masih inget dengan tulisan tentang karyawan senior saya yang saya beri kepercayaan tapi akhirnya merasa dirinya hebat dan sering berbuat ulah yang menjengkelkan?

saya dan istri sebagai owner bener-bener hampir kehabisan cara buat merubahnya menjadi lebih kalem. karena setiap kali di ingatkan dan diberi teguran baik secara halus sampai secara tegas reaksinya selalu sama, yaitu wajah cemberut, muka ditekuk dan setelah itu pekerjaannya bukannya semakin baik tapi malahan semakin parah.

kondisi ini semakin menghawatirkan karena seperti diketahui, dia itu adalah karyawan senior yang menjadi lead bagi teman-temannya di tempat usaha kami. kalau habis di tegur oleh kami berdua, bukan hanya kerjaannya yang kacau tapi juga ber-efek pada kawannya yang lain. mereka yang gak ngerti apa-apa ikut kena semprot wajah cemberutnya dan yang bikin tambah sumpek situasi kerja hari itu [+]

tidak ada sama sekali keinginan saya bila setamat kuliah nantinya akan bekerja menjadi sales, marketing atau apapun yang berbau menjual. saya merasa diri saya ini gak ada bakat sama sekali buat jualan. ngomong aja sulit boro-boro menawarkan sesuatu buat dibeli orang lain.

karena merasa gak bakalan mampu menjual makanya kemudian saya gak pernah berpikiran sama sekali tentang penjualan dan belajar tentang menjual sesuatu. apalagi latar belakang pendidikan saya adalah lulusan fakultas hukum di salah satu universitas swasta di jawa tengah.

setelah kuliah, saya bekerja di salah satu bank swasta asing dan ditempatkan dibagian menjualan. saya bersyukur lagi karena tidak harus jualan selama bekerja.

karenanya selama kehidupan pergaulan di kampus saya pun saya juga gak pernah jualan apa-apa. saya hanya bergaul dengan teman-teman sekos atau seangkatan saja. sampai [+]

Sponsors
 
Tags
 
Most Popular
©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress