saat yang paling saya tidak sukai pada saat kami sedang bermaster mind adalah pada saat-saat penutupan. bukannya sok romantis yang merasa sedih karena harus berpisah dengan teman-teman se-master mind. tapi saat itu ada suatu tugas dari pak ketua yang menurut saya terasa teramat berat dan sulit. dimana saat saya mengerjakan tugas itu saya dituntut untuk berpikir keras. tugas itu adalah bikin target yang akan dicapai saat bermaster mind dua minggu kemudian.

gak tau ya buat saya susah banget buat menentukan target-target itu. mungkin karena selama ini saya gak terbiasa menentukan target yang harus saya capai dalam hidup dan bisnis saya. menurut saya dalam menempuh hidup ini harus dibiarkan mengalir apa adanya saja,  gak perlu harus ditekan dan dibatasi oleh target yang mengikat.

hidup ini cuman sekali dan sering kali [+]

masa-masa saya menjadi mahluk tidak gaul dan takut sama wanita merupakan salah satu dari sekian banyak masa-masa suram saya. jangankan buat kenalan, ngajak ngobrol cewek aja saya musti mikir dua sampai lima kali. saya selalu bingung tentang apa yang musti saya katakan pertama kali buat memulai percakapan. kok sepertinya yang mau saya katakan itu semuanya norak alias gak mutu. saat keberanian itu muncul cewek yang mau saya ajak ngobrol itu sudah beranjak pergi dan tidak ada lagi di dekat saya. selalu penyesalan yang muncul.

sama saja saat saat mau mulai usaha pertama kali setelah bangrut. yang muncul dalam benak saya adalah kesulitan dan kebingungan tentang bisnis apa yang mau saya coba jalani, kok sepertinya ide bisnis yang saya punya atau yang ditawarkan teman atau yang saya baca di buku-buku semuanya [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress