<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Samurai Jagoan &#187; Success</title>
	<atom:link href="http://www.samuraijagoan.com/tag/success/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.samuraijagoan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 08:27:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>punishment n reward</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 01:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[employee]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[punishment]]></category>
		<category><![CDATA[reward]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1696</guid>
		<description><![CDATA[malam itu, setelah sekian lama gak ketemu karena sama-sama sibuknya, akhirnya saya bertemu lagi dengan seorang kawan lama yang lima tahun yang lalu sama-sama berjuang mendirikan komunitas Surabaya entrepreneur club, sama-sama berjuang untung menjadi entrepreneur dalam kondisi sama-sama berawal dari nol dan dia selalu menjadi ‘tempat sampah’ saya yang setia selama kami berkawan.
saya sengaja menghadiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1697" title="big-puinisher-capital-punishment" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/big-puinisher-capital-punishment-150x150.jpg" alt="big-puinisher-capital-punishment" width="150" height="150" />malam itu, setelah sekian lama gak ketemu karena sama-sama sibuknya, akhirnya saya bertemu lagi dengan seorang kawan lama yang lima tahun yang lalu sama-sama berjuang mendirikan komunitas Surabaya entrepreneur club, sama-sama berjuang untung menjadi entrepreneur dalam kondisi sama-sama berawal dari nol dan dia selalu menjadi ‘tempat sampah’ saya yang setia selama kami berkawan.<span id="more-1696"></span></p>
<p style="text-align: justify;">saya sengaja menghadiri kelas entrepreneur tempatnya mengajar malam itu karena memang ingin mendengarkan materi yang dia berikan pada murid-muridnya. ya, walaupun kami dulunya sangat akrab, tapi tetep ada perbedaan cara kami dalam memandang dunia entrepreneur. Karena punya sudut pandang yang berbeda tadi diskusi kami selalu punya keasikan tersendiri dalam berdiskusi tentang entrepreneurship.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti malam itu, habis dia ngajar kita cankruan di di pasar pucang. Suasana tambah seru karena bergabung bersama kita dua orang entrepreneur dari kota jember yang mewakili jember community. Karena lama banget gak ketemu, diawal kita saling berbasa basi menanyakan kabar satu sama lainnya, lucu banget persis orang yang baru habis berkenalan. Ketika kopi yang kami pesan dating suasana kaku mulai mencair dan percakapan kami muylai menjurus ke saling berbagi ilmu. Lebih tepatnya dia yang banyak bercerita tentang kemajuan bisnisnya dan bagaimana dia mengelola karyawannya dan bagaimana cara dia memotivasi karyawannya agar semangat kerja karyawannya selalu stabil dan gak drop karena jenuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia cerita bahwa ternyata dalam memotivasi atau menaikkan semangat kerja karyawan itu gak harus selalu dengan iming-iming hadiah atau reward. memang rata-rata karyawan itu biasanya motivasi kerjanya akan naik jika dijanjikan hadiah yang seringkali berupa uang, jika ada target-target perusahaan yang dicapai. tapi ternyata gak semua karyawan mempan dengan cara ini, rupanya ada sebagian karyawan yang baru naik motivasi kerjanya bila diberikan ancaman hukuman bila target-target perusahaan tidak tercapai.<img class="alignright size-full wp-image-1698" title="Punishmentlogo" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/Punishmentlogo.jpg" alt="Punishmentlogo" width="148" height="192" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mata saya langsung melotot mendengar teori ini. Wah ternyata ada juga ya karyawan yang gak doyan duit, gitu piker saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kawan tadi melanjutkan kisahnya. Dia bercerita suatu saat dia ingin memberikan hadiah pada karyawannya tapi bukan hadiah biasa sebab semua target perusahaan sudah terlewati. Dia pingin memberi hadiah karena ingin melihat kinerja dan semangat karyawannya bila di beri tantangan target diluar target perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu saat di sebuah surat kabar ada sebuah lomba yang berhadih 10 juta rupiah buat pemenangnya. Nah sikawan bilang pada seluruh karyawannya, bahwa ada lomba yang penting untuk diikuti karena jika berhasil menang akan meningkatkan kemampuan personal individu yang mengikuti ajang tersebut dan otomatis jika kemampuan individu itu naik maka kemampuan kerjanya di kantor juga naik dan berakibat juga pada kenaikan kemampuan team dan ujung-ujungnya menaikkan prestasi perusahaan tempat orang itu bekerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Si kawan bilang pada anak buahnya bahwa siapa yang menjadi juara,  maka hadiah uang itu boleh dimiliki 100% oleh si pemenang dan semua yang mengikuti lomba tadi boleh menggunakan 100% fasilitas kantor untuk memenangkan ajang lomba itu. Bahkan kawan saya itu memberikan hadiah tambahan berupa uang tunai sebesar 5 juta rupiah pada personal yang bisa masuk 10 besar. Tentu saja tantangan menarik itu disambut meriah oleh karyawan si teman tadi karena hadiah uang sebesar itu sangat menggiurkan buat karyawan yang rata-rata berpenghasilan dibawah 2 juta sebulan, apalagi tanpa mengeluarkan modal sebab boleh menggunakan fasilitas kantor dan dilakukan pada saat jam kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah pengumuman itu dikeluarkan semuanya bersemangat bekerja untuk meraih kemenangan lomba itu. Tapi ternyata tidak semua orang bersemangat, ada satu orang yang tampak tidak peduli dengan tantangan kawan tadi dan tidak peduli dengan kesibukan teman-teman sekantornya yang bekerja keras untuk meraih hadiah-hadiah yang dijanjika. Seseorang ini tetap tampak santai dalam bekerja dan bener-bener tidak terpengaruh oleh semangat semua teman sekantornya. Yang dilakukannya hanya benar-benat terfokus pada kewajiban kantor dan tidak lebih dari itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1699" title="gift-packages_300" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/gift-packages_300.jpg" alt="gift-packages_300" width="126" height="150" />Sikap dari satu orang tadi tidak luput dari pengamatan kawan saya itu. Dia benar-benar heran akan sikap seorang anak buahnya, dimana seluruh rekannya sibuk berjuang yang satu ini benar-benar tidak peduli. Rasa penasaran kawan saya membuat meeting mingguan diperusahaannya dipercepat, dia pingin tau progress kerja anak buahnya dalam meraih hadiah lomba tersebut dan hanya di dalam forum rapat kawan saya dapat mengorek – ngorek keteranggan atas sikap aneh seorang anak buahnya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kawan tadi benar-benar gak habis piker kenapa ada mahkluk yang sama sekali tidak tertarik dengan hadiah uang dengan jumlah yang relative besar yang bisa diraih dengan cara yang relative mudah. Akhirnya ditengah-tengah keputus asaannya akan sikap aneh anakbuahnya itu, kawan saya menutup rapat dengan mengatakan sekali lagi dengan tegas akan peluang hadiah buat yang menang dan ‘peluang ancaman hukuman’ buat karyawannya yang gagal masuk dalam kategori pilihan untuk lomba itu. Menurut kawan saya semua karyawannya pasti berpeluang untuk masuk – saya lupa, 20 besar atau 50 besar – sebab lomba itu memang sangat mudah buat ditembus oleh karyawan kawan saya yang rata-rata berprestasi semua hanya apabila mereka sedikit bekerja ekstra lebih keras.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi kawan bilang buat yang gagal maka diberi denda untuk membayar sebesar 1 juta rupiah dimana uang itu akan dipergunakan untuk makan-makan kemenangan besar mereka. Tidak dinyana setelah keputusan akan jatuhnya hukuman denda itu disepakati bersama terjadiu perubahan sikap dan kinerja dari seseorang karyawannya tadi. Yang seorang ini, yang tadinya gak peduli sama sekali menjadi paling bersemangat dan paling keras bekerja untuk memenuhi target lomba yang sudah diputuskan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perubahan sikap drastis itu tidak luput dari pengamatan kawan saya. Dari situ dia mencoba menyimpulkan bahwa ada dua sifat karyawan, ada karyawan yang bisa dipacu semangatnya dengan hadiah dan ada karyawan yang hanya bisa dipacu semangatnya dengan ancaman hukuman.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang bisa dipacu dengan hadiah sama sekali gak peduli bila diancam dengan hukuman, seberat apapun hukuman sampai ancaman pemecatan tidak akan berakibat apapun pada semangat  dan kinerja karyawan yang haus hadih atau reward. Begitu pula sebaliknya hadiah sebesar apapun tidak akan membuat seorang karyawan terpacu semangat kerjanya, tapi jika diancam dengan sedikit hukuman atau punishment saja bisa membuat kinerja karyawan yang takut hukuman melesat kencang seperti meteor.<img class="alignleft size-full wp-image-1700" title="images" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/images.jpg" alt="images" width="111" height="164" /></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah peristiwa itu sikawan selalu memancing kinerja seorang karyawannya itu dengan hukuman sedang buat mayoritas karyawannya yang lain selalu dipancing dengan hadiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Wah dongeng ini sangat menarik sekali buat saya, sampai jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari saya baru tersadar untuk pulang. Teori dua jenis karyawan ini sangat menarik dan berharga mahal, sebab logikanya siapa sih yang gak mau hadiah kan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata orang yang gak doyan hadiah itu ada dan hanya takut dengan hukuman, sebaliknya ada juga orang yang gak takut dengan hukuman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia ini memang unik apalagi dunia entrepreneur!!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/18/punishment-n-reward/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>terima kasih sudah diingatkan&#8230;</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 02:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[lima empat]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1685</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa yang terjadi pada mas samurai hari ini (jatoh dari motor 16 april 2010), akan menjadi pelajaran buat saya, semoga juga buat mas samurai sendiri, saya masih seneng kebut-kebutan pake motor,
tapi sekarang kayanya harus lebih pelan saya rasa&#8230;.
kita harus berhati hati menjaga keselamatan diri juga kesehatan, karena kita pengusaha&#8230;.
bukan PNS, yang punya pensiun!!!
papa saya pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Peristiwa yang terjadi pada mas samurai hari ini (jatoh dari motor 16 april 2010), akan menjadi pelajaran buat saya, semoga juga buat mas samurai sendiri, <img class="size-full wp-image-1686 alignleft" title="2sb4psi" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/2sb4psi.jpg" alt="2sb4psi" width="144" height="116" /><span id="more-1685"></span>saya masih seneng kebut-kebutan pake motor,<br />
tapi sekarang kayanya harus lebih pelan saya rasa&#8230;.<br />
kita harus berhati hati menjaga keselamatan diri juga kesehatan, karena kita pengusaha&#8230;.<br />
bukan PNS, yang punya pensiun!!!</p>
<p>papa saya pernah cerita,<br />
para pengusaha yang dulunya adalah preman, sekarang gak berani kalo ditantang berantem, paling-paling nyuruh orang lain&#8230;<br />
bukanya mereka berubah jadi penakut &#8211; sama sekali bukan, tapi lebih karena mereka sudah sadar!!<br />
kesadaran bahwa jiwa raga mereka bernilai Milyaran bahkan lebih!!!<br />
bisnis kita dibangun dari resiko, maka dari itu semua resiko harus di minimalkan&#8230;</p>
<p>saya jadi ingat..<br />
ruko saya kemarin kreditnya PKSGA(serbaguna), gak ada asuransi jiwanya, jadi rasanya besok saya harus segera beli asuransinya!!</p>
<p>seorang senior di kota tempat saya tinggal ngingetin pada saya, seandainya habis sudah umur saya &#8216;jangan pernah ninggalin beban buat ahli waris&#8217;, gitu katanya berulang-ulang&#8230;</p>
<p>saya juga sdh bilang ke istri, seperti kata kata mas dulu saat mentoring dilkelas:<br />
&#8220;jangan pernah nangis saat saya celaka bahkan meninggal sebelum asuransi diurus!!&#8221;</p>
<p><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1687" title="y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4-150x150.jpg" alt="y1pinLG_DNt4IwbgJnsBDUKII_eLCRcFOVIo4zwFbxpXXRuhtwf4m3rf4XXTlAcbVSluZa9Uao4Dx4" width="150" height="150" />jadi&#8230;<br />
niat saya: &#8221; hidup bermanfaat matipun bermanfaat&#8221;<br />
jika saya mewariskan ilmu buat ahli waris, maka ilmu itu akan menjaganya, tapi kalo saya juga bisa ninggalin harta buat mereka, pastinya mereka akan lebih terjaga oleh harta yang saya tinggalkan&#8230;.</p>
<p>Smoga Bermanfaat..<br />
sukses selalu buat mas samurai!!</p>
<p>Indra Gunawan, 16 April jam 19:19<br />
seorang sahabat baik, yang pada awalnya adalah salah satu peserta dan pendengar dongeng saya saat saya mendongeng di balikpapan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/17/terima-kasih-sudah-diingatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>testimoni dari seorang sobat</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/15/testimoni-dari-seorang-sobat/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/15/testimoni-dari-seorang-sobat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 12:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[lima empat]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>
		<category><![CDATA[sma 54 rawa bunga]]></category>
		<category><![CDATA[sma lima empat]]></category>
		<category><![CDATA[sma lima empat rawabunga jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1671</guid>
		<description><![CDATA[ketika sma setiap bapak atau ibu guru meng-absen kami, selalu saja mereka berhenti sejenak ketika nama SAMURAI di bacakan, trus pasti di ikuti dengan menatap kearah yang punya nama&#8230;
biasanya Roy atau rai panggilannya, cuman nyengir nggak cerdas sambil benerin kaca mata atau sambil ngelap dengan tangan kanannya, keringat di dahinya yang memang selalu bercucuran.
loe tau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">ketika sma setiap bapak atau ibu guru meng-absen kami, selalu saja mereka berhenti sejenak ketika nama SAMURAI di bacakan, trus pasti di ikuti dengan menatap kearah yang punya nama&#8230;<span id="more-1671"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-1683 alignleft" title="9322_102586519758255_100000207230344_73772_629908_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/9322_102586519758255_100000207230344_73772_629908_n2.jpg" alt="9322_102586519758255_100000207230344_73772_629908_n" width="228" height="171" />biasanya Roy atau rai panggilannya, cuman nyengir nggak cerdas sambil benerin kaca mata atau sambil ngelap dengan tangan kanannya, keringat di dahinya yang memang selalu bercucuran.</p>
<p style="text-align: justify;">loe tau rai&#8230;<br />
keringet loe khas banget!!!<br />
Tapi sekarang bau khas menyengat itu dah ganti aroma parfum yang berkelas, seiringi dengan berlimpahnya pundi-pundi yang dimilikinya.</p>
<p style="text-align: justify;">”SAMURAI” menurut bayangan umum pasti memiliki kareteristik yang physical seperti: Atletis, berdada bidang, perutnya six pack, sorot sinar mata tajam, jagoan tapi punya hati yang baik&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ini sorry rai&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">pada waktu loe masih SMA, itu semua jauh panggang dari api. loe gak ada mirip-miripnya sama ”SAMURAI” yang jagoan yang biasa di bayangkan sama setiap orang. body loe bunder gak jelas&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">but ada satu yg loe punya &#8211; HATI YANG BAIK &#8211; jiwa menolong ini tercermin dari ekstra kulikuler yg loe pilih yaitu PMR (palang merah remaja). itu gue liat sendiri saat suatu waktu kita pernah ”adventure purwokerto – yogya”</p>
<p style="text-align: justify;">di stasiun tegal loe ngasih lauk gorengan tahu ke anak jalanan, padahal itu lauk jatah satu-satunya buat makan malam. khan kita makannya di jatah tiap orang menunya cuman Nasi 1/2 bungkus trus sayur + gorengan 1 buah n nggak boleh lebih dari itu&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Soal Cewek selera loe tinggi juga&#8230;<br />
dengan Pede nya loe suka ama seorang cewek yang sampe sekarang tetep jadi ”the Legend of 54”. plus mata nakal loe selalu ngeliatin ke arah cewek yang lain sambil bisi-bisik ke teman-teman cowok se gank kita&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">dan gue rasa kelakuan loe itu mungkin gak berobah sampe sekarang kali raii&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">soal percaya diri, walau punya body montok, loe yakin aja naik-turun truk atau colt bak terbuka waktu kita barengan adventure ke ciapus maupun saat kita berpetualang kepurwokerto-yogya&#8230;<img class="alignright size-full wp-image-1682" title="9322_102586333091607_100000207230344_73769_7563796_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/04/9322_102586333091607_100000207230344_73769_7563796_n1.jpg" alt="9322_102586333091607_100000207230344_73769_7563796_n" width="284" height="189" /></p>
<p style="text-align: justify;">kita semua (gw, fajar, jaidi, antonius, pe’i, bayu) harus ekstra keras narik &amp; dorong loe masuk ke bak kijang atau truk  yang kita tumpangin karena loe gak kuat ngangkat badan loe sendiri&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ehmm&#8230;.<br />
seinget gue, pernah juga celana loe tersangkut di ujung bak kijang waktu di purwokerto pulang dari rumah saudaranya si kuncung, trus loe tergantung begitu aja gak bisa naik gak bisa turun &#8211; hehehehe&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">tapi intinya sich loe selalu nyakin ’n percaya diri tapi ada kecenderungan untuk ceroboh&#8230;<br />
mungkin karena loe gak pernah mikir kali ye&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ternyata tahun 2010 ini, gue gak nyangka kalo tahunnya Mr Samurai&#8230;<br />
mo bukti,<br />
loe sekarang dah jadi entrepreneur, seorang yang gak kerja buat orang lain&#8230;<br />
yang gue denger banyak orang bilang loe tuh entrepreneur sukses bisnisnya macem-macem&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">trus loe sekarang juga nerbitin buku bahkan udah buku ke dua, ternyata ilmu yang loe dapetin selalu loe tulis dan abis itu selalu loe terbitin jadi buku&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">gue juga liat di status facebook loe, kalo loe sekarang sering keliling ke kota-kota di indonesia buat nyebarin ilmu entrepreneur&#8230;<br />
loe sering seminar dimana-mana, loe sering berbagi ilmu di mana-mana, kesiapa saja dan dimana saja&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">gue juga lihat setiap loe nulis status di account facebook loe&#8230;<br />
mereka biasa menanggapi dengan penuh kekaguman, mereka manggil dengan sebutan PAK SAM ckk&#8230;ckkk.<br />
tapi rasanya loe tetep gak berubah tetep samurai seperti yang gue kenal dulu&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">hehehe&#8230;andai saja mereka tahu 24 tahun yang lalu sosok samurai itu seperti apaan..<br />
he..he..off the record ya rai&#8230;<br />
loe tuh sering kita jahilin&#8230;<br />
dijadikan obyek taruhan makan bakso 100 butir dan ternyata loe berhasil menangkan taruhan itu,<br />
trus loe di kasih bacaan stensilan Anny Arrow waktu belajar&#8230;<br />
tapi dengan lugunya loe jalani aja sambil ketawa-ketawa dan tetap rajin ikut kemanapun kita jalan&#8230; bahasa kerenya loe rajin silaturahmi&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">berlanjut ke soal akedemik he..he.. kayaknya loe masuk divisi II bro.<br />
tapi tererlepas itu semua, ending loe oke juga &#8211; sukses punya pendamping yg cantik + pintar, punya anak2 yang sehat+cerdas, punya sahabat2 yang mau saling berbagi, dan tetap berusaha perduli dan bermanfaat untuk sesama.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan nerbitin buku mungkin ini satu cara loe lagi buat berbagi ilmu, loe suka cerita ke gue apa yang loe liat, loe dengar dan loe alamin semua loe tulis dan tulisan loe selalu loe usahain terbit jadi sebuah buku biar semua orang tau dan biar semua orang bisa ngelakuin apa yang loe kerjakan&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">gue angkat topi tinggi-tinggi untuk loe sobat!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Wassalamualaikum …</p>
<p style="text-align: justify;">Puji Raharjo Raharjo<br />
15 April jam 16:00<br />
Puji Raharjo Raharjo 15 April jam 16:03</p>
<p style="text-align: justify;">testimoni dari seorang sobat di kelas satu tiga (SAGA) sma negri 54 rawa bunga jakarta timur&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/04/15/testimoni-dari-seorang-sobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pahlawan kesiangan</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/03/30/pahlawan-kesiangan/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/03/30/pahlawan-kesiangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 01:29:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[hero]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1649</guid>
		<description><![CDATA[Kadang – kadang malahan sering kali saya merasa takut untuk berkata benar. Saya merasa jika saya berkata benar tentang sesuatu hal yang berbau suatu kesalahan, kealpaan atau ketololan itu merupakan suatu yang aib. Karena merasa hal itu sebagai aib makanya saya berusaha untuk menutup-nutupinya dengan seolah-olah tidak terjadi apa-apa atau seolah-olah telah melakukan sesuatu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1662" title="CityOfHeroes" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/CityOfHeroes-150x150.jpg" alt="CityOfHeroes" width="150" height="150" />Kadang – kadang malahan sering kali saya merasa takut untuk berkata benar. Saya merasa jika saya berkata benar tentang sesuatu hal yang berbau suatu kesalahan, kealpaan atau ketololan itu merupakan suatu yang aib. Karena merasa hal itu sebagai aib makanya saya berusaha untuk menutup-nutupinya dengan seolah-olah tidak terjadi apa-apa atau seolah-olah telah melakukan sesuatu yang hebat padahal pada kenyataannya saya tidak pernah melakkannya sama sekali.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1655" title="heroes" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/heroes-150x150.jpg" alt="heroes" width="150" height="150" /><span id="more-1649"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya juga bukan orang yang baik dan jujur tapi tetep saja jika saya tidak melakukan sesuatu yang benar dalam kehidupan saya sebagai entrepreneur saya merasa takut dan merasa sangat bersalah. Pertama kali saya anggap ini sebagai sesuatu yang salah. Pertama kali saya beranggapan seorang entrepreneur harus selalu bertindak benar dan tepat apalagi jika entrepreneur itu bisnisnya udah gede yang kemudian menjadikannya tokoh terhormat dalam komunitasnya atau kelompoknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tidak setuju dengan tindakan itu maka seringkali saya merasa tersiksa kalo berbuat tidak benar tapi kemudian seolah-olah selalu bertindak benar. Ada sesuatu yang tidak menyenangkan dalam tindakan itu tapi semua orang yang saya Tanya slalu berkata bahwa apa yang saya lakukan itu benar. Sampai pada suatu saat saya bertemu dan berdiskusi dengan seorang kawan baik. Dan dialah satu-satunya orang yang berkata bahwa kalo kamu jadi seorang entrepreneur akan ada dua pilihan, yang pertama adalah entrepreneur yang cepat menjadi sukses dan kaya karena melakukan sesuatu hanya berdasarkan kepentingannya saja atau yang kedua adalah seorang entrepreneur yang dalam tindakannya selalu berdasarkan apa kata hatinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1657" title="heroes-city" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/heroes-city-150x150.jpg" alt="heroes-city" width="150" height="150" />Dalam artian bila hatinya berkata, bahwa apa yang dilakukannya benar walaupun hasilnya sedikit maka ia tetep terus mengerjakan dan apabila kata hatinya melarang untuk mengerjakan walaupun jika tetep dikerjakan akan menghasilkan uang banyak tapi ia tidak mengerjakannya. Saya dan kawan tadi mengistilahkan entrepreneur itu sebagai berbisnis dengan hati nurani. Dan ternyata setelah saya mempraktekkannya saya merasa semakin nyaman dalam bertindak.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan begitu pada prakteknya kemudian saya selalu bertindak sesuai apa kata hati saya dengan cara melakukan apa adanya. Jika saya berprestasi maka saya akan dengan bangga berkata kemana-mana tentang prestasi saya begitu juga jika saya berbuat salah yang mengakibatkan  kerugian, maka jika ditannya saya akan jawab juga apa adanya tanpa menutup-nutupi kejadian yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat pertama melakukannya saya pikir saya akan dapat cemoohan dan celaan dari kawan-kawan. Tapi yang terjadi malahan sebaliknya, banyak kawan dan relasi saya justru gak marah bahkan semakin mempercayai saya. Hal yang terjadi ini sama sekali tidak terbayang sebelumnya, hasil yang saya dapat bukan hasil negative melainkan hasil positive. Makanya kemudian saya semakin percaya diri, untuk semakin berani bertindak secara terang terangan sebagai diri sendiri tanpa harus takut untuk bertindak apapun selama saya rasa dan yakin apa yang saya lakukan itu benar minimal benar menurut diri saya sendiri.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1658" title="Heroes_KeyArt" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/Heroes_KeyArt-150x150.jpg" alt="Heroes_KeyArt" width="150" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jadilah kemudian saya sebagai seorang yang dikenal sangat ceplas ceplos gak bisa diatur dan sering bertindak seenaknya sendiri. Kondisi ini bikin orang lain sebel tapi gak sedikit juga yang bersimpati. Semuanya emang penuh pro dan kontra tapi tetep aja namanya hidup pasti penuh dengan penilaian orang lain atas kita. Saya beranggapan selama saya gak bikin orang lain rugi maka cara itulah yang akan saya tempuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat saya belajar tentang konsep keberanian dalam pelatihan entrepreneur saya yakin bahwa keberanian itu tidak hanya melulu harus ditempuh saat saya sedang merintis bisnis saja, tapi saat saya sedang menghadapi segala permasalahan dalam bisnis yang bikin saya terpurukpun, saya juga harus punya keberanian mengakuinya. Bukan sekedar untuk mendapatkan simpati atau belas kasihan tapi menurut saya justru agar bisa menjadi warning atau contoh buat yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Gak tau konsep keberanian berbicara terus terang saat saya sedang terjerat masalah bahkan sampai diujung tanduk kondisi keuangan saya bukannya bikin saya sedih memikirkan diri sendiri tapi malah saya kepikiran sama orang lain terutama teman-teman yang juga bertindak dan suka mengambil resiko seperti saya. Andai saya dulu ada yang memagari segala langkah saya dan yang memagari itu senior tentunya saya akan lebih berhati-hati dalam bertindak sehingga saya mungkin gak terjungkal seperti sekarang. Tapi karena apa yang saya peroleh adalah akibat berulangkali ‘nabrak tembok’ bahkan sekarang hamper masuk jurang justu karena gak ada yang ngasih tau atau member rambu lampu kuning.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1659" title="marvel-super-heroes" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/marvel-super-heroes-150x150.jpg" alt="marvel-super-heroes" width="150" height="150" />Nah, noraknya saya justru pingin jadi pahlawan yang bisa ngasih rambu lampu kuning ke teman-teman saya agar saat bermain- main dengan resiko gak sampe terjungkal seperti saya. Karena berdasarkan itu saya gak malu bercerita terus terang tentang segala kondisi yang sedang saya alami. Cuek aja terserah sama yang mendengarkan dan terserah sama analisa serta kesimpulan mereka sendiri-sendiri, buat saya yang penting saya udah cerita.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi berani itu sulit, menjadi berani untuk berkata benar itu lebih sulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi yang sulit-sulit itulah yang menjadi tantangan buat saya. Saat merubah diri jadi entrepreneur saya juga melakukan hal yang sulit dan saya sekarang sedang melakukannya lagi, hanya mengulangi soal yang sama di medan yang lebih berat, sesederhana itu saja kok.</p>
<p style="text-align: justify;">Toh menurut saya entrepreneur itu hanyalah sebuah proses pengulangan sesuatu yang sama hanya dilakukan di berbagai persoalan dengan kondisi yang bertambah sulit sehingga diperlulan kreativitas dan inovasi untuk melaluinya.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1660" title="Legion of Super-Heroes" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/03/Legion-of-Super-Heroes-150x150.jpg" alt="Legion of Super-Heroes" width="150" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi yang saya lakukan, menurut saya juga masih dalam bagian perjalanan  menjadi dan berproses menuju enterepreneur yang sukses.</p>
<p style="text-align: justify;">Sederhana kan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/03/30/pahlawan-kesiangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Day with Samurai</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/15/a-day-with-samurai/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/15/a-day-with-samurai/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 16:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[A Day with Samurai]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan berpikir jadi pengusaha & jangan pernah berpikir menjadi entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[TDA nGalam]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1626</guid>
		<description><![CDATA[


A Day with Samurai 






Minggu, 24 Januari 2010 00:00



Assalamualaikum.
Yth. Member TDA nGalam, alhamdulillah, Sabtu 23 Januari 2010, TDA nGalam kembali   menggelar event rutin, TDA Class #1 di 2010, yang kali ini mengangkat tema   &#8220;Berkawan Dengan Perbankan&#8221;. Kegiatan yang menghadirkan salah satu   dedengkot TDA Surabaya, Mr. Samurai ini digelar di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><strong><a href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai">A Day with Samurai</a> </strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Minggu, 24 Januari 2010 00:00</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">
<p style="text-align: justify;">Assalamualaikum.</p>
<p style="text-align: justify;">Yth. Member TDA nGalam, alhamdulillah, Sabtu 23 Januari 2010, TDA nGalam kembali   menggelar event rutin, TDA Class #1 di 2010, yang kali ini mengangkat tema   &#8220;Berkawan Dengan Perbankan&#8221;. Kegiatan yang menghadirkan salah satu   dedengkot TDA Surabaya, Mr. Samurai ini digelar di jantung kota nGalam, di aula Perpustakaan Kota Jl.   Ijen. kegiatan ini berlangsung secara meriah dengan antusiasme tinggi dari   para peserta yang terdiri dari kombinasi member TDA yang sudah old school,   dan para member baru TDA yang banyak dijaring mulai awal tahun ini.<span id="more-1626"></span></p>
<p style="text-align: justify;">dalam pemaparan materinya, Mr. Samurai yang sekaligus juga memiliki agenda   bedah bukunya yang berjudul &#8220;Jangan berpikir jadi pengusaha &amp; jangan   pernah berpikir menjadi entrepreneur&#8221; ini banyak mengupas sisi lain dari   dunia perbankan, yang bisa dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha dalam rangka   mengembangkan bisnis yang ditekuni. istilah-istilah baru seperti : credit   card, visa, master card, limit transaksi, dan trik-trik yang dirangkum dari   sepak terjang Mr. Samurai di dunia bisnis dan perbankan banyak dikupas   (meskipun belum sampai pada akar-akarnya, karena event digelar di tempat   terbuka, mungkin Mr. Samurai khawatir ditangkap Densus 88, he3x!).</p>
<p style="text-align: justify;">Great event, great participant, great keynote speaker, semoga A Day with   Samurai menjadi kepingan tebaran rahmat untuk perjalanan TDA di city of lion,   nGalam.</p>
<p style="text-align: justify;">event selanjutnya diagendakan pada 27 Februari 2010, insyaallah menghadirkan   Mr. Totok Broto, untuk membongkar berbagai mitos tentang property, dan   berbagai peluang yang bisa dijaring di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih,   salam fuuntastiiiic, sampai jumpa di event berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">EO &#8211; TDA   nGalam.</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://www.tdangalam.com/">Depan</a> <a href="http://www.tdangalam.com/event">Event</a> A Day with Samurai</p>
<h3>Komentar Terbaru</h3>
<ul>
<li><a title="Kata Samurai » makasih banya saya mendapat kehormatan dari tda ngalam......." href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai">Samurai,      15 February 2010 22:55:53</a><br />
makasih banya saya mendapat kehormatan dari tda ngalam&#8230;&#8230;.</li>
<li><a title="Kata Ame » tulisan yang luar biasa. web yang luar biasa. komunitas yang luar biasa. !!! salut." href="http://www.tdangalam.com/artikel/35-artikel/360-pedagang-vs-pengusaha">Ame,      13 February 2010 07:01:21</a><br />
tulisan yang luar biasa. web yang luar biasa. komunitas yang luar biasa.      !!! salut.</li>
<li><a title="Kata Ridwan Abadi » sip bos,.... salut-salut.  oya untuk foto2 acara samurai ada di saya dan faisal. kalo butuh bisa di share nanti. btw alamat web ku kok belum terdaftara yah ; web : dapurinspiradi.com blog : batagorjepang.blogspot.com trims" href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai">Ridwan      Abadi, 09 February 2010 13:09:06</a><br />
sip bos,&#8230;. salut-salut. oya untuk foto2 acara samurai ada di saya dan      faisal. kalo butuh bisa di share nanti. btw alamat web ku kok belum      terdaftara yah ; web : dapurinspiradi.com blog : batagorjepang.blogspot.com      trims</li>
<li><a title="Kata Aryo Sanjaya » Sudah dijawab di milis, hihihi" href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai">Aryo Sanjaya,      08 February 2010 09:32:06</a><br />
Sudah dijawab di milis, hihihi</li>
<li><a title="Kata Faizal Alfa Z » supersip, mantap, Cak Aryo memegang setiap ucapan yang dikumandangkannya, wkwkwkwkw, tapi kq sensi rek, websiteku http://www.bikinprofil.com ora dielokno daptar i, opo wis dielokno daptar, tapi daptar hitam, dadine gak muncul, wkwkwkw" href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai">Faizal      Alfa Z, 08 February 2010 08:23:36</a><br />
supersip, mantap, Cak Aryo memegang setiap ucapan yang dikumandangkannya,      wkwkwkwkw, tapi kq sensi rek, websiteku http://www.bikinprofil.com ora      dielokno daptar i, opo wis dielokno daptar, tapi daptar hitam, dadine gak      muncul, wkwkwkwkw, go TDA nGalam &#8230;</li>
<li><a title="Kata Abdul Halim Shidiq » pak kalau daftar tda ngalambagaimana caranya? saya sih masih tdb...." href="http://www.tdangalam.com/tentang-tda/54-tentangtda/143-tentang-tda">Abdul      Halim Shidiq, 07 July 2008 00:44:48</a><br />
pak kalau daftar tda ngalambagaimana caranya? saya sih masih tdb&#8230;.</li>
<li><a title="Kata Ambay » saya udah daftar lho ya, masak panitia ngga' daftar :)" href="http://www.tdangalam.com/event/51-event/145-milad-1-tda-ngalam">Ambay,      02 July 2008 22:26:16</a><br />
saya udah daftar lho ya, masak panitia ngga&#8217; daftar <img src='http://www.samuraijagoan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><a title="Kata Ame268 » mantab! mantab! pak rev pancen jos begajos! ayo rek ndang diisi.. eh carane ngisi dik kene yaopo?" href="http://www.tdangalam.com/tentang-tda/54-tentangtda/143-tentang-tda">Ame268,      01 July 2008 22:10:08</a><br />
mantab! mantab! pak rev pancen jos begajos! ayo rek ndang diisi.. eh      carane ngisi dik kene yaopo?</li>
<li><a title="Kata Tito » Bingo! Mantaff pol tampilane. Konsepnya sudah terbentuk, kelihatan rapi, simple, asik lah pokok'e. Matursuwun Sam Admin atas kerja kerasnya. Mari bersama TDA NGalam kita menebar rahmat, membangun Indonesia dalam era dan semangat baru. Wujudkan" href="http://www.tdangalam.com/tentang-tda/54-tentangtda/143-tentang-tda">Tito,      01 July 2008 11:26:28</a><br />
Bingo! Mantaff pol tampilane. Konsepnya sudah terbentuk, kelihatan rapi,      simple, asik lah pokok&#8217;e. Matursuwun Sam Admin atas kerja kerasnya. Mari      bersama TDA NGalam kita menebar rahmat, membangun Indonesia      dalam era dan semangat baru. Wujudkan: Selamat ti &#8230;</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="http://www.tdangalam.com/index.php">Komunitas TDA Ngalam</a></p>
<p>http://www.tdangalam.com/event/51-event/361-a-day-with-samurai</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/15/a-day-with-samurai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>skenario filem kehidupan</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/13/skenario-filem-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/13/skenario-filem-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 02:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[filem]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kommmbis]]></category>
		<category><![CDATA[live]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[skenario]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[ukm jatim]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1547</guid>
		<description><![CDATA[kehidupan saya itu seperti sebuah filem dimana yang jadi aktornya adalah saya sendiri, makanya supaya gak salah arah maka saya perlu bikin skenario tentang kehidupan saya. tidak hanya sebuah skenario tapi perlu banyak skenario karena walaupun saya jadi aktornya tapi bukan saya yang  jadi sutradaranya. apalagi ketika saya putuskan untuk jadi entrepreneur sebuah dunia yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1589" title="4skenario" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/4skenario-150x150.png" alt="4skenario" width="150" height="150" />kehidupan saya itu seperti sebuah filem dimana yang jadi aktornya adalah saya sendiri, makanya supaya gak salah arah maka saya perlu bikin skenario tentang kehidupan saya. tidak hanya sebuah skenario tapi perlu banyak skenario karena walaupun saya jadi aktornya tapi bukan saya yang  jadi sutradaranya. apalagi ketika saya putuskan untuk jadi entrepreneur sebuah dunia yang penuh ketidak pastian.<span id="more-1547"></span></p>
<p style="text-align: justify;">jadi apasih skenario itu, <strong>Skenario</strong> atau <strong>naskah film</strong> ialah <a title="Cetak biru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cetak_biru">cetak biru</a> yang ditulis untuk <a title="Film" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Film">film</a> atau <a title="Acara televisi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Acara_televisi">acara televisi</a>. Skenario dapat dihasilkan dalam bentuk olahan asli atau <a title="Adaptasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adaptasi">adaptasi</a> dari penulisan yang sudah ada seperti hasil sastra (<span style="color: #ff0000;">http://id.wikipedia.org/wiki/Skenario</span>). itu kalo buat filem tapi yang saya bikin buat kehidupan saya gak mungkin sesempurna itu tapi cukuplah buat panduan saya dalam menghadapi segala sesuatunya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">sesaat setelah mengikui pelatihan entrepreneur semangar berkobar dan rasa percaya diri meningkat, rasanya saya yakin mampu menjadi seorang entrepreneur hebat seperti yang diceritakan oleh para mentor di kelas pelatihan.</p>
<p style="text-align: justify;">rasanya jadi entrepreneur itu begitu mudahnya karena semu tips dan trik sudah dijelaskandi kelas pelatihan. yang diperlukan hanya keberanian dan niat yang kuat saja untuk mewujudkan semua impian saya buat jadi entrepreneur hebat.<img class="alignright size-full wp-image-1590" title="images" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/images.jpg" alt="images" width="114" height="114" /></p>
<p style="text-align: justify;">tapi pada kenyataannya berbeda jauh, saat saya dan beberapa kawan mulai mempraktekkan semua ilmu yang kami dapatkan, ternyata semuanya gak semudah membalikkan telapak tangan. banyak hambatan dan rintangan yang musti kami hadapi.</p>
<p style="text-align: justify;">lalu satu persatu dari kami mulai berguguran, entah itu tidak kuat menghadapi tantangan sehingga akhirnya kembali ke asalnya menjadi karyawan sebuah perusahaan ataupun bener-benar lenyap menghilang karena benar-benar tidak sanggup menghadapi masalah yang timbul akibat bisnis yang dikelolanya.</p>
<p style="text-align: justify;">saya menyadarinya bahwa saya mungkin akan mengalami saat- saat seperti ini, dulu beberapa kawan sering saling mengingatkan dan saling memperingatkan satu dengan yang lain akan kondisi bahaya hebat bila kita terpuruk. awalnya saya cuek tapi dalam perjalanan waktu saya mempersiapkan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">ternyata memang sebagai entrepreneur kita musti harus selalu bersiap menghadapi semua kondisi, baik itu kondisi jaya ataupun kondisi terpuruk. saya yang semula cuek akhirnya berusaha gak cuek lagi, saya siapkan berbagai skenario buat masa depan saya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1591" title="rencana-ict" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/rencana-ict-150x150.jpg" alt="rencana-ict" width="150" height="150" />skenario apa yang akan saya lakukan apabila bisnis saya semakin jaya sehingga saya gak akan menjadi lupa diri dan sombong dan skenario apabila kondisi buruk menimpa saya. masing-masing tidak hanya satu skenario tapi ada 2 sampai 3 skenario untuk kondisi baik begitu juga saya bikin 3-4 skenario jika menghadapi kondisi terpuruk.</p>
<p style="text-align: justify;">ternyata benar teori yang bilang bahwa kondisi manusia itu gak selalu berada diatas, kadang disamping dan kadang dibawah. roda kehidupan itu benar-benar berputar, saya gak  selamanya berada diatas. kini posisi saya berada dibawah, saya shock dan sakit hati karena rasa malu dan harga diri yang terinjak-injak apalagi saya kembali merasa sendirian.</p>
<p style="text-align: justify;">ada satu hal yang ternyata tidak saya perkirakan, bahwa jika saya sedang ada masalah dalam perjalanan bisnis bisa jadi kondisinya benar-benar akan kesepian dalam kesendirian lagi seperti awal memulai bisnis sebelum bertemu dengan kawan-kawan sekomunitas.</p>
<p style="text-align: justify;">hal ini terjadi karena walaupun saya dan kawan-kawan itu berangkat sama-sama dari nol tapi dalam perjalanannya perkembangan bisnis kita berbeda-beda, ada yang langsung melejit, ada yang terseok-seok ada juga yang berjalan pelan tapiterus menanjak. belum lagi bisnis yang kita kerjakan berbeda satu sama lainnya. ini yang bisa jadi problem dikemudian hari. bukannya kami bertengkar atau bermusuhan satu dengan yang lainnya tapi akibat dari perbedaan bisnis yang dikelola dan perbedaan peningkatan level bisnis jadinya bisa bikin ketidak nyamanan komunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">memang pada awalnya kita sama-sama merintis dari nol dan permasalahan yang kami hadapi hampir sama seperti masalah sdm, permodalan, penjualan dan masalah dasar lainnya. tapi dalam perjalanan tetep masalah yang dihadapi juga gak terlalu berbeda tapi yang bikin berbeda adalah tingkat level bisnis dan bisnis apa yang dikelola.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1596" title="savingprivateryan" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/savingprivateryan-150x150.jpg" alt="savingprivateryan" width="150" height="150" />maksud saya, saya dan kawan yang sama-sama berbisnis pakaian misalnya bisa jadi gak nyambung lagi saat berkomunikasi saat bisnis pakaian saya baru punya 4 toko dan hanya punya 20 karyawan sedangkan kawan saya itu punya seratus karawan yang tersebar diberbagai tempat karena area penjualannya setara dengan 15 toko &#8211; jelas gak nyambung walaupun kita sama bisnisnya dan sama permasalahan tentang sdm yang dihadapi. belum lagi kalo bidang bisnis yang kita kelola berbeda pasti lebih gak nyambung lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">itu jika saya sedang dalam kondisi bisnis yang bagus dan kawan-kawan juga bisnisnya sedang bagus pula, kita masih bisa berdiskusi walaupun ada gap yang dalam diantara diskusi kita sehingga pembicaraan jadi gak seru karena kondisi yang tidak setara sehingga gak nyambung konteks yang dibicarakan.</p>
<p style="text-align: justify;">belum lagi saat ada yang sedang tertimpa masalah, nah biasanya saat sedang bermasalah kecenderungan dari kita adalah menup-nutupi kondisi sebenarnya yang sedang dialami. akibat berikut adalah menjadi sulit dihubungi, sulit diajak cangkruan apalagi saat diajak sharing. ini yang bikin entrepreneur saat terpuruk menjadi semakin terpuruk karena malu untuk mengakui kondisi yang sedang dialaminya, apalagi ketika saat jaya si entrepreneur itu menjadi tokoh panutan da tempat bertanya buat teman-temannya yang ingin bernisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">rasa gengsi dan malu memang sangat berbahaya, dalam kesepian dan kesendirian maka semua kondisi buruk akan sulit dicari solusinya. itu yang terjadi dan sedang saya alami. yang paling terpukul adalah rasa percaya diri, padahal percaya diri adalah kunci dalam menjalankan bisnis baik itu sedang bagus atau sedang terpuruk.</p>
<p style="text-align: justify;">seperti yang sudah saya rencanakan dalam salah satu skenario jika menghadapi saat sulit maka saya sengaja menghilang hampir 3 minggu, mengurung diri dirumah sambil mempersiapkan segala kondisi yang lebih  real lagi, tapi bukannya tambah siap malah semakin hancur moral dan psikis saya, sebab mengurung diri bikin gak ada lagi unsur motivasi yang masuk dalam diri saya. walaupun dari awal sesuai skenario saya gak akan menutupi kalo saya sedang menghadapi masalah tapi tetep ada rasa minder untuk bertemu dengan orang lain.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1597" title="dialog fiktif copy" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/dialog-fiktif-copy-150x150.jpg" alt="dialog fiktif copy" width="150" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;">saya coba perangi rasa &#8216;takut&#8217; itu sehingga pada minggu ke empat saya paksakan keluar untuk bertemu dengan banyak orang lagi. seperti yang sudah saya perkirakan banyak petanyaan ditujukan pada diri saya. saya tetep patuh terhadap semua skenario saya &#8211; saya jawab semua pertanyaan apa adanya tanpa saya tutupi walaupun tidak 100% semua masalah saya ceritakan, yang jelas saya selalu bercerita bahwa bisnis saya gak sebagus tahun-tahun yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">jujur dan terus terang itu berat banget walaupun gak semuanya diceritakan tetep aja gak enak ngomongnya. tapi saya nekad aja, cuek tetep keluyuran kemana-mana, tetep bergabung dengan berbagai komunitas malahan diminta untuk menjadi mentor dan pembicara di depan berbagai forum.</p>
<p style="text-align: justify;">yang saya  lakukan tetep mengacu pada skenario yang sudah saya bikin tapi memang pada prakteknya apa yang saya rencanakan akan berbeda hampir 80% dari kenyataan dilapangan. skenario saya gak semuanya cocok dengan apa yang harus saya hadapi pada alam nyata. tapi saya masih tetep bersyukur saya punya banyak skenario sehingga saya gak harus menghilang karena bingung harus berbuat apa ketika bisnis saya ambruk.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan skenario minimal saya bisa menyelamatkan kehidupan saya, moral dan motivasi saya terus terpelihara sehingga saya tetep bisa berdiri tegak diantara kawan-kawan yang bisnisnya sedang moncer-moncernya. mungkin jika gak punya skenario nama samurai sudah lenyap menghilang ditelan kerpurukan bisnisnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1600" title="nm_plan_b_070914_ms" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/02/nm_plan_b_070914_ms-150x150.jpg" alt="nm_plan_b_070914_ms" width="150" height="150" />skenario adalah panduan tanpa panduan saya bakal tersesat dan makin terpuruk. tapi bergaul dan tetep memberikan motivasi pada orang lain adalah yang terpenting karena alam bawah sadar saya juga terus merekam motivasi yang saya ucapkan pada orang lain. motivasi yang saya katakan pada orang lain secara tidak saya sadari sebenarnya memotivasi diri saya sendiri belum lagi jika saya mendengar motivasi dari kawan yang memang moncer maka itu akan terekam lebih kuat dalam otak saya.</p>
<p style="text-align: justify;">bikin skenario kehidupan itu penting dan selalu bergaul serta berusaha jujur itu lebih penting lagi buat membangkitkan motivasi diri saya karena saya semakin sadar kalo saya  sebagai entrepreneur adalah benar-benar makluk kesepian dan sendirian jika saya gak mau bergerak dalam kondisi apapun.</p>
<h3 id="comments">One Response to “skenario filem kehidupan”</h3>
<ol>
<li id="comment-6101"> <img src="http://www.gravatar.com/avatar/5a818cb7e407a1d86a3bb565788736f9?s=32&amp;d=http%3A%2F%2Fwww.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D32&amp;r=G" alt="" width="32" height="32" /> <cite>hilman airlangga</cite> Says:<br />
<small><a href="../2010/02/13/skenario-filem-kehidupan/#comment-6101">March 3rd, 2010 at 9:12 am</a> <a title="Edit comment" href="comment.php?action=editcomment&amp;c=6101">edit</a></small>It’s true boss, di kelas mentoring bikin kita semangat untuk melahirkan dan membesarkan unit bisnis, tapi gimana dalam perjalanan ternyata kondisinya tidak seindah warna aslinya….but……keep rockin’ aja….gak boleh cemen…..</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/02/13/skenario-filem-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hebat dan goblok</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/31/hebat-dan-goblok/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/31/hebat-dan-goblok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 14:20:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[cak eko]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[goblok]]></category>
		<category><![CDATA[hebat]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1543</guid>
		<description><![CDATA[ Cak Eko, Kehebatan kita bukannya karena tidak pernah jatuh, tetapi mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh.
mungkin banyak orang bilang bangkit kembali setelah jatuh jatuh  itu hebat dan semakin cepat bangkit dari saat kita jatuh maka semakin hebatlah status kita dimata orang lain.hebat atau tidak hebat itu adalah suatu status yang diberikan oleh orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onclick="ft(&quot;4:10:46:1068818208::::0:lf:::185905957054&quot;);" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1068818208&amp;ref=nf"><img src="http://profile.ak.fbcdn.net/v22939/1510/33/q1068818208_4809.jpg" alt="Cak Eko" /></a><a onclick="ft(&quot;4:10:46:1068818208::::0:lf:::185905957054&quot;);" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1068818208&amp;ref=nf"> Cak Eko</a>, <span style="color: #ff0000;">Kehebatan kita bukannya karena tidak pernah jatuh, tetapi mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh.</span></p>
<p style="text-align: justify;">mungkin banyak orang bilang bangkit kembali setelah jatuh jatuh  itu hebat dan semakin cepat bangkit dari saat kita jatuh maka semakin hebatlah status kita dimata orang lain.<span id="more-1543"></span>hebat atau tidak hebat itu adalah suatu status yang diberikan oleh orang lain pada kita. semakin di bilang hebat semakin banggalah hati kita. itu emang  sifat yang manusiawi sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">tapi apakah orang lain itu tau apa yang namanya &#8216;proses&#8217;</p>
<p style="text-align: justify;">rasanya orang lain gak peduli dan gak mau tau dengan yang namanya proses itu . orang lain hanya mau tau hasil saja. bila hasilnya bagus maka akan disebut hebat dan bila hasilnya jelek maka akan disebut goblok. hanya ada dua hebat dan goblok &#8211; mana yang mau kita pilih?</p>
<p style="text-align: justify;">saya pribadi gak mau donk disebut goblok dan saya hanya mau menjadi sesuatu yang hebat. nah parahnya, dulu patokan &#8216;hebat dan goblok&#8217; itu selalu mengacu pada pandangan orang lain bukan pandangan dan keinginan dari diri saya sendiri, dan itu luar biasa bikin saya tersiksa setengah mati. karena nilai yang diberikan orang lain sebagai tolok ukur menjadi hebat itu tinggi sekali dan belum tentu saya meraihnya. sedangkan satu tingkat lebih rendah dari tolok ukur itu saya akan masuk kategori goblok.<img class="alignright" src="http://forum.kompas.com/members/imobil-albums-nothing-impossible-picture842-hebat.jpg" alt="" width="170" height="119" /></p>
<p style="text-align: justify;">tidak pernah ada yang membimbing saya untuk menemukan rasa percaya diri agar selamat dari cap goblok yang diberikan oleh orang lain saat saya gagal. stress, minder dan rasa rendah diri pastilah menyerang diri ini secara membabi buta.</p>
<p style="text-align: justify;">untung sehabis mengikuti pelatihan entrepreneur saya menemukan suatu komunitas yang sama-sama merangkak dari bawah untuk menunjukkan eksistensi masing-masing anggota komunitas itu pada orang lain bahwa mereka mampu jadi seorang pengusaha yang diakui oleh orang lain minimal dilingkungan sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;">dengan adanya komunitas itu rasa percaya diri saya pelan-pelan bangkit sebab teman-teman dikomunitas bisa jadi tempat saya mengadu saat saya dicela dan memberikan petunjuk pada saat saya bingung.</p>
<p style="text-align: justify;">sepertri cerita-cerita lalu yang sudah saya tulis, hampir semua anggota komunitas kami ini bangkit berdiri tegak sesuai bidangnya masing-masing dan mampu memperoleh prestasi dari orang lain sesuai bidangnya masing-masing. gak semua memang &#8211; yang tidak kuat mental pasti akan gugur ditengah jalan dan itu bukan sesuatu yang  hebat karena itu sudah menjadi hukum alam bahwa yang lemah dan mudsah menyerah akan mati terlebih dulu.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1579" title="goblok" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/goblok-150x150.jpg" alt="goblok" width="150" height="150" />saya dan teman-teman yang lolos masing-masing memperoleh pengakuan sesuai bidang kami masing-masing. tidak ada yang sama diantara kami klupun ada pasti terdapat perbedaan yang menyolok.</p>
<p style="text-align: justify;">dari pengalaman ini saya mendapat suatu pelajaran berharga bahwa kalo mau jadi sesuatu yang hebat jadilah sesuatu menurut versi diri ini masing-masing dan sama sekali gak boleh terpengaruh terhadap apa kata orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">menjadi diri sendiri itu berat dan susah banget apalagi jadi diri sendiri yang berhasil dan sukses serta diakui orang lain. tapi segala kesulitan dan semua yang memberatkan itu menjadi tidak terlalu terasa saat saya punya banyak teman senasib dan sepenanggungan karena semuanya dirasakan bareng.</p>
<p style="text-align: justify;">kini semuanya terulang lagi, saat masing-masing dari kami sudah dapat pengakuan dari orang lain menurut versi kami masing-masing, ternyata jalan berikutnya didunia entrepreneur yang harus kami lewati tidak semulus yang kami perkirakan. jalan berikutnya yang harus kami lewati itu ternyata lebih sulit dan lebih berbahaya.</p>
<p style="text-align: justify;">saya merasa begitu karena saat harus menempuh jalan menuju level berikutnya dalam jalur entrepreneur ini saya serasa kembali pada masa-masa awal dulu. mulai merintis dan membangun lagi ditambah datangnya kondisi buruk dari luar yang memperparah kondisi ekonomi saya.</p>
<p style="text-align: justify;">mengulang suatu penderitaan itu pati lebih sulit dari pada menerimanya pertama kali karena menurut saya saat mengalami yang kedua saya sebelumnya pernah hidup nyaman dan tentram dimana semuanya mudah. itu yang gak pernah terbayang dalam benak saya bahwa suatu saat saya harus merangka dari bawah lagi dalam kondisi yang lebih parah dari sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih buruk lagi, kondisi ini hanya dialami oleh sebagian dari teman-teman yang dulunya bareng merintis bersama-sama saya. tidak semuanya mengalami masalah pada saat yang bersama, bahkan ada yang tidak mengalaminya sama sekali sehingga makin melejit bisnis yang digelutinya. kalaupun ada ang bermasalah maka tingkatan masalah yang kami hadapi masing-masing berbeda satu sama lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">kami yang dulunya kompak dan saling membantu serta saling memberi semangat lama kelamaan mulai berjalan sendiri-sendiri. bukanya kami saling bermusuhan tapi kondisi bisnis yang berbeda secara tidak langsung bikin gap komunikasi diantara kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://kecerdasanmotivasi.files.wordpress.com/2008/11/jump.jpeg" alt="" width="144" height="96" />mulailah saya dan beberapa kawan harus menghadapi kembali status &#8216;hebat dan goblok&#8217; dari orang lain. jika dulu kami adalah sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang hebat maka saat ada yang sakit secara ekonomi dan ada yang sehat secara ekonomi maka mulai lagi ada perbedaan disitu yang sehat disebut orang hebat dan yang sakit disebut orang goblok.</p>
<p style="text-align: justify;">tidaklah mungkin ada yang mau disebut goblok. oleh karenanya maka yang sakit dan bermasalah enggan bertanya pada yang sehat karena takut ketahuan sedang menghadapi masalah dan terancam mendapat sebutan goblok. mungkin karena alasan tersebut akhirnya komunikasi diantara kami mrenjadi semakin jarang dan akhirnya benar-benar tidak pernah berkomunikasi lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">saya sendiri melihat dari tanda-tanda alam bahwa yang punya gejala sakit semakin menjauh dan semakin sulit jika diajak berkumpul sedangkan yang sehat ternyata punya banyak kawan baru yang sama-sama sehat juga sehingga akhirnya bikin kelompok baru.</p>
<p style="text-align: justify;">ada yang membedakan seseorang yang sedang menghadapi masalah atau tidak, yaitu dari cara berkomunikasinya. yang tidak bermasalah akan lebih mudah bergaul dan akan segera mendapat kawan-kawan baru yang level bisnisnya sama atau bahkan mendapat kawan dengan level bisnis lebih tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">nah yang mengalami masalah dengan bisnisnya akan menutup diri karena ada kecenderungan ketahuan jika sedang menghadapi masalah. mereka tidak berani bertemu teman selevel bahkan punya kecenderungan untuk tidak berani menghadap teman yang berada di bawah level mereka. ada rasa malu atau gengsi menjadi orang goblok, dimana dulu pernah berhasil dan disebut hebat tapi kini harus turun status karena mengalami masalah dan punya kecenderungan  disebut  goblok oleh orang lain karena kegagalan dalam mengelola bisnisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">kalo saya bilang kondisi ini yang paling berat dan berbahaya yang harus dilewati dari pada sekedar cepat bangkit kembali saat jatuh. kondisi ini yang saya bilang sebagai &#8216;proses&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">proses yang harus dilewati agar cepet bisa bangkit lagi atau proses bertahan supaya jatuhnya tidak semakin kejelungup sehingga semakin bertambah parah sakitnya atau malahan tidak bisa bangkit kembali.<img class="alignright" src="http://ceritakaos.com/wp-content/uploads/2008/07/hebat1.jpg" alt="" width="144" height="136" /></p>
<p style="text-align: justify;">kenapa saya bilang berat dan berbahaya karena sebagai entrepreneur saat mengalami saat  sulit itu dia kembali sendirian. tidaklah mungkin dia akan mencari solusi pada yang bukan entrepreneur karena pasti tidak akan nyambung dan jika memaksakan bertanya, maka yang akan jadi tempat bertanya adalah sesama kawan entrepreneur yang dulu pernah berada satu level tapi kini posisinya berada lebih diatas.</p>
<p style="text-align: justify;">atau bertanya pada level entrepreneur yang sama-sama satu level. disini harga diri dipertaruhkan dan sudah pasti tidak akan mungkin bertanya dengan entrepreneur yang level bisnisnya lebih rendah. dengan yang setara saja berat sekali rasanya untuk bertanya sebab yang setara itu bisa jadi dulunya adalah entrepreneur yang level bisnisnya lebih rendah atau masih pemula.</p>
<p>ternyata ada resiko yang akan terasa lebih sakit, yang harus dihadapi terlebih dulu. sebelum bisa disebut hebat, karena cepat bangkit kembali sesaat setelah jatuh.</p>
<p>ada yang sudah siap?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/31/hebat-dan-goblok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Nabi Sering Berlindung dari Hutang?</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/24/kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/24/kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 04:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[hutang]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[Faedah Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[shallallahu ‘alaihi wa sallam]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1520</guid>
		<description><![CDATA[ 

Dalam sebuah do’a yang dibaca di akhir shalat (sebelum salam), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan dari dua hal ini yaitu berbuat dosa dan banyak utang.
Bukhari membawakan hadits ini pada pembahasan adzan, sedangkan Muslim membawakan hadits ini pada pembahasan masjid dan tempat shalat.
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdoa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- //HEADER --> <!-- MAIN NAVIGATION --><!-- JoomlaWorks "Disqus Comment System for Joomla!" Plugin (v2.1) starts here --></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://rumaysho.com/images/stories/uang_3.jpg" alt="" width="115" height="90" />Dalam sebuah do’a yang dibaca di akhir shalat (sebelum salam), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan dari dua hal ini yaitu berbuat dosa dan banyak utang.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukhari membawakan hadits ini pada pembahasan adzan, sedangkan Muslim membawakan hadits ini pada pembahasan masjid dan tempat shalat.<span id="more-1520"></span></p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, “<strong>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdoa di akhir shalat (sebelum salam): ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN FITNATIL MASIHID DAJJAL, WA A’UDZU BIKA MIN FITNATIL MAHYA WAL MAMAAT, ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGROM [Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari adzab kubur, aku berlindung kepada-Mu dari bahaya dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan hidup dan mati. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari berbuat dosa dan banyak utang].”</strong></p></blockquote>
<p>Ibnul Qoyyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) mengatakan,</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allah dari berbuat dosa dan banyak utang karena <strong>banyak dosa akan mendatangkan kerugian di akhirat, sedangkan banyak utang akan mendatangkan kerugian di dunia.</strong></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Itulah yang diajarkan oleh suri tauladan kita. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa meminta perlindungan dari kedua hal ini dengan tujuan agar tidak merugi di dunia dan akhirat.<br />
Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari berbuat dosa dan banyak utang. Kami juga berlindung kepada-Mu dari kerugian di dunia dan akhirat. AMIN …</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal</span></p>
<p><span style="color: #0000ff;">Artikel http://rumaysho.com</span></p>
<p><span style="color: #0000ff;">Faedah Ilmu: 9 Dzulqo’dah 1429, di Panggang-Gunung Kidul.</span></p>
<div id="ja-mainnav"><span style="color: #ff0000;"><a href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu/15-faedah-ilmu/2877-kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang-.html"><span style="width: 76px; height: 21px;">Kenapa </span><span style="width: 48px; height: 21px;">Nabi </span><span style="width: 66px; height: 21px;">Sering </span><span style="width: 108px; height: 21px;">Berlindung </span><span style="width: 41px; height: 21px;">dari </span><span style="width: 76px; height: 21px;">Hutang? </span></a></span></div>
<p><!-- //MAIN NAVIGATION --> <!-- CONTENT --></p>
<div>
<div>
<div>Rabu, 20 Januari 2010 05:00</div>
<div>Muhammad Abduh Tuasikal</div>
<div><a href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu.html"> Faedah Ilmu </a> &#8211;   <a href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu/15-faedah-ilmu.html"> Faedah Ilmu </a></div>
<p><!-- Start addthis module --></p>
<div><!-- AddThis Button BEGIN --> <script type="text/javascript">// <![CDATA[
// <![CDATA[
var addthis_pub = 'rumaysho';
var addthis_brand = 'Rumaysho.com';
// ]]&gt;</script> <a onclick="return addthis_sendto();" onmouseover="return addthis_open(this, '',  '[URL]', '[TITLE]'); " onmouseout="addthis_close();" href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20"><img src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" border="0" alt="AddThis Social Bookmark Button" /></a> <script src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js" type="text/javascript"></script> <!-- AddThis Button END --></div>
<p><!-- End addthis module --></p>
<div><a title="E-mail" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" href="http://rumaysho.com/component/mailto/?tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3J1bWF5c2hvLmNvbS9mYWVkYWgtaWxtdS8xNS1mYWVkYWgtaWxtdS8yODc3LWtlbmFwYS1uYWJpLXNlcmluZy1iZXJsaW5kdW5nLWRhcmktaHV0YW5nLS5odG1s"><img src="http://rumaysho.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" /></a> <a title="Cetak" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu/15-faedah-ilmu/2877-kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang-.html?tmpl=component&amp;print=1&amp;layout=default&amp;page="><img src="http://rumaysho.com/images/M_images/printButton.png" alt="Cetak" /></a> <a title="PDF" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu/15-faedah-ilmu/2877-kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang-.pdf"><img src="http://rumaysho.com/templates/ja_nickel/images/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></div>
<div>
<div id="comment_643877733_265648699261_10124078"><a title="Singgih Wahyudiyana" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000004789023"><img src="http://profile.ak.fbcdn.net/v22940/357/45/q100000004789023_5292.jpg" alt="Singgih Wahyudiyana" /></a></p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000004789023">Singgih Wahyudiyana</a></p>
<div id="text_expose_id_4b5bce4c4fba54144939a">bagaimana pandangan Pak Sam tentang ini pak :<br />
<a onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &quot;8de9bf94b5faae640e42d7d179921c0b&quot;, event)" rel="nofollow" href="http://rumaysho.com/faedah-ilmu/15-faedah-ilmu/2877-kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang-.html" target="_blank"><span>http://rumaysho.com/faedah</span><span>-ilmu/15-faedah-ilmu/2877-</span><span>kenapa-nabi-sering-berlind</span>ung-dari-hutang-.html</a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div id="profile_stream_container">
<div id="profile_minifeed">
<div id="div_story_1115704969_267837720339"><a title="Sam Urai" onclick="ft(&quot;4:9:74:100000004789023:::0:::267837720339:::5:1:28&quot;);" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1343940194&amp;ref=mf"><img src="http://profile.ak.fbcdn.net/v22941/325/28/q1343940194_2701.jpg" alt="Sam Urai" /></a></p>
<div>
<div style="text-align: justify;"><a rel="dialog" href="http://www.facebook.com/ajax/minifeed/remove_confirm.php?story_id=div_story_1115704969_267837720339&amp;profile_id=100000004789023&amp;story_key=5429984459932105242&amp;story_type=74&amp;handler=prof"><span> </span></a><span><a onclick="ft(&quot;4:9:74:100000004789023:::0:::267837720339:::5:1:28&quot;);" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1343940194&amp;ref=mf">Sam Urai, </a> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span> </span>saya setuju banget pak &#8211; banyak utang akan mendatangkan kerugian di dunia, kalo kita nggak tau mau dipake apa duit hutang itu &#8211; tapi saya tidak setuju jika dilarang berhutang jika kita bisa memanfaatkan hutang itu untuk meningkatkan kesejahteraan diri kita, keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakat yang membutuhkan&#8230;<span> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span>semoga berkenan pak atas jawaban saya&#8230;.</span></div>
</div>
<div><a onclick="ft(&quot;25:9:74:100000004789023:::0:::267837720339:::5:1:28&quot;);" href="http://www.facebook.com/walltowall.php?id=1343940194&amp;banter_id=100000004789023&amp;ref=nf"><br />
</a></div>
<form id="commentable_item_1115704969" action="/ajax/ufi/modify.php" method="POST"><span> </span></p>
<div>
<div>
<div id="comment_1115704969_267837720339_10118712"><a title="Singgih Wahyudiyana" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000004789023"><img src="http://profile.ak.fbcdn.net/v22940/357/45/q100000004789023_5292.jpg" alt="Singgih Wahyudiyana" /></a></p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000004789023">Singgih Wahyudiyana</a></p>
<div id="text_expose_id_4b5bc998de4555a7bcc70" style="text-align: justify;">terima kasih pak sam atas pandangannya&#8230; sy sedang membutuhkan pandangan pandangan dari orang2 yang saya anggap akan memperluas pengetahuan saya termasuk pak sam&#8230; karena saya &#8216;terlanjur&#8221; untuk berhutang banyak (untuk ukuran saya)&#8230; sebagian gaji saya saat ini untuk mengangsur hutang2 untuk modal bisnis saya&#8230; tetapi alhamdulillah yang saya dapat jauh lebih banyak&#8230;.<br />
sekali lagi terima kasih dan mohon maaf</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<input name="link_data" type="hidden" value="{&quot;sty&quot;:&quot;74&quot;,&quot;actrs&quot;:&quot;100000004789023&quot;,&quot;fbid&quot;:&quot;267837720339&quot;,&quot;s_obj&quot;:&quot;5&quot;,&quot;s_edge&quot;:&quot;1&quot;,&quot;s_prnt&quot;:&quot;28&quot;,&quot;src&quot;:&quot;9&quot;}" /></form>
</div>
</div>
<div id="profile_pager_container">
<div>
<div><a onclick="ProfileStream.getInstance().showMore();return false;" href="http://www.facebook.com/profile.php?v=feed&amp;story_fbid=267837720339&amp;id=100000004789023#"></a><a onclick="ProfileStream.getInstance().showMore();return false;" href="http://www.facebook.com/profile.php?v=feed&amp;story_fbid=267837720339&amp;id=100000004789023#"><br />
</a></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/24/kenapa-nabi-sering-berlindung-dari-hutang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>pertanyaan dasar untuk pondasi yang kuat</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/21/pertanyaan-dasar-untuk-pondasi-yang-kuat/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/21/pertanyaan-dasar-untuk-pondasi-yang-kuat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 18:56:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[bussiness]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[koneksi]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[potensi]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[tombo ati]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1507</guid>
		<description><![CDATA[mana yang lebih penting dalam memulai usaha? Modal, tekad atau koneksi?
antara modal, tekad atau koneksi semuanya penting dalam memulai usaha, karena ketiga factor itu saling melengkapi satu sama lainnya. Jadi kita hanya bisa ngakalin jika salah satunya nggak ada. Dan biasanya yang menjadi kendala atau dijadikan alasan seeorang untuk memulai usaha adalah factor modal. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">mana yang lebih penting dalam memulai usaha? Modal, tekad atau koneksi?</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://anoeri.files.wordpress.com/2007/09/pondasi_3.jpg" alt="" width="136" height="111" />antara modal, tekad atau koneksi semuanya penting dalam memulai usaha, karena ketiga factor itu saling melengkapi satu sama lainnya. Jadi kita hanya bisa ngakalin jika salah satunya nggak ada. Dan biasanya yang menjadi kendala atau dijadikan alasan seeorang untuk memulai usaha adalah factor modal. Jika seseorang gak punya modal maka dia akan punya banyak alasan untuk tidak memulai suatu kegiatan usaha. Padahal ini salah banget, persepsi ini terjadi karena biasanya modal ini selalu diasumsikan sebagai uang. Padahal tekad dan koneksi juga bisa dikategorikan sebagai modal.<span id="more-1507"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa modal uang kita bisa memulai suatu usaha, uang dari koneksi yang mempercayai kita dalam menjalankan usaha ini. Disini posisi koneksi lebih sebagai investor artinya lagi jika kita dapat investor dari koneksi kita maka otomatis kita bisa mulai menjalankan usaha, masalah pembagian keuntungannya tergantung dari kesepakatan bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan tekad ini memang harus bener-bener kuat jika kita memang pingin berusaha. sebab berusaha itu sebenernya gampang-gampang sulit, punya banyak modal dan koneksi saja tidak menjamin suatu usaha itu akan berhasil dengan sukses jika tekad kita lemah dan tidak tahan banting  dalam menghadapi masalah. Dalam berbisnis masalah itu banyak sekali dan kita sebagai pengusaha harus sendirian dalam menghadapi masalah-masalah itu. Dan hanya dengan tekad yang kuatlah semua masalah bisa dicarikan solusinya. Dengan tekad yang kuat maka kita bisa meyakinkan koneksi kita mengenai bisnis yang hendak kita jalani tapi terhambat dalam masalah modal uang.<img class="alignright" src="http://bahasa.arfarcutben.com/wp-content/uploads/2009/03/online-business-risk-1_14.jpg" alt="" width="191" height="126" /></p>
<p style="text-align: justify;">Punya segudang koneksi tapi ternyata gak punya tekad yang kuat maka akan bikin kita mudah menyerah pada saat menawarkan proposal bisnis kita atau saat menawarkan produk-produk kita. Bila ditolak oleh seorang koneksi yang tidak tertarik dengan konsep bisnis  yang kita tawarkan maka dengan tekad yang kuat kita bisa mencari modal uang ke koneksi lain yang kita punya tapi kalo gak ada tekad kuat pasti menyerah pada tolakan pertama atau kedua.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan modal uang yang banyak apa dijamin bisa berhasil atau sukses dalam menjalankan usaha. Belum tentu! jika kita tidak punya koneksi trus kita mau jual kemana produk kita, menjual ke sembarang konsumen atau mencari konsumen dari awal tanpa ada koneksi tentulah suatu yang amat berat, mau menemui konsumen saja belum tentu bisa sekali atau dua kali janji tapi jika kita punya koneksi minimal kita akan langsung ditemui walaupun koneksi setuju terhadap apa yang kita tawarkan tapi pastinya ada kemudahan di langkah awal. Jadi ber-bisnislah dengan dan dalam kondisi apapun!!!</p>
<p style="text-align: justify;">gimana cara  menangkap peluang usaha yang potensial tapi resiko kecil????</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://farm4.static.flickr.com/3505/3273130401_5b11ee7950.jpg" alt="" width="162" height="116" />Sunan Bonang,  adalah salah satu wali songo yang berdakwah melalui pendekatan seni. salah satu karya monumental beliau adalah tembang <em>“Tombo Ati” </em>yang sekarang dipopulerkan oleh Emha Ainun Najib dan Opick. Tembang  ini berisi lima resep ampuh sebagai pelipur hati kita agar senantiasa dekat kepada-Nya. Nah salah satu dari bait-bait syair dari tembang “Tombo Ati” ini menggunakan bahasa Jawa berbunyi yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">‘Kaping telu wong kang sholeh kumpulono’</p>
<p style="text-align: justify;">Artinya kira-kira begini, berkumpul di sini adalah kita bisa bergaul, berteman, bahkan bisa memperoleh ilmu dari orang-orang yang soleh. Dengan sering bergaul, berinteraksi, dan berdiskusi dengan mereka, maka selain menambah wawasan keislaman kita juga akan semakin membuat kita berusaha mengikuti jejak mereka untuk senantiasa bertaqarrub kepada-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Trus hubungannya apa sama bisnis?</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://wahyudinsurance.files.wordpress.com/2009/11/pengertian_asuransi_managemen-resiko01.jpg" alt="" width="196" height="113" />Sama aja kalo mau pinter bisnis ya harus punya sering-sering bergaul, berteman, berinteraksi, dan berdiskusi dengan para pelaku usaha dari golongan apapun baik itu pemula sampai pengusaha kakap sekalipun. Dengan begitu maka kita akan akan memperoleh ilmu dan menambah wawasan bisnis kita. Dari kita yang gak gerti apapun jika banyak mendengar saja percakapan para pengusaha itu tanpa harus ikut terlibat dalam percakapan mereka maka secara tidak langsung apa yang mereka perbincangkan itu akan meresap dalam otak kita dan berakibat ilmu serta wawasan kita terisi dengan sendirinya. Dengan terisinya otak kita dengan ilmu dan wawasan bisnis secara otomatis kita akan dapat melihat sesuatu itu potensi bisnis atau bukan, terus jika sesuatu itu berpotensi menjadi peluang bisnis maka kira-kira resikonya sebesar apa jika kita eksekusi peluang itu. Yang dianggap besar atau kecilnya suatu resiko itu juga relative, pada setiap orang tidak sama, tergantung pada keberanian seseorang itu menanggung resiko dari potensi bisnis yang bakal dia jalani.</p>
<p style="text-align: justify;">Justru peluang usaha yang potensial seringkali muncul bukan dari presentasi bisnis di hotel-hotel mewah atau di pameran bisnis yang sekarang sedang trend diadakan dimana-mana. Tapi seringkali peluang bisnis itu muncul dari acara ngobrol santai anatara para pengusaha itu, kalau istilah suroboyoan-nya cankruan. Dari ngobrol santai ini secara tidak sengaja sering terlontar suatu gagasan tentang bisnis yag awalnya keluar begitu saja seperti sebuah guyonan tapi jika dipelajari dan ditelaah lebih dalan ternyata bisa menjadi suatu bisnis yang berpotensi besar menghasilkan banyak keuntungan.<img class="alignright" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/01/rock-climbing1.jpg" alt="" width="104" height="126" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berkumpul ini jika kita masih bingung dan nggak ngerti caranya walaupun tahu sesuatu itu adalah peluang maka kita bisa bertanya pada pengusaha teman kita yang lebih senior. Bukan hanya dapat informasi tapi juga bisa diajarin sama pengusaha senior langsung gimana caranya mengubah suatu peluang berpotensi benar-benar menjadi suatu bisnis nyata yang benar-benar menghasilkan  suatu keuntungan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Nah jika para pengusaha yang sudah jadi saja masih suka berkumpul bersama dengan sesama pengusaha maka kenapa kita yang bukan pengusaha tapi pingin jadi pengusaha mengikuti cara itu. Modal yang dikeluarkan relative murah tapi hasilnya relative besar apalagi sekarang ini banyak sekali bermunculan berbagai komunitas pengusaha baik yang level anak kuliahan sampai yang level kakap.</p>
<p style="text-align: justify;">kenapa kita tidak memanfaatkanya?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/21/pertanyaan-dasar-untuk-pondasi-yang-kuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bisnisnya beranak pinak dengan cepat</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/17/bisnisnya-beranak-pinak-dengan-cepat/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/17/bisnisnya-beranak-pinak-dengan-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 10:56:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Business Success]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur pemberontak]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[kopi thok]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind]]></category>
		<category><![CDATA[mastermind juara]]></category>
		<category><![CDATA[mm juara]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[provokator]]></category>
		<category><![CDATA[s teh]]></category>
		<category><![CDATA[s teh sueger]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[sueger]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[tugas]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1489</guid>
		<description><![CDATA[suatu saat di sebuah forum entrepreneur surabaya yang diadakan oleh komunitas ukm jatim terjadi sebuah diskusi yang menarik tentang cara mengembangakan sebuah bisnis, supaya cepat beranak pinak menjadi banyak dan besar.
cara seperti ini dalam istilah asingnya dikenal dengan nama franchise, tapi dalam diskusi yang terjadi malam itu tidak khusus membicarakan cara-cara dalam franchise tapi lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1492" title="22473_1188558870230_1116064842_30508887_2991881_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/22473_1188558870230_1116064842_30508887_2991881_n-150x150.jpg" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/22473_1188558870230_1116064842_30508887_2991881_n-150x150.jpg" alt="22473_1188558870230_1116064842_30508887_2991881_n" width="150" height="150">suatu saat di sebuah forum entrepreneur surabaya yang diadakan oleh komunitas ukm jatim terjadi sebuah diskusi yang menarik tentang cara mengembangakan sebuah bisnis, supaya cepat beranak pinak menjadi banyak dan besar.<img src="http://www.samuraijagoan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="More..."></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">cara seperti ini dalam istilah asingnya dikenal dengan nama franchise, tapi dalam diskusi yang terjadi malam itu tidak khusus membicarakan cara-cara dalam franchise tapi lebih kearah bisnis opportunity alias (BO) dan bisnis kemitraan. kenapa kita tidak membicarakan franchise yang sedang ngetop-ngetopnya saat ini karena, sebuah bisnis yang ingin berkembang dengan cara franchise harus mengituti taat pada berbagai peraturan yang ada kaerna di Indonesia pun kini sudah ada undang-undang tentang franchise. jadi kalo kita ingin menggunakan cara-cara franchise dalam pengembangan bisnis yang sedang kita kelola, maka kita sebagai owner atau pengelola akan bersinggungan dengan ranah hukum apabila tidak mengikuti secara taat apa yang sudah diatur dalam undang-undang itu.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">hal ini disadari oleh pembicara yang menyampaikan true story perjalanan bisnisnya yang relative sederhana sehingga gak sampai setahun sudah mencapai sekitar 50 lebih outlet kemitraannya<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1493" title="12861_1163903853870_1116064842_30454976_2229538_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/12861_1163903853870_1116064842_30454976_2229538_n-150x150.jpg" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/12861_1163903853870_1116064842_30454976_2229538_n-150x150.jpg" alt="12861_1163903853870_1116064842_30454976_2229538_n" width="150" height="150"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">beliau ini hanya menjual minuman tradisional rakyat Indonesia yaitu teh. karena beliau yakin minuman teh ini bila dikelola dengan baik akan bisa mendatangkan keuntungan yang luar biasa. beliau ingin membuktikan bahwa tidak hanya pabrik-pabrik teh besar saja yang bisa mengembangkan outlet-outletnya, tapi seseorang dengan modal cekak pun bisa asalkan berani dan creative.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">ya sudah, hanya dengan dua modal utama yang dimiliki yaitu keberanian dan creativitasnya, tentu juga didukung dengan back up seluruh uang tabungannya yang ada maka diluncurkanlah outlet pertamanya.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">nama brand atau merek yang dipakai juga sangat sederhana yaitu ‘s teh’ alasan beliau menggunakan nama sederhana ini juga sangat menarik karena setiap orang kalo ingin minum teh dingin maka pasti akan minta es teh, orang tidak akan menyebutkan merek teh yang digunakan dan cenderung gak peduli tentang merek teh yang digunakan. pokoknya ingin minum teh dingin pasti mintanya es teh yang dalam bahasa inggris juga ungkapannya tidak kalah sederhana ice tea dengan lafal yang mirip-mirip dengan cara pengucapan orang Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">nama brand yang sederhana dan produknya sederhana itu tidak akan bisa cepat berkembang bila cara yang dipake juga sederhana. Biar bisa cepat beranak pinak dan tidak menggunakan uang pribadinya yang terbatas beliau ini lalu berusaha mencari celah dari peraturan franchise yang berlaku.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1494" title="12861_1166221831818_1116064842_30460138_5396423_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/12861_1166221831818_1116064842_30460138_5396423_n-150x150.jpg" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/12861_1166221831818_1116064842_30460138_5396423_n-150x150.jpg" alt="12861_1166221831818_1116064842_30460138_5396423_n" width="150" height="150">franchise, kurang lebih memang cara untuk mengembangkan bisnis kita dengan cara mencari mitra yang mau berbisnis dan berpartner dengan kita tapi bukan kita sebagai pemilik bisnis yang bekerja 100% dan si mitra hanya menaruh modalnya diperusahaan kita. dengan cara ini mitra yang ingin berpartner harus mejalankan bisnis sendiri dengan modalnya sendiri tapi menggunakan nama brand kita, dengan pengawasan dari managemen kita dan harus tunduk pada peraturan-pertaturan kita.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">dengan sistim ini kurang lebih keduanya mendapatkan keuntungan, si pemilik bisa punya banyak jaringan bisnis tanpa harus mengeluarkan cost untuk investasi moal usaha dan karyawan yang banyak sedangkan si mitra dapat mulai berbisnis dengan relative cepat karena menggunakan brand yang sudah terkenal, lalu dibantu dalam managemen dan marketing yang memang sudah teruji.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">nah karena peraturan franchise ini begitu ketatnya maka beliau gak menggunakan istilah itu dalam mencari mitra untuk membuat bisnisnya berkembang biak. beliau lebih percaya diri dengan menggunakan isitilah BO alias bisnis opportunity, sama-sama pake bahasa inggris dan sama-sama punya arti yang gak jauh berbeda tapi lebih leluasa digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">dengan cara ini sebuah bisnis yang hanya punya surat ijin usaha atau SIUP saja, baru punya satu atau dua outlet saja asal ada permintaan untuk bermitra dan sama-sama yakin dan percaya maka bisa saling bekerja sama untuk memperbanyak outlet tanpa harus takut berbenturan dengan hukum.<img class="alignright" src="http://www.rochesterbizbrokers.com/images/franchise.jpg" mce_src="http://www.rochesterbizbrokers.com/images/franchise.jpg" alt="" width="146" height="191"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">beliau juga bilang yang penting sistimnya harus sudah tersusun baik dan bisa dilaksanakan dengan tertib, kunci utama ada pada sdm-nya. karena dibisnis ini yang paling utama adalah service pemilik bisnis pada mitra harus sangat baik supaya tidak menimbulkan komplain yang bisa mencoreng nama baik si pemiik bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">cara beliau menjual atau mewartakan bisnisnya supaya dikenal orang banyak juga sederhana, beliau selalu melirik mall dan pusat keramaian seperti kampus atau sekolah sebagai sasaran tempat usaha. sebabnya adalah disitu sudah ada konsumen yang memang butuh minum dan es the adalah minuman tradisional yang favorit. agak mahal memang harga sewa lokasinya tapi kalo dihitung dengan tambahan nilai promosi maka istilah ‘mahal’ tadi akan bisa teratasi.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">harga yang ditawarkan juga gak mahal kisaran 2000 sampai 7000 rupiah, relative lebih mahal dibanding dengan harga es teh biasa yang dijual diwarung-warung tapi dengan tawaran kemasan yang ‘rada wah’ dan tawaran rasa yang unik – disini beliau menawarkan berbagai variant rasa buah dalam es tehnya – pastinya bikin konsumen gak mikir lagi untuk merogoh kantong lebih dalam hanya untuk sekedar minum es teh. apalagi kompetitornya yang keluaran pabrik-pabrik&nbsp; gede juga menjual dengan harga yang hampir sama.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://franchise.restaurants-for-sale.com/franchise_homepage.gif" mce_src="http://franchise.restaurants-for-sale.com/franchise_homepage.gif" alt="" width="159" height="163">ini juga yang membuktikan kecerdasan beliau sebagai seorang entrepreneur jempolan, karena memanfaatkan competitor sebagai daya ungkit untuk mengkatrol produknya lebih cepat dikenal konsumen&nbsp; jadi menurut beliau, sesungguh-sungguhnya competitor itu bisa sangat berjasa buat kita asal kita bisa dengan cerdas mensiasatinya,&nbsp; jadi jangan heran kalo outlet-outlet beliau biasanya justru berada gak jauh dari kompetitornya.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">termangu saya saat mendengar cerita beliau ini, semuanya sederhana gak ada yang istimewa sama sekali, justru yang istimewa adalah orang yang bisa membuat sesuatu yang biasa-biasa saja menjadi sesuatu yang&nbsp; punya nilai lebih.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">saya juga tau bahwa disetiap pameran franchise yang rutin diadakan setiap tahun di berbagai kota besar di Indonesia, untuk menjadi peserta sama sekali tidak ditanya tentang surat ijin usaha atau surat keterangan sudah menjadi bisnis franchise yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku. yang diperhatikan oleh panitia pengelola pameran franchise itu hanya si peserta mau membayar tepat pada waktunya, lunas pembayarannya dan bersedia taat pada peraturan pameran yang berlaku, hanya itu saja gak ada yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">saya juga tau kalo panitia bikin peraturan yang ketat untuk setiap pemeran yang diadakannya di indonesia pastinya akan sedikit peserta yang bisa terlibat dalam pamerran itu dan dengan sedikitnya peserta maka pameran itu akan merugikan panitia, dan pameran itu pun sebuah bisnis, jadi mana ada pemilik bisnis yang mau rugi dalam menjalankan bisnisnya.<img class="alignright" src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/12/parkir-sembarangan.jpg" mce_src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/12/parkir-sembarangan.jpg" alt="" width="138" height="92"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">saya juga tau kalo orang indonesia adalah jago-jago yang cerdas dalam menerobos sebuah larangan. Seperti jika ada rambu perboden dan jika tidak ada polisi disitu maka dengan tidak ragu banyak kendaraan terutama sepeda motor justru akan masuk melewatinya dan bukan malah menghindarinya. Atau justru di dekat tanda dilarang parkir maka disulah banyak orang berhenti dan memarkir kendaraannya. masih banyak contoh yang lainnya, dan apa yang terjadi bila ada aparat yang datang menegur, pasti dengan cepat kata maaf meluncur dari mulut kita, kita mengaku khilaf dan berusaha tidak mengulanginya lagi.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://pramukaxp2.files.wordpress.com/2009/07/100_0965.jpg" mce_src="http://pramukaxp2.files.wordpress.com/2009/07/100_0965.jpg" alt="" width="144" height="108">saya&nbsp; juga tahu watak orang kita yang berlagak cuek dan acuh selama tidak ada larangan atau teguran dari aparat yang berwenang, tapi anehnya ini tidak berlaku dalam dunia bisnis dan entrepreneur kita. banyak teman atau kenalan saya yang berusaha tau dengan detai tentang sesuatu hal dengan dalih takut melanggar peraturan. padahal nanti kalo sudah dijelaskan pun belum tentu bergerak menjalankan bisnis karena berbagai macam alasan yang dilontarka.<img class="alignright" src="http://www.info-lantas.com/images/penindakan%20rambu%20lalu%20lintas.jpg" mce_src="http://www.info-lantas.com/images/penindakan%20rambu%20lalu%20lintas.jpg" alt="" width="115" height="86"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">nah kali ini saya gak tau kenapa hal ini bisa terjadi, seperti sesuatu yang bertolak belakang dalam watak bangsa kita, disati sisi kita terang-terangan berani melanggar peraturan yang jelas-jelas ada sangsi denda atau kurungannya tapi dilain sisi kita gak berani menjalankan sesuatu yang masih belom jelas aturannya.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">ya memang itu semua pilihan, hanya orang-orang seperti beliaulah yang berani dan creative yang akan menuai manisnya hasil dari sesuatu yang remeh, sederhana dan lumrah berada dikalangan masyarakat kita. dan itu yang bikin beliau bisa melejit bak meteor dalam kurun waktu gak lebih dari setahun saja.<img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1497" title="18442_223286695661_625625661_3322456_5405953_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/18442_223286695661_625625661_3322456_5405953_n-150x150.jpg" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/18442_223286695661_625625661_3322456_5405953_n-150x150.jpg" alt="18442_223286695661_625625661_3322456_5405953_n" width="90" height="90"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">belum selesai rasa kagum dan termangu saya lewat, beliau sudah bercerita lagi tentang mainan barunya yang sama sederhana dan umum di masyarakat kita. beliau sudah meluncurkan suatu produk minuman kopi dengan brand yang gak kalah sederhananya ‘kopi thok’ – pastinya bukan kopi sederhana seperti di warung-warung – dan pastinya ada sentuhan inovasi dan creativitas yang luar biasa dari sang master untuk produk barunya ini.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-1496" title="22473_1194137489692_1116064842_30524029_7904437_n" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/22473_1194137489692_1116064842_30524029_7904437_n-150x150.jpg" mce_src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2010/01/22473_1194137489692_1116064842_30524029_7904437_n-150x150.jpg" alt="22473_1194137489692_1116064842_30524029_7904437_n" width="150" height="150"></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">jika mendengar cerita beliau lebih lama lagi rasanyanya otak saya pasti terbakar hangus dan habis oleh semangat ingin segera bertindak saat juga – untung saja sang moderator akhirnya dengan berbagai kode bisa bikin beliau mengakhiri ceritanya dan menyampaikan pada teman-teman yang datang kalo beliau dengan senang hati akan berkenan berbagi ilmu tidak hanya pada forum cankruan di malam itu tapi setiap saat ada yang ingin bertanya pada beliau.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">saya bertambah yakin bahwa sesuatu yang sangat sederhana itu bisa menghasilkan banyak – toh sudah ada lagi yang memberikan contoh realnya – tinggal saya mau atau tidak menjalaninya.</p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;"><span style="color: rgb(255, 0, 0);" mce_style="color: #ff0000;">http://www.stehsueger.com/</span></p>
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;" mce_style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2010/01/17/bisnisnya-beranak-pinak-dengan-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

