Skenario Film tentang Kehidupan

posted in: Sumber Daya | 3

Skenario Film tentang KehidupanSkenario Film tentang Kehidupan– kehidupan saya itu seperti sebuah filem dimana yang jadi aktornya adalah saya sendiri, makanya supaya gak salah arah maka saya perlu bikin skenario tentang kehidupan saya. tidak hanya sebuah skenario tapi perlu banyak skenario karena walaupun saya jadi aktornya tapi bukan saya yang  jadi sutradaranya. apalagi ketika saya putuskan untuk jadi entrepreneur sebuah dunia yang penuh ketidak pastian.

jadi apasih skenario itu, Skenario atau naskah film ialah cetak biru yang ditulis untuk film atau acara televisi. Skenario dapat dihasilkan dalam bentuk olahan asli atau adaptasi dari penulisan yang sudah ada seperti hasil sastra (http://id.wikipedia.org/wiki/Skenario). itu kalo buat filem tapi yang saya bikin buat kehidupan saya gak mungkin sesempurna itu tapi cukuplah buat panduan saya dalam menghadapi segala sesuatunya.

sesaat setelah mengikui pelatihan entrepreneur semangar berkobar dan rasa percaya diri meningkat, rasanya saya yakin mampu menjadi seorang entrepreneur hebat seperti yang diceritakan oleh para mentor di kelas pelatihan.

rasanya jadi entrepreneur itu begitu mudahnya karena semu tips dan trik sudah dijelaskandi kelas pelatihan. yang diperlukan hanya keberanian dan niat yang kuat saja untuk mewujudkan semua impian saya buat jadi entrepreneur hebat.Skenario Film tentang Kehidupan

tapi pada kenyataannya berbeda jauh, saat saya dan beberapa kawan mulai mempraktekkan semua ilmu yang kami dapatkan, ternyata semuanya gak semudah membalikkan telapak tangan. banyak hambatan dan rintangan yang musti kami hadapi.

lalu satu persatu dari kami mulai berguguran, entah itu tidak kuat menghadapi tantangan sehingga akhirnya kembali ke asalnya menjadi karyawan sebuah perusahaan ataupun bener-benar lenyap menghilang karena benar-benar tidak sanggup menghadapi masalah yang timbul akibat bisnis yang dikelolanya.

saya menyadarinya bahwa saya mungkin akan mengalami saat- saat seperti ini, dulu beberapa kawan sering saling mengingatkan dan saling memperingatkan satu dengan yang lain akan kondisi bahaya hebat bila kita terpuruk. awalnya saya cuek tapi dalam perjalanan waktu saya mempersiapkan diri.

ternyata memang sebagai entrepreneur kita musti harus selalu bersiap menghadapi semua kondisi, baik itu kondisi jaya ataupun kondisi terpuruk. saya yang semula cuek akhirnya berusaha gak cuek lagi, saya siapkan berbagai skenario buat masa depan saya.

Skenario Film tentang Kehidupanskenario apa yang akan saya lakukan apabila bisnis saya semakin jaya sehingga saya gak akan menjadi lupa diri dan sombong dan skenario apabila kondisi buruk menimpa saya. masing-masing tidak hanya satu skenario tapi ada 2 sampai 3 skenario untuk kondisi baik begitu juga saya bikin 3-4 skenario jika menghadapi kondisi terpuruk.

ternyata benar teori yang bilang bahwa kondisi manusia itu gak selalu berada diatas, kadang disamping dan kadang dibawah. roda kehidupan itu benar-benar berputar, saya gak  selamanya berada diatas. kini posisi saya berada dibawah, saya shock dan sakit hati karena rasa malu dan harga diri yang terinjak-injak apalagi saya kembali merasa sendirian.

ada satu hal yang ternyata tidak saya perkirakan, bahwa jika saya sedang ada masalah dalam perjalanan bisnis bisa jadi kondisinya benar-benar akan kesepian dalam kesendirian lagi seperti awal memulai bisnis sebelum bertemu dengan kawan-kawan sekomunitas.

hal ini terjadi karena walaupun saya dan kawan-kawan itu berangkat sama-sama dari nol tapi dalam perjalanannya perkembangan bisnis kita berbeda-beda, ada yang langsung melejit, ada yang terseok-seok ada juga yang berjalan pelan tapiterus menanjak. belum lagi bisnis yang kita kerjakan berbeda satu sama lainnya. ini yang bisa jadi problem dikemudian hari. bukannya kami bertengkar atau bermusuhan satu dengan yang lainnya tapi akibat dari perbedaan bisnis yang dikelola dan perbedaan peningkatan level bisnis jadinya bisa bikin ketidak nyamanan komunikasi.

memang pada awalnya kita sama-sama merintis dari nol dan permasalahan yang kami hadapi hampir sama seperti masalah sdm, permodalan, penjualan dan masalah dasar lainnya. tapi dalam perjalanan tetep masalah yang dihadapi juga gak terlalu berbeda tapi yang bikin berbeda adalah tingkat level bisnis dan bisnis apa yang dikelola.

Skenario Film tentang Kehidupanmaksud saya, saya dan kawan yang sama-sama berbisnis pakaian misalnya bisa jadi gak nyambung lagi saat berkomunikasi saat bisnis pakaian saya baru punya 4 toko dan hanya punya 20 karyawan sedangkan kawan saya itu punya seratus karawan yang tersebar diberbagai tempat karena area penjualannya setara dengan 15 toko – jelas gak nyambung walaupun kita sama bisnisnya dan sama permasalahan tentang sdm yang dihadapi. belum lagi kalo bidang bisnis yang kita kelola berbeda pasti lebih gak nyambung lagi.

itu jika saya sedang dalam kondisi bisnis yang bagus dan kawan-kawan juga bisnisnya sedang bagus pula, kita masih bisa berdiskusi walaupun ada gap yang dalam diantara diskusi kita sehingga pembicaraan jadi gak seru karena kondisi yang tidak setara sehingga gak nyambung konteks yang dibicarakan.

belum lagi saat ada yang sedang tertimpa masalah, nah biasanya saat sedang bermasalah kecenderungan dari kita adalah menup-nutupi kondisi sebenarnya yang sedang dialami. akibat berikut adalah menjadi sulit dihubungi, sulit diajak cangkruan apalagi saat diajak sharing. ini yang bikin entrepreneur saat terpuruk menjadi semakin terpuruk karena malu untuk mengakui kondisi yang sedang dialaminya, apalagi ketika saat jaya si entrepreneur itu menjadi tokoh panutan da tempat bertanya buat teman-temannya yang ingin bernisnis.

rasa gengsi dan malu memang sangat berbahaya, dalam kesepian dan kesendirian maka semua kondisi buruk akan sulit dicari solusinya. itu yang terjadi dan sedang saya alami. yang paling terpukul adalah rasa percaya diri, padahal percaya diri adalah kunci dalam menjalankan bisnis baik itu sedang bagus atau sedang terpuruk.

seperti yang sudah saya rencanakan dalam salah satu skenario jika menghadapi saat sulit maka saya sengaja menghilang hampir 3 minggu, mengurung diri dirumah sambil mempersiapkan segala kondisi yang lebih  real lagi, tapi bukannya tambah siap malah semakin hancur moral dan psikis saya, sebab mengurung diri bikin gak ada lagi unsur motivasi yang masuk dalam diri saya. walaupun dari awal sesuai skenario saya gak akan menutupi kalo saya sedang menghadapi masalah tapi tetep ada rasa minder untuk bertemu dengan orang lain.Skenario Film tentang Kehidupan

saya coba perangi rasa ‘takut’ itu sehingga pada minggu ke empat saya paksakan keluar untuk bertemu dengan banyak orang lagi. seperti yang sudah saya perkirakan banyak petanyaan ditujukan pada diri saya. saya tetep patuh terhadap semua skenario saya – saya jawab semua pertanyaan apa adanya tanpa saya tutupi walaupun tidak 100% semua masalah saya ceritakan, yang jelas saya selalu bercerita bahwa bisnis saya gak sebagus tahun-tahun yang lalu.

jujur dan terus terang itu berat banget walaupun gak semuanya diceritakan tetep aja gak enak ngomongnya. tapi saya nekad aja, cuek tetep keluyuran kemana-mana, tetep bergabung dengan berbagai komunitas malahan diminta untuk menjadi mentor dan pembicara di depan berbagai forum.

yang saya  lakukan tetep mengacu pada skenario yang sudah saya bikin tapi memang pada prakteknya apa yang saya rencanakan akan berbeda hampir 80% dari kenyataan dilapangan. Skenario Film tentang Kehidupan saya gak semuanya cocok dengan apa yang harus saya hadapi pada alam nyata. tapi saya masih tetep bersyukur saya punya banyak skenario sehingga saya gak harus menghilang karena bingung harus berbuat apa ketika bisnis saya ambruk.

dengan skenario minimal saya bisa menyelamatkan kehidupan saya, moral dan motivasi saya terus terpelihara sehingga saya tetep bisa berdiri tegak diantara kawan-kawan yang bisnisnya sedang moncer-moncernya. mungkin jika gak punya skenario nama samurai sudah lenyap menghilang ditelan kerpurukan bisnisnya.

Skenario Film tentang Kehidupanskenario adalah panduan tanpa panduan saya bakal tersesat dan makin terpuruk. tapi bergaul dan tetep memberikan motivasi pada orang lain adalah yang terpenting karena alam bawah sadar saya juga terus merekam motivasi yang saya ucapkan pada orang lain. motivasi yang saya katakan pada orang lain secara tidak saya sadari sebenarnya memotivasi diri saya sendiri belum lagi jika saya mendengar motivasi dari kawan yang memang moncer maka itu akan terekam lebih kuat dalam otak saya.

bikin skenario kehidupan itu penting dan selalu bergaul serta berusaha jujur itu lebih penting lagi buat membangkitkan motivasi diri saya karena saya semakin sadar kalo saya  sebagai entrepreneur adalah benar-benar makluk kesepian dan sendirian jika saya gak mau bergerak dalam kondisi apapun.

Leave a Reply