disini mungkin tempat paling asik buat cerita, walaupun gak ada responnya tapi paling nggak semua bisa diceritain. sebenernya mungkin sama saja dengan kalo curhat dengan seseorang. walaupun ada respon secara langsung tapi toh sampai sejauh ini tidak ada satupun yang bisa memahami apa sebenernya yang jadi masalah kenapa saya gak bisa melupakan peristiwa itu. semua komentar dan respon selalu kembali dan ditujukan pada anak-anak. kepentingan anak-anak seolah-olah menjadi kepentingan utama. semua menjadi bisa dimaafkan apabila anak-anak tidak menderita, begitu komentar semua orang yang menasehati saya.

anak-anak memang senjata utama. mungkin mudah saja buat bilang kalau segala sesuatu yang telah terjadi itu bisa diperbaiki, mana ada sih manusia yang tidak pernah berbuat salah, memafkan itu mulia apalagi memafkan orang yang khilaf. sulit, begitu kata semua orang, tapi anak-anak harus diingat sehingga [+]

menyenangkan sekali punya banyak teman itu.

dulu saat masih mengelola perusahaan keluarga saya hampir tidak punya teman sama sekali. selain karena saat itu saya baru menjadi penduduk surabaya setelah bekelana di jawa tengah dan jakarta, saya juga langsung didudukkan jadi pimpinan perusahaan oleh sodara-sodara saya, sehingga waktu saya sehari-hari habis untuk kerja dan mengenali serta mempelajari perusahaan. akibatnya saya hanya kenal dengan karyawan saya dan teman-teman karyawan saya yang sering main ke kantor.  tapi tentu saja pertemanan yang seperti itu sangat tidak menyenangkan karena walau bagaimanapun tetep ada gap diantara kami. saya pimpinan perusahaan dan mereka karyawan saya, jelas gak mungkin kita berbicara terus terang dengan santai, yang pasti basa basi banget sering terjadi dalam percakapan kami.

gak asik blas, apalagi kemampuan saya dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan itu sangat [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress