
menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan.....
kata-kata itu diucapkan seorang kawan, sebagai penutup testimoni ceritanya di dalam acara sharing bisnis sebuah komunitas entrepreneneur alumni sebuah kursus pelatihan entrepreneur di kota sidoarjo jawa timur.
kebetulan saya malam itu juga hadir dalam acara itu. tapi yang paling menarik dari dirinya tadi itu bukan hanya sekedar kalimat penutup yang diucapkan, melainkan seluruh kisah yang dia ceritakan bener-bener mempesona.
sosoknya sederhana banget, kurus, cuek, cenderung menyendiri dan selalu asik dengan handphonenya. secara sepintas pasti penilaian yang muncul adalah sosok yang sangat negative dan gak menarik untuk dijadikan kawan atau panutan. mungkin beberapa tahun yang lalu dia memang benar-benar sosok yang sangat negative baik secara phisik maupun secara moril perilakunya.
kenapa kok begitu?
ternyata hampir dua [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



