dalam sebuah seminar yang saya pernah ikuti, pembicaranya yang motivator jempolan bilang bahwa ada yang salah kaprah dalam idiom orang indonesia. di indonesia dia bilang untuk menyemangati sesuatu maka sering diucapkan istilah 'take and give' atau kalo diterjemahkan secara bebas berarti ambil dulu baru beri....

menurut sang motivator mengambil dulu baru memberi itu hal yang lumrah dan biasa jadi gak ada sesuatu yang istimewa disitu, tapi karena sudah salah kaprah turun temurun jadinya dibiarkan saja kesalahan fatal itu terjadi.

seharusnya yang terjadi adalah 'give dulu baru take' ini sulit sekali karena dalam terjemahan bebas berarti memberi dahulu baru setelah itu menerima hasilnya.

dalam kondisi apapun memberi itu merupakan hal yang sangat sulit. memang sejak dari taman kanak-kanak saya sudah diajarin tentang teori dan praktek memberi ini. kemudian semakin meningkat [+]

tanggal 8 maret jam 5.30 pagi saya dijemput oleh mas isharsono dari majalah wirausaha dan keuangan buat ngisi seminar entrepreneur di salah satu pondok pesantren di nganjuk. hari itu saya dan mas is kemudian berangket bareng buat njemput dua pembicara yang lain yaitu mas nurhamzah dari planet foto dan cak cholis ownernya soto abas. gue in action:

yang ini nurhamzah dari planet foto:

saya gak ngerti kenapa foto-fotonya cak cholis ownernya soto abas lamongan ini gak mau di upload, betapa saktinya beliau, padahal saya ada tiga file lho!   trus ini biang-nya yang ngajak kita ke nganjuk, mas isharsono dari majalah wirausaha dan keuangan:     saya dan pak uzstad pimpinan pondok, beliau masih muda, cerdas dan energik: [caption [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress