pada suatu hari tanggal 12 november pagi saya brangkat naik pesawat air asia ke malaysia bareng rombongan TDA (tangan diatas) karena kita semua diundang sama pemerintah malaysia untuk menghadiri International Trade Malaysia dari tanggal 12- 16 november 2008. Pemerintah malaysia mengundang anggota tda sebagai buyer untuk menghadiri pameran dagang negaranya. pameran dagang ini luar biasa karena pemerintah malaysia mengundang lebih dari 50 negara di seluruh dunia sedangkan indonesia diwakili oleh anggota-anggota tda. hebatkan! anggota-anggota tda mewakili negara kita untuk datang ke pameran dagang di malaysia. Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah malaysia bagi tamu-tamunya juga luar biasa, karena tiap perusahaan yang datang mendapat falitas satu kamar di hotel bintang 5 selama masa pameran plus semua akomodasi dari bandara, hotel dan tempat pameran secara gratis. Rata-rata dari kita yang brangkat memang belum pernah ke malaysia menjadi terkagum-kagum dengan [+]

tanggal 18 Oktober 2008 saya baca tentang difinisi uang menurut Dahlan Iskan di jawa pos yang sangat menarik. Artikelnya seperti ini : ulasannya cukup panjang tapi yang paling menarik buat saya adalah bahwa uang itu bisa hilang. Hanya cara hilangnya yang berbeda-beda dan cara menangisinya yang juga tidak sama. saat krisis keuangan yang dimulai awal oktober 2008 kemaren banyak sekali orang yang kehilangan uang sampai puluhan milyar karna hancurnya bursa saham dan pasar modal tapi pada kenyataannya mereka tidak pernah mengalami kesulitan untuk membeli makanan, pakaian, keperluan rumah, bepergian keluar negeri, dst. Makannya juga masih direstoran mahal, kalau bepergian juga masih tidur di hotel bintang lima. Menurut Dahlan Iskan orang- orang itu sebenarnya tidak kehilangan uang. Seandainya uang tersebut tidak hilang di bursa saham atau pasar modal pun, toh tidak akan digunakan untuk [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress