
di hari terakhir saya dijakarta, saya dan mas rozy janjian sama pak isdianto dari majalah wirausaha dan keuangan.Â
kami minta ijin beliau untuk dapat berkunjung ke dapurnya majalah wk. untungnya kami janjian berkunjung sehabis jumatan karena dipagi hari itu ada dua bom yang meledak dan mengguncang ibukota sehingga mengakibatkan jakarta dalam kondisi siaga satu. tapi akibat dari ledakan bom itu juga yang menguntungkan perjalanan saya dari bintaro ke pasar minggu. jalanan menjadi sangat lenggang sehingga perjalanan menjadi lancar selancar-lancarnya.
kedatangan kami sudah di tunggu oleh pas isdi dan kami langsung disambut oleh sekotak nasi ayam bakar 'mas mono'. dengan sedikit agak basa basi langsung kami sikat nasi sekotak dengan lauk ayam bakar plus tempe bacem dengan potongan raksasa itu. karena memang sudah waktunya makan siang dan memang perut kami sedang keroncongan [+]
- Menggali Ilmu Bertanya untuk M...
- apakah enak menjadi sponsor?
- bertindak cepat, mikir cepat, ...
- menjadi tua itu pasti tapi men...
- bodohnya si tolol
- Mastermind
- ’perawan disarang penyamunâ€...
- katanya kurang fokus
- punishment n reward
- terima kasih sudah diingatkan&...
- testimoni dari seorang sobat
- pahlawan kesiangan



