<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Samurai Jagoan &#187; sampah</title>
	<atom:link href="http://www.samuraijagoan.com/tag/sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.samuraijagoan.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 05:46:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pengusaha dan Pejabat Bertukar Pengalaman Bisnis</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/26/pengusaha-dan-pejabat-bertukar-pengalaman-bisnis/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/26/pengusaha-dan-pejabat-bertukar-pengalaman-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 12:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[ciputra]]></category>
		<category><![CDATA[ancol]]></category>
		<category><![CDATA[Aula Garuda Mukti]]></category>
		<category><![CDATA[batam pos]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[gold]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sutiyoso]]></category>
		<category><![CDATA[insinyur]]></category>
		<category><![CDATA[ir. ciputra]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[Jaya Group]]></category>
		<category><![CDATA[kotoran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[manado]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan Group]]></category>
		<category><![CDATA[Rektorat Unair]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[taman impian jaya ancol]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas Ciputra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1233</guid>
		<description><![CDATA[







 


Rabu, 18 November 2009

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="banner">
<div id="logojp">
<div><img usemap="#mandarin" src="http://www.jawapos.com/imgs/Logo_6_Jawa_Pos.gif" border="0" alt="" /></p>
<map id="mandarin" name="mandarin">
<area shape="rect" coords="173,63,351,89" href="http://www.jawapos.com/mandarin/index.php" target="_self"></area>
</map>
</div>
</div>
<div id="menusubheader"><script type="text/javascript"><!--
AC_FL_RunContent( 'codebase','http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,28,0','width','600','height','115','src','../imgs/new_banner2','quality','high','pluginspage','http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash','movie','../imgs/new_banner2' ); //end AC code</p>
<p>// --></script> <noscript></noscript></div>
</div>
<div id="underbanner">
<div style="padding: 0px; float: left; width: 400px; margin-top: 7px; font-size: 11px;">Rabu, 18 November 2009</div>
<div style="float: left; margin-top: 3px;"><img src="http://www.jawapos.com/imgs/selalauadaygbaru.jpg" alt="" /></div>
<p><!--</p>
<div style="float:right; margin-right:10px; margin-top:3px;" mce_style="float:right; margin-right:10px; margin-top:3px;"><a href="http://arsipberita.jawapos.co.id" mce_href="http://arsipberita.jawapos.co.id" target="_blank"> <img src="../imgs/linkarsip.jpg" mce_src="../imgs/linkarsip.jpg" /> </a></div>
<p>&#8211;></p>
<div style="float: right; margin-right: 10px; margin-top: 3px;">
<form>
<input size="30" type="text" />
<input style="background-color: #0099ff; color: #ffffff;" type="button" value="search" /> </form>
</div>
</div>
<div id="kolom1" style="border-right: 1px solid #cccccc; float: left; width: 700px; height: auto;">
<div style="margin-right: 10px;">
<div style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;"><!-- <img src="imgs/subbanner_sportivo.jpg" mce_src="imgs/subbanner_sportivo.jpg" /> &#8211;></p>
<div class="judulbesar" style="float: left; height: 36px; width: 690px; color: #000000; background-image: url(../imgs/bannerempty.jpg); background-repeat: no-repeat;">
<div style="margin-top: 5px;">Ekonomi Bisnis</div>
</div>
</div>
<div class="tglgray">[ Selasa, 17 November 2009 ]</div>
<div class="tglgray"><a href="http://warisancoetomocoid.files.wordpress.com/2009/03/eoy_2007_winner_trophy_-_ciputra1.jpg"><img class="alignright" src="http://warisancoetomocoid.files.wordpress.com/2009/03/eoy_2007_winner_trophy_-_ciputra1.jpg" alt="" width="125" height="179" /></a></div>
<div class="judulsedang" style="font-size: 16px;">Pengusaha dan Pejabat Bertukar Pengalaman Bisnis.</div>
<div class="textsedang" style="text-align: justify;">Gerakan <em>entrepreneurs</em> Ir Ciputra terus bergulir. Setelah mengadakan <em>Training of Trainer</em> (TOT) bagi dosen dan mahasiswa, Ciputra membuka kesempatan bagi masyarakat umum. Namanya TOT <em>for Entrepreneurship Educators</em> (TOT-EE). Pada forum yang dibuka awal bulan ini, segala lapisan masyarakat dirangsang saling menumbuhkan semangat berwirausaha.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><strong>VIRUS</strong> <em>entrepreneurs </em>yang<em> </em>disebarkan Pak Ci, panggilan Ir Ciputra, disambut antusias hingga ke segenap penjuru daerah. Tidak hanya melalui lembaga perguruan tinggi, sejumlah pemda pun mulai menghubunginya untuk menggelar program serupa.</p>
<p>Sambutan positif juga ditunjukkan pemerintah pusat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melontarkan persoalan entrepreneurs ala Pak Ci itu ketika mengucapkan pidato resmi di National Summit 2009 beberapa waktu lalu.</p>
<p>Saat membuka forum penting itu, presiden secara khusus menyebut nama Pak Ci. SBY mengatakan mendukung gagasan Pak Ci soal <em>entrepreneurs</em>. Dengan cara itulah kemiskinan bangsa ini bisa diatasi. &#8220;Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden SBY atas perhatiannya. Artinya, pemerintah juga memiliki komitmen untuk mengembangkan <em>entrepreneurs</em>,&#8221;ucap Pak Ci yang disambut aplaus audiens TOT-EE.</p>
<p>Selama pelatihan tiga bulan, banyak materi yang disampaikan. Peserta tidak hanya dibekali modul, tetapi juga dibimbing pengajar dari para pengusaha sukses yang telah mengikuti TOT sebelumnya. &#8220;Berbagai pengalaman dari pelaku pengusaha akan memacu minat peserta. Selama tiga bulan mereka akan digodok oleh pengajar,&#8221; tutur Pak Ci yang juga mengundang pemilik dan pendiri perusahaan kecantikan Martha Tilaar.</p>
<p>Peserta berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Misalnya, petinju kebanggaan Indonesia Chris John, pelaku seni, guru, dan masih banyak lagi. Pelatihan ini menggunakan metode experimental dan independent learning Ciputra Way. &#8220;Peserta akan mendapatkan <em>basic business</em> dan <em>business life skills</em>. Plus <em>creativity</em> dan  <em>innovation for business,&#8221; </em>terangnya.</p>
<p>Beberapa pengusaha muda yang sukses ikut memberikan dorongan dengan menghadiri pelatihan itu. Salah satu di antaranya adalah Nur Annisa Rahmawati. Anissa kini sukses menjadi pengusaha busana muslim di Jogyakarta. Virus entrepreneur mulai menghinggapinya ketika ia mengikuti pelatihan entrepreneurs di kampus UGM dua tahun lalu. Pelatihan itu digelar <em>Universitas Ciputra Entrepreneurs Centre</em> (UCEC). Pasca-pelatihan, Annisa mencoba menekuni usaha. Ia membuka butik untuk membantu ibu-ibu korban gempa di Kota Gede Jogjakarta. Bermula dari dua karyawan tetangganya, kini usahanya terus berkembang.<span> </span></p>
<p><span> Kini, jumlah karyawan Annisa sudah delapan orang. Agar produk usahanya lebih variatif, Annisa melengkapi gerainya dengan koleksi jilbab plus busana pria. Kerja keras Annissa itu membuahkan hasil. Setidaknya, ia kini didaulat untuk membagi pengalaman bisnisnya kepada peserta pelatihan. &#8220;Seluruh produk dikerjakan manual, tetapi tidak diproduksi secara massal. Maksudnya supaya eksklusifitas busana tetap terjamin,&#8221;kisahnya.</span></p>
<p><span> Peserta pelatihan lain adalah Afgan, mahasiswa S3 Universitas Gadjah Mada (UGM). Selama melakukan penelitian, Afgan menemukan manfaat biogas yang diolah dari bahan baku limbah tandan sawit. Olahan tandan sawit itu dicampur dengan kotoran sapi. &#8220;Teknik itu bisa digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Agar bisa menjadi ladang bisnis yang menggirukan, teknik itu harus mendapatkan sentuhan entrepreneurs terlebih dahulu,&#8221;ucapnya.</span></p>
<p>Tak hanya kalangan pengusaha, para pejabat daerah pun juga semangat mengikuti pelatihan. Andreas Muhrotein, wakil bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, misalnya, <span>datang dengan maksud menjalin kerja sama dengan UCEC yang akan diterapkan di kabupatennya. &#8220;Bentuk kerja samanya dimulai dari kerjasama kurikulum tingkat TK hingga tataran kampus, termasuk tenaga guru dan pegawai di lingkungan Pemda Kubu Raya,&#8221; ujarnya. Sebab, lanjut Wabup, daerah Suburaya memiliki sumber daya alam yang belum dikelola secara maksimal, &#8220;Kami belum mendapatakan pengalaman dan sentuhan enterpreneurs,&#8221; tuturnya. </span></p>
<p>Semangat besar peserta itu rupanya membuat bangga Pak Ci. Pengusaha yang berjuluk Begawan Properti Indonesia itu rela menggelontorkan uang Rp 10 miliar. Dana pinjaman itu digunakan untuk mendukung program entrepreneurs di Indonesia. Kepastian itu dilontarkan Ciputra ketika mengikuti acara TOT pada minggu kedua. Tentu saja tawaran yang diberikan Pak Ci itu disambut antusias 32 peserta TOT. &#8220;Dana bergurlir sebagai modal usaha. Dana itu diberikan kepada masyarakat, mahasiswa, dan siapa saja yang ingin menjadi pengusaha. Namun calon penerimanya harus memenuhi syarat dan lolos seleksi,&#8221; kata Pak Ci.</p>
<p>Cara itu, lanjut Pak Ci, akan memudahkan masyarakat mendapatkan modal awal, utamanya mahasiswa yang terkadang kesulitan modal. Sebab, sebagai pemula, mahasiswa tidak memiliki jaminan usaha yang bisa diagunkan kepada bank. Keluhan itu sering kali diutarakan mahasiswa dalam setiap sesi dialog yang dilakukan Pak Ci.</p>
<p>&#8220;Mereka bersemangat namun tidak bisa memulai usaha karena tidak punya modal. Mau pinjam ke bank terkendala dengan fasilitas dan jaminan,&#8221;kata Pak Ci. Nah, melalui program ini diharapkan mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja. &#8220;Bukannya setelah lulus sibuk mencari lowongan kerja. Setiap orang bisa mengajukan proposal kepada tim yang dibentuk UCEC,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebelum menggelar sesi dialog dengan peserta TOT, Pak Ci sempat menggelar video conference. Dialog jarak jauh itu diadakan peserta seminar entrepreneur Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Setidaknya 600 mahasiswa mengikut seminar itu. Meskipun hanya berdialog jarak jauh, peserta tampak antusias mendengarnya. Sita, seorang mahasiswi FISIP Unair, misalnya, menanyakan tentang berbisnis namun tidak melanggar tradisi kesopanan orang tua. &#8220;Bagaimana caranya jika kita mengajukan ide dan saran ketika sedang menjalankan bisnis namun tidak menyinggung perasaan orang tua,&#8221; tanya Sita.</p>
<p>Menurut Pak Ci, bisnis tetap berjalan dan ide yang disampaikan bisa saja dilakukan tanpa menyinggung kesopanan orang yang lebih tua. Caranya, program bisnis dapat dijabarkan dengan mengungkapkan lebih santun. Menurut Pak Ci, ketika memulai mendirikan PT Pembangunan Jaya dengan Pemda DKI Jakarta, usianya lebih muda dari Gubernur Ali Sadikin. &#8220;Mereka akan menerima jika konsep yang kita sampaikan riil dengan niat ihklas untuk memajukan daerah. Sekarang usia saya 78 tahun. Ketika memasuki usia 70, saya mundur dari direksi. Namun jika memulai usaha dengan niat baik, kinerja apa pun akan dimuluskan Tuhan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Lain halnya yang ditanyakan Ahmad Darsada dari ITS. Ia menanyakan, bagaimana agar tetap bisa menjaga semangat entrepreneurs. &#8221;Pak Ci supaya tetap semangat agar jadi entrepreneurs sejati bagaimana ya?&#8221; kata Ahmad Darsada.</p>
<p>Pertanyaan itu disambut Pak Ci dengan memberikan aplaus. Menurut Pak Ci, sebaiknya Ahmad mengikuti dan bergabung dalam komunitas entrepreneurs di kampusnya. Kegiatan komunitas itu nantinya didukung universitas. Sebab program 100 hari pemerintah akan segera dibuka Entrepreneurs Centre di 300 kampus se-Indonesia.</p>
<p>&#8220;Lingkungan, keluarga yang entrepreneurs akan menciptakan iklim semangat untuk terus berkobar,&#8221;ujarnya. &#8220;Pemerintah saat ini serius melakukan gerakan entrepreneurs untuk mengatasi kemiskinan. Bahkan ada dana Rp 70 triliun akan diberikan kepada masyarakat. Jika Rp 10 triliun saja digunakan untuk program bantuan entrepreneurs, itu sama saja memberikan kail kepada rakyat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pak Ci menegaskan, menjual dan berdagang merupakan profesi yang membanggakan. Sukses jadi pengusaha bukan karena bakat, darah biru, atau terpaksa akibat PHK. Bukan pula karena faktor mistik. &#8220;Entrepreneurs itu hanya budaya yang harus ditumbuhkan sejak kecil dari lingkungan keluarga,&#8221; tegas Pak Ci. <strong>(yer/max)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/26/pengusaha-dan-pejabat-bertukar-pengalaman-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Tangan Entrepreneur, Sampah dan Kotoran Bisa jadi Emas</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/11/di-tangan-entrepreneur-sampah-dan-kotoran-bisa-jadi-emas/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/11/di-tangan-entrepreneur-sampah-dan-kotoran-bisa-jadi-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 04:02:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[ciputra]]></category>
		<category><![CDATA[ancol]]></category>
		<category><![CDATA[Aula Garuda Mukti]]></category>
		<category><![CDATA[batam pos]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreneur university]]></category>
		<category><![CDATA[gold]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sutiyoso]]></category>
		<category><![CDATA[insinyur]]></category>
		<category><![CDATA[ir. ciputra]]></category>
		<category><![CDATA[jawa pos]]></category>
		<category><![CDATA[Jaya Group]]></category>
		<category><![CDATA[kotoran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[manado]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan Group]]></category>
		<category><![CDATA[Rektorat Unair]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sec]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya entrepreneur club]]></category>
		<category><![CDATA[taman impian jaya ancol]]></category>
		<category><![CDATA[tangan diatas]]></category>
		<category><![CDATA[tda]]></category>
		<category><![CDATA[tda surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[universitas airlangga surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas Ciputra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=1155</guid>
		<description><![CDATA[







 









 






 




Bottom of Form

Ekonomi Bisnis
[ Selasa, 10 November 2009 ]

Ekonomi Bisnis
[ Selasa, 10 November 2009 ] 
Di Tangan Entrepreneur, Sampah dan Kotoran Bisa jadi Emas
Ir Ciputra terus menyebarkan virus entrepreneur. Bersama Presiden Universitas Ciputra Enterpreneurship Center Surabaya Antonius Tanan, kemarin (9/11), pengusaha yang akrab disapa Pak Ci itu menyapa civitas akademika Universitas Airlangga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="banner">
<div id="logojp">
<div>
<map id="mandarin" name="mandarin">
<area shape="rect" coords="173,63,351,89" href="http://jawapos.com/mandarin/index.php" target="_self"></area>
</map>
</div>
</div>
<div id="flbanner"><script type="text/javascript"><!--
AC_FL_RunContent( 'codebase','http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,28,0','width','600','height','115','src','../imgs/bannerflashbaru','quality','high','pluginspage','http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash','movie','../imgs/bannerflashbaru2' ); //end AC code
// --></script> <noscript></noscript></div>
</div>
<div id="banner">
<div id="logojp">
<div>
<map id="mandarin" name="mandarin">
<area shape="rect" coords="173,63,351,89" href="http://jawapos.com/mandarin/index.php" target="_self"></area>
</map>
</div>
</div>
<div id="flbanner"><script type="text/javascript"><!--
AC_FL_RunContent( 'codebase','http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,28,0','width','600','height','115','src','../imgs/bannerflashbaru','quality','high','pluginspage','http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash','movie','../imgs/bannerflashbaru2' ); //end AC code
// --></script> <noscript></noscript></div>
</div>
<div id="banner">
<div id="logojp">
<div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><img usemap="#mandarin" src="http://jawapos.com/imgs/Logo_6_Jawa_Pos.gif" border="0" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><!--[if !mso]><br />
<mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">
<input size="30" type="text" /></p>
<div style="padding: 1pt 0in 0in; border: 1pt medium medium solid none none windowtext -moz-use-text-color -moz-use-text-color;">
<p class="MsoNormal" style="border: medium none; padding: 0in; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal;" align="center"><span style="font-size: 8pt; display: none; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Bottom of Form</span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;; color: black;">Ekonomi Bisnis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">[ Selasa, 10 November 2009 ]</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">Ekonomi Bisnis</p>
<div class="tglgray">[ Selasa, 10 November 2009 ] <a href="http://warisancoetomocoid.files.wordpress.com/2009/03/eoy_2007_winner_trophy_-_ciputra1.jpg"><img class="alignright" src="http://warisancoetomocoid.files.wordpress.com/2009/03/eoy_2007_winner_trophy_-_ciputra1.jpg" alt="" width="125" height="179" /></a></div>
<div class="judulsedang" style="font-size: 16px;">Di Tangan Entrepreneur, Sampah dan Kotoran Bisa jadi Emas</div>
<div class="textsedang" style="text-align: justify;">Ir Ciputra terus menyebarkan virus entrepreneur. Bersama Presiden Universitas Ciputra Enterpreneurship Center Surabaya Antonius Tanan, kemarin (9/11), pengusaha yang akrab disapa Pak Ci itu menyapa civitas akademika Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam seminar bertajuk &#8221;<em>The Secret of Succesfull Enterpreneur</em>&#8221;.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>&#8221;<strong>VIRUS</strong> yang menjangkiti masyarakat sekarang adalah virus enterpreneur&#8221;, tegas Ciputra mengawali seminar yang dihadiri sekitar 100 peserta yang sebagian besar mahasiswa. Di usianya yang hampir menginjak 80 tahun, Pak Ci masih tampak sehat. Pada seminar yang diadakan Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Unair itu, Ciputra dan Antonius menyampaikan materi dari kantornya di Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta, dan diikuti peserta di Aula Garuda Mukti, Rektorat Unair, Surabaya melalui teleconference.</p>
<p>Selanjutnya, Pak Ci mengatakan, selama ini mahasiswa telah didoktrin bahwa untuk memperoleh pekerjaan harus dengan pendidikan tinggi. Ironisnya, lanjut Pak Ci, tiga dari sepuluh tukang ojek di Jakarta adalah sarjana. &#8221;Jadi, buat apa sekolah tingi-tinggi ?&#8221; ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta. Karena itu, Pak Ci bertekad ingin mengubah pola pikir mahasiswa. Dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.</p>
<p>Menurut Ciputra, entrepreneur bukanlah keturunan. Entrepreneur hanya lahir dari kalangan entrepreneur. &#8220;Misalnya, dia berasal dari keluarga dengan latar belakang entrepreneur atau dia biasa bergaul dengan kalangan entrepreneur,&#8221; ujarnya. Bagaimana jika tidak tinggal di lingkungan entrepreneur ? Pak Ci mengatakan itu bisa diasah dengan mengikuti pelatihan entrepreneur.</p>
<p>Seorang enterprenenur harus memiliki modal semangat, perasaan sangat ingin yang kuat, dan percaya diri. Semangat dan percaya diri dapat mengembangkan kreativitas. Kemudian, kembangkan gagasan dan ajak partner yang memiliki modal. &#8221;Seorang enterprenenur gagal sepuluh kali tapi bangkit sebelas kali!&#8221;, kata Pak Ci penuh semangat. Kata-kata ini spontan disambut lagi tepuk tangan peserta.</p>
<p>Ide untuk menjadi seorang pengusaha bisa berasal dari mana saja. Dengan membaca koran, jalan-jalan di mal, atau pun dengan perjalanan dari tempat tinggal menuju kampus akan memperoleh ide untuk menjadi pengusaha. &#8220;Sampah dan kotoran bisa berubah menjadi emas,&#8221; tegas Pak Ci.</p>
<p>Kemudian Pak Ci menceritakan, awal upaya dia mendirikan Taman Impian Jaya Ancol dan Perumahan Citraland di Surabaya. Taman Impian Jaya Ancol yang sangat terkenal itu awalnya adalah tempat pembuangan sampah. Sementara Perumahan Citraland di wilayah Surabaya Barat itu awalnya adalah tanah tandus dan tak berpenghuni. &#8220;Siapa sangka wilayah itu kini berubah menjadi perumahan, area bermain air, dan area bermain golf paling ramai dikunjungi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ciputra berharap, suatu saat Indonesia bisa menjadi negara dengan rakyat yang suka mencipta bukan lagi pengikut. Pak Ci mencontohkan mengenai jejaring sosial di internet, facebook. Saat ini, masyarakat Indonesia adalah pengguna facebook. Namun, suatu saat diharapkan masyarakat Indonesia dapat menjadi pencipta. &#8220;Menjadi seorang pengusaha harus mampu menjual produknya. Selain itu, juga harus yakin kalau sanggup menjadi pengusaha,&#8221; katanya.</p>
<p>Pak Ci kemudian mencontohkan sukses seorang pengusaha terkenal di Surabaya. Dahlan Iskan, bos Jawa Pos Group. &#8220;Awalnya dia hanya memiliki satu perusahaan koran, namun saat ini telah membawahi ratusan perusahaan koran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk menjadi seorang entrepreneur, Pak Ci menyarankan supaya banyak membaca buku tentang entrepreneur.&#8221;Kenali tokoh-tokohnya, bagaimana mereka jatuh bangun membangun usaha&#8221; katanya. Pak Ci juga menyarankan supaya banyak bergaul dengan orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneur. &#8221;Dari mereka kita dapat belajar mengenai dunia bisnis.&#8221;</p>
<p>Pertanyaan menggelitik datang dari seorang mahasiswa bernama Farid. &#8221;Kalau setelah lulus tidak dapat kerja, terpaksa jadi entrepreneur. Padahal entrepreneur kan nggak boleh terpaksa. Gimana pak ?&#8221;, tanyanya.</p>
<p>Menjawab pertanyaan itu, Pak Ci mengatakan, &#8221;Menjadi entrepreneur nggak boleh terpaksa. Kalau terpaksa nggak akan semangat. Misalnya Anda nggak mau kuliah, tapi dipaksa kuliah, pasti nggak akan semangat kan&#8221; katanya. Sebelum memulai usaha, Pak Ci menyarankan, tetapkan tujuan usaha apa yang ingin dijalankan. &#8220;Entrepreneur bisa dijodohkan dengan apa saja. Usaha apapun bisa dijalankan,&#8221; ujar pengusaha yang berjuluk Begawan Properti Indonesia itu.</p>
<p>Antonius yang mendampingi Pak Ci menambahkan, sebelum memulai usaha perlu melihat 3E yaitu Ekonomis, Ekpresi Diri, dan Empati Sesama. &#8220;Ekonomis berarti untuk kesejahteraan, ekpresi diri berarti carilah usaha yang sesuai dengan talenta diri, dan empati adalah melihat keadaan masyarakat. Dalam membuka usaha jangan sampai merugikan masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebelum menutup seminar, Pak Ci menyampaikan harapannya agar diadakan hari khusus entrepreneur di Universitas Airlangga. &#8221; Salam enterpreneur&#8221;, katanya sambil mengangkat jari tangannya membentuk huruf E.<strong></strong></div>
<div class="textsedang"><strong>(anna marie happy/kim)</strong></div>
</div>
</div>
</div>
<div id="banner">
<div id="logojp">
<div style="text-align: justify;">
<p class="judulsedang" style="font-size: 16px; text-align: justify;">
<map id="mandarin" name="mandarin">
<area shape="rect" coords="173,63,351,89" href="http://jawapos.com/mandarin/index.php" target="_self"></area>
</map>
</div>
</div>
<div id="flbanner"><script type="text/javascript"><!--
AC_FL_RunContent( 'codebase','http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,28,0','width','600','height','115','src','../imgs/bannerflashbaru','quality','high','pluginspage','http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash','movie','../imgs/bannerflashbaru2' ); //end AC code
// --></script></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2009/11/11/di-tangan-entrepreneur-sampah-dan-kotoran-bisa-jadi-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bisa dari lingkungan sekitar kita saja</title>
		<link>http://www.samuraijagoan.com/2009/01/31/172/</link>
		<comments>http://www.samuraijagoan.com/2009/01/31/172/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 09:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>samurai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[kkn]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah kerja lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah kerja nyata]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.samuraijagoan.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[pada hari jumat malam tanggal 30 januari 2009 jam 20.00 saya diajak oleh teman-teman mahasiswa kkn dari universitas airlangga untuk jadi penyuluh masalah kewirausahaan di sebuah kampung di wiyung.

mereka memberi saya data sekilas kondisi warga di kampung tersebut. rata-rata warga kondisi perekonomiannya lemah dimana banyak kepala keluarga yang tidak punya penghasilan tetap sehingga dalam mencari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pada hari jumat malam tanggal 30 januari 2009 jam 20.00 saya diajak oleh teman-teman mahasiswa kkn dari universitas airlangga untuk jadi penyuluh masalah kewirausahaan di sebuah kampung di wiyung.<span id="more-172"></span></p>
<p><a href="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2009/01/sany12351.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-171 alignright" title="sany12351" src="http://www.samuraijagoan.com/wp-content/uploads/2009/01/sany12351-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>mereka memberi saya data sekilas kondisi warga di kampung tersebut. rata-rata warga kondisi perekonomiannya lemah dimana banyak kepala keluarga yang tidak punya penghasilan tetap sehingga dalam mencari penghasilan buat keluarga para istri juga ikut aktif bekerja. tingkat pendidikan warga mayoritas tamatan sma yang berakibat banyak pula generasi muda yang menjadi penganguran disitu.</p>
<p>para mahasiswa ini berinisiatif untuk mengajarkan pada warga cara-cara membuat briket yang nantinya bisa digunakan sebagai pengganti gas atau minyak dan dapat pula dijual untuk menambah penghasilan mereka. dimana bahan dasar dari briket ini adalah sampah kering yang pastinya banyak disekitar kampung itu.</p>
<p>sebagai pembuka wawasan warga, maka saya ditugaskan untuk memberikan penjelasan dalam bentuk penyuluhan.</p>
<p>malam itu saya datang ke lokasi dalam guyuran hujan deras yang sudah dimulai sejak siang. dalam acara ini diundang juga seorang penyuluh dari dinas koperasi yang bertugas menjelaskan tentang permodalan.</p>
<p>sepanjang perjalanan saya mencari-cari, materi apa yang sebaiknya disampaikan karena materi yang sudah saya bikin dan saya kirim ke panitia bersifat sangat umum yang saya yakin pasti gak kena bila disampaikan ke warga.</p>
<p>ternyata kampung tempat saya harus beri penyuluhan, tempatnya agak masuk kira-kira 300m dari jalan besar dan yang gak saya sangka di daerah yang hanya berjarak sekitar 300m itu ada sebuah perkampungan yang masih mempunyai sawah dan kebun-kebun yang luas, dimana warganya juga suka memelihara burung merpati terbukti dari banyaknya rumah burung merpati disitu.</p>
<p>dari kondisi itu saya dapat ilham tentang apa yang harus saya sampaikan nanti. saat dipekenalkan dengan aparat kampung yakni pak rt dan pak rw saya mengajak ngobrol mereka tentang burung merpati tadi. rupanya pertanyaan tadi gak terlalu direspon dengan baik, karena kedua bapak-bapak tadi merasa aib bila membicarakan tentang burung dara yang diidentikkan dengan perjudian yang berakibat pada kampung mereka sering digerebeg oleh petugas kepolisian.</p>
<p>walaupun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan saya tetep memulai penyuluhan saya tentang bisnis yang bisa dikaitkan dengan lingkungan sekitar kampung itu.</p>
<p>saya bilang pada warga bahwa lokasi kampung mereka cukup menarik karena tidak jauh darijalan besar tapi masih memiliki sawah dan kebun yang luas dan masih terdapat banyak populasi burung dara. kondisi ini sangat layak buat dijadikan wisata alam dimana mereka cukup merubah pola kerja bakti yang biasa mereka lakukan. yang biasanya kerja bakti hanya sekedar bersih-bersih atau mengecat lingkungan ala kadarnya, sekarang bisa mulai dirubah dengan mulai merapikan rumah-rumah burung dara yang mereka miliki sehingga menjadi bersih dan enak dilihat. apabila kondisi sudah bersih dan rapi maka mereka harus mengundang tamu untuk datang kesitu.</p>
<p>kemudian tamu yang datang ke kampung itu disuguhi atraksi &#8216;adu doro&#8217; atau adu burung merpati. atraksi ini pastinya sangat menarik bagi warga kota besar disekitar kampung tersebut. saya bilang kemereka, kebanyakan warga kota besar seperti saya belum pernah liat yang namanya burung merpati, seperti apa bentuk sesungguhnya, biasanya warga kota hanya tau &#8216;burung dara goreng mentega&#8217; saja.</p>
<p>apabila program ini berjalan maka warga selain memiliki lingkungan yang indah juga pasti dapat menghasilkan uang sendiri sesuai dengan prinsip-prinsip kewirausaaan. dengan banyak tamu yang datang warga bisa memungut jasa parkir, uang tanda masuk bahkan bisa menjual makanan dan minuman.</p>
<p>warga mulai tertarik dengan paparan saya, ini terbukti dengan protes seorang ibu yang mengatakan bahwa gak mungkin bikin atraksi adu doro disitu karena pasti akan membuat perjudian marak lagi.</p>
<p>saya kemudian menambahkan, bahwa yang namanya judi itu tidak mungkin dilakukan secara terbuka pasti dilakukan secara sembunyi-sembunyi. perjudian tidak akan muncul bila tamu-tamu yang datang benar-benar bukan hanya dari warga sekitar yang mereka kenal. yang dimaksud dengan tamu-tamu adalah warga perumahan mewah yang tidak jauh dari situ. yang pasti sama dengan saya tidak pernah melihat burung merpati. bila warga-warga elit itu yang datang kesitu menikmati sawah, kebun, melihat rumah merpati dan anak-anak mereka asik berlomba adu doro. kecil kemungkinan akan muncul lagi perjudian disitu.</p>
<p>jawaban ini cukup memuaskan, trus muncul lagi pertannyaan gimana caranya supaya orang luar tau disitu ada wisata alam. saya bilang kemereka bahwa suatu usaha itu harus diwartakan kebanyak orang supaya semakin banyak orang orang yang tahu. cara termurah adalah dengan mengundang wartawan dari media karena wartawan itu juga butuh berita untuk liputan mereka. bila di suatu daerah terdengar suatu hal menarik mestinya wartawan akan datang dengan sendirinya.</p>
<p>contohnya kata saya sering di suratkabar memuat pohon yang aneh bentuknya dengan foto yan besar dan berita yang panjang atau sering pula hanya terdamparnya ikan hiu dipantai bisa masuk halaman depan suatu surat kabar, itu mencontohkan bahwa wartawan pasti mendengar dan kemudian meliput berita-berita yang menurut kita sepele.</p>
<p>supaya tambah dukungan saya bilang harus juga melibatkan aparat sekitar seperti lurah, camat, kapolsek, koramil dan sebagainya.</p>
<p>tugas ini kelihatannya sulit tapi memang tidak ada yang mudah untuk mencapai suatu kemajuan. saya juga bilang ke warga, dengan banyaknya mahasiswa kkn yang datang ini juga bisa dipakai buat melancarkan sarana promosi, karena mahasiswa adalah golongan mahluk pintar yang bisa di manfaatkan untuk bikin proposal ke media atau instansi-instansi terkait. juga bila dalam program kkn-nya biasanya ada acara gotong-royong, nah arahkan para mahasiswa ini intuk merapikan bekupon-bekupon rumah merpati yang ada.</p>
<p>jadi disini semua kepentingan bisa terwujud, mahasiswa bisa kkn sementara warga bisa meminta mereka berfikir untuk mewujudkan program wisata alam disitu.</p>
<p>saya juga bilang ke warga bahwa denga hanya merubah sedikit tampilan dari masakan warung yang biasanya mereka jual bisa meningkatkan harga jual sekian kali lipat. saya beri contoh, jagung bakar bila dijual begitu saja dengan bumbu paling mahal laju 2 ribu tapi jagung bakar itu bisa laku sampai 10 ribu bila penjualan dengan mangkuk kertas yang berisi jagung bakar yang sudah dipipil trus ditambahi sedikit keju dan susu.</p>
<p>berkaitan dengan pembuatan briket tadi, juga bisa dijadikan atraksi yang juga bisa menghasilkan uang. yang tadinya warga dilatih oleh mahasiswa, maka dalam wisata alam warga bisa melatih para tamu untuk bikin briket, karena para tamu itu juga seperti saya gak paham apa yang dimaksud dengan briket, bentuknya seperti apa dan gimana cara bikinnya.</p>
<p>tidak terasa penjelasan yang saya berikan bisa membuat warga bertahan sampai jam 22.30 dan sampai-sampai penyuluh dari dina koperasi tidak kebagian presentasi, beliau hanya kebagian menjawab pertanyaan warga tentang bagaimana cara memperoleh modal lewat koperasi.</p>
<p>dengan bergotong royong seperti gambaran diatas tadi mungkin warga bisa merubah kondisi kehidupan mereka, karena kondisi ekonomi kampung itu pun tidak memungkinkan untuk bisa berbbisnis perseorangan. sebab diawalpun pak rw sudah mengeluh untuk iuran wajib sebesar 10ribu pun warga sering sulit ditagih pembayarannya.</p>
<p>apapun ini semua kembali ke kesadaran dari semua yang hadir apakah masing-masing pihak mau memanfaatkan peluang yang ada dan tidak hanya sekedar menjalankan kewajibannya saja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.samuraijagoan.com/2009/01/31/172/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

