
Saat saya kuliah dulu teman-teman satu kos saya adalah para jomblo yang gak punya pacar, bisanya hanya mengagumi cewek dari jauh dan gak pernah berani kenalan atau pendekatan ke cewek-cewek.
Teman bermain saya saat kuliah pun golongan pria-pria seperti itu. Akibatnya selama kuliah yang memakan waktu enam tahun itu saya hanya satu kali berpacaran dan waktunyapun hanya tiga bulan, itupun terjadi setahun sebelum saya lulus.
Kok bisa begitu, kenapa?
Kira-kira jawabannya karena lingkungan di sekitar saya adalah kaum joblowan sehingga itu mempengaruhi pola kehidupan dan perilaku saya. Kemudian setahun terakhir saya pindah kos, dan ditempat kos saya yang baru adaa dua teman satu kos saya mempunyai pacar-pacar yang cantik, sehingga berpengaruh pada saya untuk mulai melakukan pendekatan ke cewek dan sayapun berhasil berpacaran walaupun hanya tiga [+]
tadi pagi saya kedatangan tamu, seorang analis dari sebuah lembaga keuangan kepunyaan bumn. dia menyampaikan bahwa permohonan kredit saya disetujui..... dia juga bilang ternyata kewajiban yang harus saya bayar per bulan sekarang baru mencapai angka 126.000.000 dan data-data tentang semua kredit yang saya peroleh itu mencapai empat puluh lembar dari bank indonesia check list. keren abis [+]
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...
- pengangguran oh pengangguran



