dalam sebuah perjalanan bersama seorang senior, saya mendengar beliau ditelepon sebuah radio dan diminta untuk talk show melalui sambungan handphone. dalam pembicaraan itu saya mencoba menyimpulkan apa sih sebenarnya topik yang dibicarakan. rupanya topik talk show hari itu adalah kaitan bisnis dengan hari kemerdekaan republik ini.

secara santai senior saya itu mengaitkan arti keberanian para pemuda di negara ini semasa jaman penjajahan dengan keberanian para pemuda di era tahun 2009 ini.

jaman penjajahan dulu karena tidak ada pilihan lain bagi para pemuda yang tepacu adrenalinnya untuk mengangkat senjata sederhana macam bambu runcing dan golok buat berperang melawan bedil dan meriam. pilihan mereka hanya ada dua berperang untuk merdeka yang bisa berakibat kematiaan ataukah hanya tertunduk lesu pasrah pada nasib untuk dijajah selama-lamanya. sebagian besar pemuda yang bernyali pilih untuk angkat [+]

saya sudah lupa tanggalnya, tapi malam itu jam 19, kita pada ngumpul di mc dy delta plaza karena oma ning harmanto berkenan datang dan sharing-sharing ke kita.

kita duduk membentuk lingkaran dan kemudian dengan tekun mendengarkan cerita tentang parjalanan bisnis oma ning.

malam itu oma ning menceritakan sebuah jurus sakti yang berjuluk 'mundur selangkah untuk mencapai kemajuan sepuluh langkah' beliau kini sedang mempraktekkan jurus lawas tersebut. menurut oma, jurus tersebut walaupun sudah lawas tapi masih sakti mandraguna. oma juga mengakui bahwa beliau termasuk yang terlambat mengenal dan mempelajari jurus tersebut, tapi menurut beliau lebih baik telat dari pada tidak mengenalnya sama sekali.

awal oma harus mempelajari jurus ampuh tersebut adalalah karena oma merasa pertumbuhan omset penjualan dalam bisnisnya berjalan lambat sekali. beliau merasa harus segera melakukan suatu perubahan karena [+]

Sponsors
 
Tags
 
Most Popular
©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress