
ketika sma setiap bapak atau ibu guru meng-absen kami, selalu saja mereka berhenti sejenak ketika nama SAMURAI di bacakan, trus pasti di ikuti dengan menatap kearah yang punya nama...
biasanya Roy atau rai panggilannya, cuman nyengir nggak cerdas sambil benerin kaca mata atau sambil ngelap dengan tangan kanannya, keringat di dahinya yang memang selalu bercucuran.
loe tau rai... keringet loe khas banget!!! Tapi sekarang bau khas menyengat itu dah ganti aroma parfum yang berkelas, seiringi dengan berlimpahnya pundi-pundi yang dimilikinya.
”SAMURAI” menurut bayangan umum pasti memiliki kareteristik yang physical seperti: Atletis, berdada bidang, perutnya six pack, sorot sinar mata tajam, jagoan tapi punya hati yang baik...
ini sorry rai...
pada waktu loe masih SMA, itu semua jauh panggang dari api. loe gak ada mirip-miripnya sama ”SAMURAI” [+]
sesuatu yang sulit akan menjadi sesuatu yang mudah bila hal itu sudah jadi kebiasaan. 
seperti seorang pemain volly yang tiap hari harus ribuan kali melatih pukulannya sehinga dengan mendengar suaranya saja dia sudah tau pukulannya akan tepat atau meleset. teori ini saya dapetin dari teman lama saya saat di kelas satu sma dulu. dari kecil dia selalu bercita-cita ingin jadi pemain volly ball yang handal jadi dia selalu berusaha menjiwai apapun tentang olah raga bola volly ini. dia belajar dari nol bahkan kamar tidurnya pun dia pake buat ajang latihan. saya kurang tahu istilah-istilah pukulan dalam olah raga ini tapi yang jelas saya sering lihat dia berlatih berbagai macam pukulan volly setiap hari. dia berlatih berulang-ulang sampe saya bosen ngeliatnya hanya untuk satu kali jenis pukulan saja. satu kali pukulan [+]
- Menggali Ilmu Bertanya untuk M...
- apakah enak menjadi sponsor?
- bertindak cepat, mikir cepat, ...
- menjadi tua itu pasti tapi men...
- bodohnya si tolol
- Mastermind
- ’perawan disarang penyamun...
- katanya kurang fokus
- punishment n reward
- terima kasih sudah diingatkan&...
- testimoni dari seorang sobat
- pahlawan kesiangan



