
ketika sma setiap bapak atau ibu guru meng-absen kami, selalu saja mereka berhenti sejenak ketika nama SAMURAI di bacakan, trus pasti di ikuti dengan menatap kearah yang punya nama...
biasanya Roy atau rai panggilannya, cuman nyengir nggak cerdas sambil benerin kaca mata atau sambil ngelap dengan tangan kanannya, keringat di dahinya yang memang selalu bercucuran.
loe tau rai... keringet loe khas banget!!! Tapi sekarang bau khas menyengat itu dah ganti aroma parfum yang berkelas, seiringi dengan berlimpahnya pundi-pundi yang dimilikinya.
”SAMURAI” menurut bayangan umum pasti memiliki kareteristik yang physical seperti: Atletis, berdada bidang, perutnya six pack, sorot sinar mata tajam, jagoan tapi punya hati yang baik...
ini sorry rai...
pada waktu loe masih SMA, itu semua jauh panggang dari api. loe gak ada mirip-miripnya sama ”SAMURAI” [+]
Kadang – kadang malahan sering kali saya merasa takut untuk berkata benar. Saya merasa jika saya berkata benar tentang sesuatu hal yang berbau suatu kesalahan, kealpaan atau ketololan itu merupakan suatu yang aib. Karena merasa hal itu sebagai aib makanya saya berusaha untuk menutup-nutupinya dengan seolah-olah tidak terjadi apa-apa atau seolah-olah telah melakukan sesuatu yang hebat padahal pada kenyataannya saya tidak pernah melakkannya sama sekali.
Saya juga bukan orang yang baik dan jujur tapi tetep saja jika saya tidak melakukan sesuatu yang benar dalam kehidupan saya sebagai entrepreneur saya merasa takut dan merasa sangat bersalah. Pertama kali saya anggap ini sebagai sesuatu yang salah. Pertama kali saya beranggapan seorang entrepreneur harus selalu bertindak benar dan tepat apalagi jika entrepreneur [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



