my dreams and my desires, and I hear my<br />
Mastermind  partners supporting me in MY fulfillment.<br />
I accept<br />
I know, relax,  and accept; believing that the working<br />
power of the MasterMind will  respond to my every need.<br />
I am grateful knowing this is so.<br />
Dedication  and Covenant<br />
“I now have a covenant in which it is agreed that the  MasterMind<br />
shall supply me with an abundance of all things necessary<br />
to  live a success-filled and happy life.<br />
I dedicate myself to be of  maximum service to God and my fellow human beings,<br />
to live in a  manner that will set the highest example<br />
for others to follow and to  remain an open channel of God’s will.<br />
I go forth with a spirit of  enthusiasm, excitement and expectancy.”</p>
<p style="text-align: justify;">nb:<img class="size-full wp-image-1736 alignright" title="mastermind11" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/06/mastermind11.jpg" alt="mastermind11" width="144" height="142" /></p>
<div style="text-align: justify;">Panduan Mastermind yang diambil dari  blog TDA Cipasera. Semoga Bermanfaat!</p>
<p>Panduan ini diambil dari  beberapa sumber, seperti buku “<span style="font-weight: bold;">Meet And  Grow Rich</span>&#8221; yang ditulis oleh Joe Vitale &amp; Bill Hibbler dan  artikel “<span style="font-weight: bold;">The MasterMind</span>” dari  Life Success Productions, yang bisa di download di blog saya (<a href="http://hertantowidodo.com/">http://hertantowidodo.com</a>). Selain  itu juga berdasarkan pengalaman penulis selama mengikuti aktivitas  Mastermind TDA Cipasera.<br />
Sebagiannya sudah ditulis oleh sahabat saya,  yaitu pak Sony Trigiantoro (<a href="http://hertantowidodo.com/">http://sonytrigiantoro.blogspot.com/</a>)  di blog Mastermind TDA Cipasera (<a href="http://hertantowidodo.com/">http://www.tdacipasera.blogspot.com/</a>).</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/06/17/mastermind/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>’perawan disarang penyamun’</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/05/10/%e2%80%99perawan-disarang-penyamun%e2%80%99/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/05/10/%e2%80%99perawan-disarang-penyamun%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 09:32:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[wenmit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1721</guid>
		<description><![CDATA[gak pernah nyangka kalo pada akhirnya saya bisa berangkat ke luar negri. Ngebayangin aja nggak bermimpi pun tidak. tapi hal menjadi idaman setiap orang (saya yakin setiap orang indonesia pasti punya keinginan untuk suatu saat nanti bisa bepergian ke luar negri) itu bisa menjadi kenyataan. Dan yang membuat senyum saya makin lebar karena saya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1724" title="Darah-Perawan-Bulan-Madu" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/05/Darah-Perawan-Bulan-Madu.jpg" alt="Darah-Perawan-Bulan-Madu" width="101" height="144" />gak pernah nyangka kalo pada akhirnya saya bisa berangkat ke luar negri. Ngebayangin aja nggak bermimpi pun tidak. tapi hal menjadi idaman setiap orang (saya yakin setiap orang indonesia pasti punya keinginan untuk suatu saat nanti bisa bepergian ke luar negri) itu bisa menjadi kenyataan. Dan yang membuat senyum saya makin lebar karena saya bisa berangkat ke luar negri, kali itu tujuannya adalah malaysia karena saya bisa memberangkatkan diri saya menggunakan uang saya sendiri yang saya peroleh sebagai entrepreneur.<span id="more-1721"></span></p>
<p style="text-align: justify;">bayangan saya selama ini orang yang bisa bepergian keluar negri pastilah orang kaya yang punya duit banyak sebab biaya yang diperlukan pastilah sangat mahal. Kondisi seperti itu tidak terjadi pada saya. kondisi ekonomi saya yang ngepas ternyata bisa banget untuk membuat saya melangkah menuju suatu negara diluar indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">tepatnya pada suatu hari tanggal 12 november 2008 pagi saya brangkat naik pesawat air asia ke malaysia bareng rombongan TDA (tangan diatas) yaitu komunitas entrepreneur nasional yang  diundang sama pemerintah negara malaysia untuk menghadiri pameran dagang negara itu yakni  International Trade Malaysia, yang diselenggarakan dari tanggal 12- 16 november 2008.</p>
<p style="text-align: justify;">komunitas kami tda, mendapat kepercayaan diundang oleh pemerintah malaysia untuk menghadiri pameran dagang negaranya sebagai buyer atau pembeli. pameran dagang ini luar biasa sekali menurut saya karena untuk meramaikan dan mensukseskan pameran dagang internasionalnya, pemerintah malaysia berani mengundang lebih dari 50 negara dari seluruh dunia untuk datang sebagai tamu kehormatan dan mendapatkan fasilitas penuh dari negara itu.<img class="alignright size-full wp-image-1725" title="SUSAHNYA JADI PERAWAN 001" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/05/SUSAHNYA-JADI-PERAWAN-001.jpg" alt="SUSAHNYA JADI PERAWAN 001" width="103" height="144" /></p>
<p style="text-align: justify;">semua tamu yang diundang datang sebagai pembeli, seperti saya dan kawan-kawan mendapatkan fasilitas luar biasa. fasilitas yang diberikan oleh pemerintah malaysia bagi tamu-tamunya sangat luar biasa hebat menurut saya, karena tiap perusahaan yang datang mendapat satu kamar tidur di hotel bintang 5 selama masa pameran plus semua akomodasi dari bandara, hotel dan tempat pameran secara cuma-cuma alias gratis. kami hanya mengeluarkan biaya transportasi pulang pergi dari indonesia ke malaysia. luar biasa banget deh rasanya saat itu, serasa menjadi tamu negara kehormatan.</p>
<p style="text-align: justify;">rasa bangga memenuhi rongga dada kami saat itu karena komunitas kami, anggota-anggota tda mewakili negara kita untuk datang ke pameran dagang di malaysia. Sungguh sesuatu yang luar biasa dan bikin bangga apalagi saya yang ikut berada dalam rombongan tersebut karena selain kami tidak ada perwakilan atau delegasi lain yang datang mewakili negara kita.<img class="alignright size-full wp-image-1729" title="anakperawandisarangpenyamun_2349" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/05/anakperawandisarangpenyamun_2349.jpg" alt="anakperawandisarangpenyamun_2349" width="126" height="180" /></p>
<p style="text-align: justify;">rata-rata dari kita yang brangkat memang belum pernah ke malaysia menjadi terkagum-kagum dengan fasilitas ini juga terkagum-kagum dengan kondisi kota kuala lumpur yang besar, bersih, rapi dan teratur serta megah dengan gedung-gedung raksasanya. tapi yang paling hebat kuala lumpur juga hijau dengan pohon-pohon besar diantara gedung-gedung raksasanya.</p>
<p style="text-align: justify;">pameran dagang tadi kurang lebih sama dengan jakarta fair atau expo-expo yang diadakan oleh pemerintah kita. cuman pemerintah sana mengemas dengan lebih canggih dan modern. gimana nggak istimewa semua disediakan dan semuanya gratis, mulai dari makan siang, coffe break pagi dan sore selalu siap on time secara prasmanan bagi semua pengunjung, jadi perut saya tambah gendut kekenyangan.</p>
<p style="text-align: justify;">selain semua fasilitas yang luar biasa istimewa itu ada hal lain yang terasa sangat istimewa lagi, khususnya buat saya. sebagai seorang entrepreneur pemula bisa ikut berangkat keluar negri apalagi berangkatnya tergabung dalam anggota delegasi negara yang diwakili suatu komunitas entrepreneur berskala nasional, bener-bener jauh diluar angan-angan. terlebih pada saat keberangkatan itupun saya belum resmi tergabung menjadi anggota komunitas tersebut, sementara hampir seluruh delrgasi yang berangkat adalah jajaran inti, pengurus serta aktivis komunitas tangan diatas yang rata-rata sudah menjadi pengusaha top.</p>
<p style="text-align: justify;">ibaratnya, saya seperti ‘perawan di sarang penyamun’ tapi bedanya saya berada dalam lingkungan yang benar dan dalam  kondisi yang tepat serta nyaman. saya bener-bener beruntung bisa mendapatkan informasi tentang acara ini. memang jaringan network dan pertemanan dalam dunia apapun sungguh sangat penting terutama di dunia entrepreneur.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1726" title="mary2" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/05/mary2.jpg" alt="mary2" width="93" height="151" />Alhamdulillah saya punya banyak kenalan dan kawan baik yang tersebar di berbagai kota. dari salah seorang kawan, anggara namanya, dia ini tinggal di bogor dan berbisnis baso, dulunya sewaktu di surabaya dia dan saya tergabung dalam komunitas sec (surabaya entrepreneur club). nah dari anggara ini saya dapat informasi penting tentang acara ini dan itu bener-bener bikin saya ngotot untuk berusaha berangkat dengan cara apapun walo belum tergabung menjadi anggota komunitas tangan diatas. karena kengototan saya, anggara pun bersedia membantu mencarikan solusi dan beneran karena ada usaha maka ditemukanlah jalan keluarnya. Singkat scerita saya didaftarkan berangkat sebagai wakil dan karyawan perusahaan baso si anggara.</p>
<p style="text-align: justify;">kekuatan usaha, pertemanan dan gak mudah menyerah alias nekad akhirnya bikin saya akhirnya bisa berangkat juga, istilahnya sebagai ‘penyelundup’ karena semua yang berangkat adalah anggota inti dari komunitas itu. padahal 100% saya gak ada yang kenal dengan satupun anggota rombongan yang berangkat kecuali anggara. ‘bonek’ seperti kata orang surabaya, tapi bonek yang positif yang bikin saya bisa keluar negri untuk pertama kalinya bersama rombongan orang-orang top suatu komunitas entrepreneur top indonesia, dan selama perjalanan itu selain banyak pengalaman dagang di luar negri, pengalaman lain adalah saya jadi bisa berkenalan dengan para pengusaha dan pengurus inti dari komunitas tangan diatas. akibatnya bisa diduga sepulangnya ke tanah air sayapun menjadi mudah diterima masuk menjadi anggota komunitas ini.</p>
<p style="text-align: justify;">kondisi apapun bukan halangan buat maju, semua pasti ada solusinya jadi jangan pernah menyerah untuk suatu kemajuan dan prestasi&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/05/10/%e2%80%99perawan-disarang-penyamun%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>katanya kurang fokus</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/29/katanya-kurang-fokus/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/29/katanya-kurang-fokus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 04:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jangan berpikir jadi pengusaha dan jangan pernah berpikir jadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1704</guid>
		<description><![CDATA[ass,  pak sam
begini pak saya mau minta saran ke bapak. saya ada masalah neeh dengan usaha saya, karena masih saja jalan ditempat pak, bagaimana caranya ya pak supaya omset bisnis usaha saya itu meledak?
silahkan bu,
kalo boleh saya tau usahanya ibu apaan sih, bergerak dibidang apa, lokasi usahanya dimana, sudah berapa lama ibu menjalani usaha itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ass,  pak sam</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1709" title="speech-balloon-question_~u23182776" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/speech-balloon-question_u23182776.jpg" alt="speech-balloon-question_~u23182776" width="170" height="192" />begini pak saya mau minta saran ke bapak. saya ada masalah neeh dengan usaha saya, karena masih saja jalan ditempat pak, bagaimana caranya ya pak supaya omset bisnis usaha saya itu meledak?<span id="more-1704"></span></p>
<p>silahkan bu,</p>
<p style="text-align: justify;">kalo boleh saya tau usahanya ibu apaan sih, bergerak dibidang apa, lokasi usahanya dimana, sudah berapa lama ibu menjalani usaha itu, omset nya sekarang berapa, trus omset meledak yang diharap  oleh ibu itu berapa sih,  kemudian siapa yang mengelola usaha tersebut apakah masih ibu pegang sendiri atau sudah diserahkan pada orang lain seperti managemen yang mengelola atau bagimana, yang terakhir bagaimana cara ibu berpromosi selama ini?</p>
<p style="text-align: justify;">tolong dijawab pertanyaan ini supaya saya bisa bertapa dulu dan memohon petunjuk pada allah untuk dapat membantu saran agar supaya ada langkah-langkah yang bisa ibu lakukan untuk kedepannya.</p>
<p style="text-align: justify;">begini pak sam,</p>
<p>usaha saya ada dua macam pak,</p>
<p style="text-align: justify;">yang pertama,  bergerak di bidang pembuatan kue cake, bentuknya masih home industri jadi masih dirumah saja. omsetnya sekarang ini masih dibawah 300 ribu per harinya padahal beberapa waktu lalu omset sempat mencapai rata-rata 1,2 juta perhari dan itu terjadi rutin dalam waktu yg lama. sampai kemudian tiba-tiba turun perlahan-lahan sampai omset 300 ribu tadi. saya juga gak ngerti pak kok tiba-tiba menurun begitu. nah omzet yang diharapkan oleh saya untuk bikin lompatan agar bisnis saya berhasil dan sukses itu pinginnya seeh menjadi minimal 2 juta per hari.<img class="alignright size-full wp-image-1710" title="Coconut Strawberry Cake" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/Coconut-Strawberry-Cake.jpg" alt="Coconut Strawberry Cake" width="186" height="146" /></p>
<p style="text-align: justify;">bisnis kue cake ini masih saya kelola sendiri pak, dibantu oleh beberapa karyawan yang masak atau bagian untuk disuruh-suruh. sedangkan saya hanya menggunakan promosi koran lokal ditambah dengan penyebaran brosur.</p>
<p style="text-align: justify;">usaha saya yang kedua, adalah masakan ayam bakar yang saya buka dua bulan lalu. saya ingin mencoba ngejalanin usaha dibidang lain, tetep makanan tapi jenis yang berbeda pak. tujuannya untuk membantu menambah pemasukan dan omset bisnis kue cake yang turun.  tapi yang bikin saya bingung dan agak putus asa adalah tetep belum adanya peningkatan pemasukan ke saya pak.  sedangkan pengeluaran saya kan tetep, biaya-biaya yang menjadi beban atau modal usaha tetep harus saya bayarkan dan keluarkan tiap hari malahan kecenderungannya semakin meningkat pak.</p>
<p style="text-align: justify;">apa yang harus saya lakukan pak?</p>
<p style="text-align: justify;">saya ada keinginan untuk menyewa ruko atau kios untuk tempat dagang saya nanti, saya pindahkan tempat usaha saya yang tidak nampak kaena berada dalam perkampungan menjadi di tempat yang lebih representatif di ruko atau kios itu tadi pak.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1711" title="michelle_new_baby_cake" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/michelle_new_baby_cake.jpg" alt="michelle_new_baby_cake" width="144" height="144" />tapi seperti cerita klasik yang biasa pak, lagi-lagi saya terbentur sama dana pak, cuman saya tetep berusaha. sekarang saya sedang mengusahakan untuk melakukan take over rumah mertua saya dan alhamdulilllah, untungnya mertua saya sangat baik dan kooperatif, beliau sudah memberikan ijin pada saya untuk bertindak. tapi hati dan pikiran saya tetep gak bisa di bohongi pak &#8211; saya bener-bener hampir putus asa dengan keadaan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">tolong pak gimana jalan keluarnya, apa yang harus saya lakukan?</p>
<p style="text-align: justify;">saya masih punya pertanyaan yang mesti ibu jawab dulu,  begini :</p>
<p style="text-align: justify;">apakah ibu sudah punya siup (surat ijin usaha perdagangan), npwp (nomor pokok wajib pajak) sebagai persyaratan umum untuk melakukan usaha dan berbisnis? lalu apakah ibu apa sudah punya cash flow dan mutasi rekening yang baik dan rajin untuk mengantisipasi saat pengajuan kredit ke perbangkan? karena ketiganya adalah sarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha.</p>
<p style="text-align: justify;">nah kemudian apakah ibu punya feeling atau ada keterangan atau isyu apa yang terdengar oleh ibu kenapa atau hal-hal yang bisa menjadi penyebab omset bisnis kue cake itu turun?<img class="alignright size-full wp-image-1712" title="usb-xmas-cake" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/usb-xmas-cake.jpg" alt="usb-xmas-cake" width="144" height="112" /></p>
<p style="text-align: justify;">tapi kondisi secara umumnya adalah tetep kwalitas dan service dari bisnis  yang kita  kerjakan harus terus ditingkatkan tanpa boleh lengah atau berhenti, beristirahat saja nggak boleh kok. kemudian baru setelah itu  evaluasi bisnis beralih ke masalah promosi.</p>
<p style="text-align: justify;">pasti jawaban saya barusan semakin gak mbikin ibu jelas kan, yup karena memang saya juga gak terlalu paham dengan semua situasi yang sedang ibu hadapi disana, jadi tolong saya diberi informasi yang lebih detail ya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">begini pak,</p>
<p style="text-align: justify;">jika bapak bertanya tentang siup memang saya sampai sekarang belum memilikinya tetapi untuk npwp saya sudah punya pak. begitu pula dengan cash flow dan mutasi rekening, saya juga sudah punya meskipun masih belum tertib dan rajin untuk mengurusnya setiap hari.</p>
<p style="text-align: justify;">tapi tetep aja saya gak tau apa penyebab omset saya selalu turun pak, makanya saya sekarang tanya ke bapak. sebab kondisi saya ini bikin saya makin bingung dan hampir putus asa. tapi setelah saya pikir lagi apa  ya karena saya gak fokus pada bisnis saya ini ya pak?</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1717" title="index.3" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/index.3.gif" alt="index.3" width="126" height="140" />untuk masalah kwalitas umpamanya, saya selalu utamakan jadi setiap cake saya selalu baru, karena saya memang tidak pernah titip ke toko-toko kue yang ada. saya pun hanya melayani pesanan melalui telepon. itu makanya pak, saya punya rencna jika take over rumah mertua saya sudah di acc oleh bank maka  saya mau sewa kios, agar supaya kue cake saya bisa mudah dilihat oleh pelangggan, mudah dijangkau dan semakin terkenal.</p>
<p style="text-align: justify;">nah tuhkan mulai deh kebuka sedikit dari jawaban ibu barusan -</p>
<p style="text-align: justify;">masalah yang nampak adalah, ada kemungkinan ibu gak fokus pada bisnis kue cake dan kemudian masalah berkembang makin parah karena ibu menjadi panik dikarenakan omset penjualan kue cake turun drastis dengan cepat. tapi ibu bukannya melakukan langkah evaluasi melainkan malah bikin usaha baru yaitu ayam bakar yang prospek bisnisnya sama-sama belum jelas.</p>
<p style="text-align: justify;">saran saya adalah :</p>
<p style="text-align: justify;">kembali curahkan seluruh energi ibu ke bisnis kue cake dulu dan jangan berpikir yang lain, fokus dan konsentrasi pada bisnis kue cake ibu!</p>
<p style="text-align: justify;">coba ibu ingat-ingat dulu saat memulai usaha kue cake, ibu kan menjalani semuanya juga hanya di rumah saja, tapi omset penjualan sangat bagus.</p>
<p style="text-align: justify;">TANPA RUKO baru tapi  penjualan  kue cake ibu bagus banget.  jadi saya rasa, faktor untuk melawan agar omset kue cake itu tidak terus melorot bukannya harus beli ruko atau kios atau sewa tempat yang akan digunakan sebagai lokasi berdagang yg strategis tapi justru PROMOSI lah yang harus lebih gencar&#8230;<img class="alignleft size-full wp-image-1719" title="1414404500_c82a996e19" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/1414404500_c82a996e192.jpg" alt="1414404500_c82a996e19" width="180" height="108" /></p>
<p style="text-align: justify;">mungkin ibu bisa bikin sub marketing sebanyak-banyaknya &#8211; semisal kawan akrab di perumahan yg berbeda di tawari agar menjadi agen penjualan dengan 25% + jika bisa jual 5 dapat bonus 1 (ini contoh bagi hasil or komisinya saja n tidak harus mengikat)</p>
<p style="text-align: justify;">atau sesering mungkin dan secara rutin dibikinkan forum icip-icip gratis di rumah ibu &#8211; mungkin bisa sambil sekalian diadakan semacam diskusi bisnis atau arisan atau pengajian atau bentuk lain yang sesuai.  forum icip-icip gratis ini tidak harus dilakukan dirumah saja tapi bisa dilakukan dimanapun secara rutin dengan metode jemput bola seperti di instansi pemerintah, bank atau dimanapun&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">jurus lainnya, bisa sesering mungkin dan juga harus rutin untuk mengirimi media lokal kue buatan ibu secara gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">pada saat melakukan kegiatan itu tentunya brosur dan peralatan promo tetep harus disiapkan untuk  dibagi ke hadirin atau di tempat yang dituju.</p>
<p style="text-align: justify;">saya rasa cara promo ini relatif lebih murah daripada harus sewa ruko tahunan bahkan mungkin dibanding membayar uang sewa atau uang angsuran setiap bulan yang mesti dikeluarkan untuk ruko atau kios,  mestinya masih jauh lebih mahal dibanding sering bikin acara icip-icip gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">saran saya lagi segera mungkin bikin siup untuk mempermudah pengajuan kredit, untuk teknis pelaksanannya bisa tanya langsung ke deperindag setempat tapi intinya tetep fokus di promo kue cake!!!</p>
<p style="text-align: justify;">semoga berkenan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;wah jwbannya bgs sekali..baru aja td pg saya mau bekerjasama dg koprasi pemrintah..iya emang.. saya kurng fokus. ya dech saya akan lakukan saran pak sam..</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>thanx ya pak sx lg saya mnt bantu doanya..&gt;&#8221;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/29/katanya-kurang-fokus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>punishment n reward</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 01:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[employee]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[punishment]]></category>
		<category><![CDATA[reward]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1696</guid>
		<description><![CDATA[malam itu, setelah sekian lama gak ketemu karena sama-sama sibuknya, akhirnya saya bertemu lagi dengan seorang kawan lama yang lima tahun yang lalu sama-sama berjuang mendirikan komunitas Surabaya entrepreneur club, sama-sama berjuang untung menjadi entrepreneur dalam kondisi sama-sama berawal dari nol dan dia selalu menjadi ‘tempat sampah’ saya yang setia selama kami berkawan.
saya sengaja menghadiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1697" title="big-puinisher-capital-punishment" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/big-puinisher-capital-punishment-150x150.jpg" alt="big-puinisher-capital-punishment" width="150" height="150" />malam itu, setelah sekian lama gak ketemu karena sama-sama sibuknya, akhirnya saya bertemu lagi dengan seorang kawan lama yang lima tahun yang lalu sama-sama berjuang mendirikan komunitas Surabaya entrepreneur club, sama-sama berjuang untung menjadi entrepreneur dalam kondisi sama-sama berawal dari nol dan dia selalu menjadi ‘tempat sampah’ saya yang setia selama kami berkawan.<span id="more-1696"></span></p>
<p style="text-align: justify;">saya sengaja menghadiri kelas entrepreneur tempatnya mengajar malam itu karena memang ingin mendengarkan materi yang dia berikan pada murid-muridnya. ya, walaupun kami dulunya sangat akrab, tapi tetep ada perbedaan cara kami dalam memandang dunia entrepreneur. Karena punya sudut pandang yang berbeda tadi diskusi kami selalu punya keasikan tersendiri dalam berdiskusi tentang entrepreneurship.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti malam itu, habis dia ngajar kita cankruan di di pasar pucang. Suasana tambah seru karena bergabung bersama kita dua orang entrepreneur dari kota jember yang mewakili jember community. Karena lama banget gak ketemu, diawal kita saling berbasa basi menanyakan kabar satu sama lainnya, lucu banget persis orang yang baru habis berkenalan. Ketika kopi yang kami pesan dating suasana kaku mulai mencair dan percakapan kami muylai menjurus ke saling berbagi ilmu. Lebih tepatnya dia yang banyak bercerita tentang kemajuan bisnisnya dan bagaimana dia mengelola karyawannya dan bagaimana cara dia memotivasi karyawannya agar semangat kerja karyawannya selalu stabil dan gak drop karena jenuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia cerita bahwa ternyata dalam memotivasi atau menaikkan semangat kerja karyawan itu gak harus selalu dengan iming-iming hadiah atau reward. memang rata-rata karyawan itu biasanya motivasi kerjanya akan naik jika dijanjikan hadiah yang seringkali berupa uang, jika ada target-target perusahaan yang dicapai. tapi ternyata gak semua karyawan mempan dengan cara ini, rupanya ada sebagian karyawan yang baru naik motivasi kerjanya bila diberikan ancaman hukuman bila target-target perusahaan tidak tercapai.<img class="alignright size-full wp-image-1698" title="Punishmentlogo" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/Punishmentlogo.jpg" alt="Punishmentlogo" width="148" height="192" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mata saya langsung melotot mendengar teori ini. Wah ternyata ada juga ya karyawan yang gak doyan duit, gitu piker saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kawan tadi melanjutkan kisahnya. Dia bercerita suatu saat dia ingin memberikan hadiah pada karyawannya tapi bukan hadiah biasa sebab semua target perusahaan sudah terlewati. Dia pingin memberi hadiah karena ingin melihat kinerja dan semangat karyawannya bila di beri tantangan target diluar target perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu saat di sebuah surat kabar ada sebuah lomba yang berhadih 10 juta rupiah buat pemenangnya. Nah sikawan bilang pada seluruh karyawannya, bahwa ada lomba yang penting untuk diikuti karena jika berhasil menang akan meningkatkan kemampuan personal individu yang mengikuti ajang tersebut dan otomatis jika kemampuan individu itu naik maka kemampuan kerjanya di kantor juga naik dan berakibat juga pada kenaikan kemampuan team dan ujung-ujungnya menaikkan prestasi perusahaan tempat orang itu bekerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Si kawan bilang pada anak buahnya bahwa siapa yang menjadi juara,  maka hadiah uang itu boleh dimiliki 100% oleh si pemenang dan semua yang mengikuti lomba tadi boleh menggunakan 100% fasilitas kantor untuk memenangkan ajang lomba itu. Bahkan kawan saya itu memberikan hadiah tambahan berupa uang tunai sebesar 5 juta rupiah pada personal yang bisa masuk 10 besar. Tentu saja tantangan menarik itu disambut meriah oleh karyawan si teman tadi karena hadiah uang sebesar itu sangat menggiurkan buat karyawan yang rata-rata berpenghasilan dibawah 2 juta sebulan, apalagi tanpa mengeluarkan modal sebab boleh menggunakan fasilitas kantor dan dilakukan pada saat jam kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah pengumuman itu dikeluarkan semuanya bersemangat bekerja untuk meraih kemenangan lomba itu. Tapi ternyata tidak semua orang bersemangat, ada satu orang yang tampak tidak peduli dengan tantangan kawan tadi dan tidak peduli dengan kesibukan teman-teman sekantornya yang bekerja keras untuk meraih hadiah-hadiah yang dijanjika. Seseorang ini tetap tampak santai dalam bekerja dan bener-bener tidak terpengaruh oleh semangat semua teman sekantornya. Yang dilakukannya hanya benar-benat terfokus pada kewajiban kantor dan tidak lebih dari itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1699" title="gift-packages_300" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/gift-packages_300.jpg" alt="gift-packages_300" width="126" height="150" />Sikap dari satu orang tadi tidak luput dari pengamatan kawan saya itu. Dia benar-benar heran akan sikap seorang anak buahnya, dimana seluruh rekannya sibuk berjuang yang satu ini benar-benar tidak peduli. Rasa penasaran kawan saya membuat meeting mingguan diperusahaannya dipercepat, dia pingin tau progress kerja anak buahnya dalam meraih hadiah lomba tersebut dan hanya di dalam forum rapat kawan saya dapat mengorek – ngorek keteranggan atas sikap aneh seorang anak buahnya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kawan tadi benar-benar gak habis piker kenapa ada mahkluk yang sama sekali tidak tertarik dengan hadiah uang dengan jumlah yang relative besar yang bisa diraih dengan cara yang relative mudah. Akhirnya ditengah-tengah keputus asaannya akan sikap aneh anakbuahnya itu, kawan saya menutup rapat dengan mengatakan sekali lagi dengan tegas akan peluang hadiah buat yang menang dan ‘peluang ancaman hukuman’ buat karyawannya yang gagal masuk dalam kategori pilihan untuk lomba itu. Menurut kawan saya semua karyawannya pasti berpeluang untuk masuk – saya lupa, 20 besar atau 50 besar – sebab lomba itu memang sangat mudah buat ditembus oleh karyawan kawan saya yang rata-rata berprestasi semua hanya apabila mereka sedikit bekerja ekstra lebih keras.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi kawan bilang buat yang gagal maka diberi denda untuk membayar sebesar 1 juta rupiah dimana uang itu akan dipergunakan untuk makan-makan kemenangan besar mereka. Tidak dinyana setelah keputusan akan jatuhnya hukuman denda itu disepakati bersama terjadiu perubahan sikap dan kinerja dari seseorang karyawannya tadi. Yang seorang ini, yang tadinya gak peduli sama sekali menjadi paling bersemangat dan paling keras bekerja untuk memenuhi target lomba yang sudah diputuskan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perubahan sikap drastis itu tidak luput dari pengamatan kawan saya. Dari situ dia mencoba menyimpulkan bahwa ada dua sifat karyawan, ada karyawan yang bisa dipacu semangatnya dengan hadiah dan ada karyawan yang hanya bisa dipacu semangatnya dengan ancaman hukuman.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang bisa dipacu dengan hadiah sama sekali gak peduli bila diancam dengan hukuman, seberat apapun hukuman sampai ancaman pemecatan tidak akan berakibat apapun pada semangat  dan kinerja karyawan yang haus hadih atau reward. Begitu pula sebaliknya hadiah sebesar apapun tidak akan membuat seorang karyawan terpacu semangat kerjanya, tapi jika diancam dengan sedikit hukuman atau punishment saja bisa membuat kinerja karyawan yang takut hukuman melesat kencang seperti meteor.<img class="alignleft size-full wp-image-1700" title="images" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/images.jpg" alt="images" width="111" height="164" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah peristiwa itu sikawan selalu memancing kinerja seorang karyawannya itu dengan hukuman sedang buat mayoritas karyawannya yang lain selalu dipancing dengan hadiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Wah dongeng ini sangat menarik sekali buat saya, sampai jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari saya baru tersadar untuk pulang. Teori dua jenis karyawan ini sangat menarik dan berharga mahal, sebab logikanya siapa sih yang gak mau hadiah kan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata orang yang gak doyan hadiah itu ada dan hanya takut dengan hukuman, sebaliknya ada juga orang yang gak takut dengan hukuman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia ini memang unik apalagi dunia entrepreneur!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>terima kasih sudah diingatkan&#8230;</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 02:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[lima empat]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1685</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa yang terjadi pada mas samurai hari ini (jatoh dari motor 16 april 2010), akan menjadi pelajaran buat saya, semoga juga buat mas samurai sendiri, saya masih seneng kebut-kebutan pake motor,
tapi sekarang kayanya harus lebih pelan saya rasa&#8230;.
kita harus berhati hati menjaga keselamatan diri juga kesehatan, karena kita pengusaha&#8230;.
bukan PNS, yang punya pensiun!!!
papa saya pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Peristiwa yang terjadi pada mas samurai hari ini (jatoh dari motor 16 april 2010), akan menjadi pelajaran buat saya, semoga juga buat mas samurai sendiri, <img class="size-full wp-image-1686 alignleft" title="2sb4psi" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/2sb4psi.jpg" alt="2sb4psi" width="144" height="116" /><span id="more-1685"></span>saya masih seneng kebut-kebutan pake motor,<br />
tapi sekarang kayanya harus lebih pelan saya rasa&#8230;.<br />
kita harus berhati hati menjaga keselamatan diri juga kesehatan, karena kita pengusaha&#8230;.<br />
bukan PNS, yang punya pensiun!!!</p>
<p>papa saya pernah cerita,<br />
para pengusaha yang dulunya adalah preman, sekarang gak berani kalo ditantang berantem, paling-paling nyuruh orang lain&#8230;<br />
bukanya mereka berubah jadi penakut &#8211; sama sekali bukan, tapi lebih karena mereka sudah sadar!!<br />
kesadaran bahwa jiwa raga mereka bernilai Milyaran bahkan lebih!!!<br />
bisnis kita dibangun dari resiko, maka dari itu semua resiko harus di minimalkan&#8230;</p>
<p>saya jadi ingat..<br />
ruko saya kemarin kreditnya PKSGA(serbaguna), gak ada asuransi jiwanya, jadi rasanya besok saya harus segera beli asuransinya!!</p>
<p>seorang senior di kota tempat saya tinggal ngingetin pada saya, seandainya habis sudah umur saya &#8216;jangan pernah ninggalin beban buat ahli waris&#8217;, gitu katanya berulang-ulang&#8230;</p>
<p>saya juga sdh bilang ke istri, seperti kata kata mas dulu saat mentoring dilkelas:<br />
&#8220;jangan pernah nangis saat saya celaka bahkan meninggal sebelum asuransi diurus!!&#8221;</p>
<p><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1687" title="y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4-150x150.jpg" alt="y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4" width="150" height="150" />jadi&#8230;<br />
niat saya: &#8221; hidup bermanfaat matipun bermanfaat&#8221;<br />
jika saya mewariskan ilmu buat ahli waris, maka ilmu itu akan menjaganya, tapi kalo saya juga bisa ninggalin harta buat mereka, pastinya mereka akan lebih terjaga oleh harta yang saya tinggalkan&#8230;.</p>
<p>Smoga Bermanfaat..<br />
sukses selalu buat mas samurai!!</p>
<p>Indra Gunawan, 16 April jam 19:19<br />
seorang sahabat baik, yang pada awalnya adalah salah satu peserta dan pendengar dongeng saya saat saya mendongeng di balikpapan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
