
kemarin tanggal 8 november 2008 saya baca di jawa pos sebuah artikel kecil yang cukup menarik perhatian saya yaitu :
'ditengah kekhawatiran terhadap dampak krisis global, PT Exelcomindo Pratama (XL) justru dapat pinjaman luar negeri sebesar USD 140 juta dengan jangka waktu 3 tahun. Operator seluler ini selanjutnya akan menggunakan pinjaman itu untuk membiayai belanja modal, modal kerja serta kebutuhan lainnya'.
saya pikir dan ngucap dalam hati, perusahaan segede XL aja masih ngutang untuk keperluan belanja modal, modal kerja serta kebutuhan lainnya. sedangkan banyak diantara perusahaan yang sedang tumbuh seperti perusahan kita-kita yang takut untuk berhutang.
Saya pikir dan ngucap dalam hati XL dapat pinjaman dari luar negeri mungkin karena perbankan di tanah air dananya sudah tidak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan kredit buat XL.
Saya pikir dan ngucap dalam hati kalo perusahaan yang sedang tumbuh seperti [+]



