
saat yang paling saya tidak sukai pada saat kami sedang bermaster mind adalah pada saat-saat penutupan. bukannya sok romantis yang merasa sedih karena harus berpisah dengan teman-teman se-master mind. tapi saat itu ada suatu tugas dari pak ketua yang menurut saya terasa teramat berat dan sulit. dimana saat saya mengerjakan tugas itu saya dituntut untuk berpikir keras. tugas itu adalah bikin target yang akan dicapai saat bermaster mind dua minggu kemudian. 
gak tau ya buat saya susah banget buat menentukan target-target itu. mungkin karena selama ini saya gak terbiasa menentukan target yang harus saya capai dalam hidup dan bisnis saya. menurut saya dalam menempuh hidup ini harus dibiarkan mengalir apa adanya saja, gak perlu harus ditekan dan dibatasi oleh target yang mengikat.
hidup ini cuman sekali dan sering kali [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



