
disini mungkin tempat paling asik buat cerita, walaupun gak ada responnya tapi paling nggak semua bisa diceritain. sebenernya mungkin sama saja dengan kalo curhat dengan seseorang. walaupun ada respon secara langsung tapi toh sampai sejauh ini tidak ada satupun yang bisa memahami apa sebenernya yang jadi masalah kenapa saya gak bisa melupakan peristiwa itu.
semua komentar dan respon selalu kembali dan ditujukan pada anak-anak. kepentingan anak-anak seolah-olah menjadi kepentingan utama. semua menjadi bisa dimaafkan apabila anak-anak tidak menderita, begitu komentar semua orang yang menasehati saya.
anak-anak memang senjata utama. mungkin mudah saja buat bilang kalau segala sesuatu yang telah terjadi itu bisa diperbaiki, mana ada sih manusia yang tidak pernah berbuat salah, memafkan itu mulia apalagi memafkan orang yang khilaf. sulit, begitu kata semua orang, tapi anak-anak harus diingat sehingga [+]
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran
- ketika anak-anak merasa di ter...



