
beberapa saat yang lalu saya ngobrol dengan seorang teman yang photographer jempolan di jakarta. rencananya dia mau bikin pelatihan menjadi photographer cilik, hal ini diilhami oleh putranya yang masih SD tapi sudah jago motret.
dia tanya ke saya sebaiknya apa yang harus dilakukan bila mau bikin pelatihan itu. apakah dia harus mempersiapkan lokasi untuk sanggarnya, infrastuktur yang memadai atau apa?
saya bilang sama dia test market aja dulu. dia kaget trus nanya lagi kok test market dulu? lha ntar kalo banyak peminatnya trus saya gak siap gimana, saya kan yang malu, gitu katanya.
ada teman lain yang nanya ke saya, kali ini seorang cewek manager operasional sebuah sekolah swasta muslim favorit di surabaya. dia bilang kalo sekolahnya berencana bikin bisnis franchise, untuk itu apa yang harus dipersiapkan terlebih dahulu? apakah harus ngurus dulu perijinannya [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



