pada saat saya memulai usaha baru setelah masa kebankrutan saya sekitar tahun 2005-2006, saya sama sekali tidak inging menggunakan tenaga karyawan dalam membantu usaha saya. hal ini dikarenakan pengalaman buruk saat itu dimana saya belum punya kemampuan yang baik dalam mengelola karyawan (sampai saat ini pun sesungguhnya kemampuan saya tidak jauh berbeda) saat itu berdasarkan evaluasi saya dalam menganalisa penyebab kebankrutan, salah satu sebabnya dan ini sepertinya yang utama adalah salah langkah dalam pengelolaan sumber daya terutama karyawan. saat itu saya masih tangani semua urusan sendiri, semua kebijakan sepihak berasal dari saya, jadi arahnya dari atas ke bawah. apalagi didukung oleh sifat saya yang temperamental, mudah emosi, keras dan mau menang sendiri sehingga kondisinya hampir tidak ada masukan dari bawah ke saya. saya hanya andalkan satu orang sebagai wakil saya, bila saya sedang berhalangan [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress