Dalam sebuah do’a yang dibaca di akhir shalat (sebelum salam), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan dari dua hal ini yaitu berbuat dosa dan banyak utang.

Bukhari membawakan hadits ini pada pembahasan adzan, sedangkan Muslim membawakan hadits ini pada pembahasan masjid dan tempat shalat.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdoa di akhir shalat (sebelum salam): ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN FITNATIL MASIHID DAJJAL, WA A’UDZU BIKA MIN FITNATIL MAHYA WAL MAMAAT, ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGROM [Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari adzab kubur, aku berlindung kepada-Mu dari bahaya dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan hidup dan mati. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari berbuat dosa dan banyak utang].” Ibnul Qoyyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi [+]

mana yang lebih penting dalam memulai usaha? Modal, tekad atau koneksi?

antara modal, tekad atau koneksi semuanya penting dalam memulai usaha, karena ketiga factor itu saling melengkapi satu sama lainnya. Jadi kita hanya bisa ngakalin jika salah satunya nggak ada. Dan biasanya yang menjadi kendala atau dijadikan alasan seeorang untuk memulai usaha adalah factor modal. Jika seseorang gak punya modal maka dia akan punya banyak alasan untuk tidak memulai suatu kegiatan usaha. Padahal ini salah banget, persepsi ini terjadi karena biasanya modal ini selalu diasumsikan sebagai uang. Padahal tekad dan koneksi juga bisa dikategorikan sebagai modal.

Tanpa modal uang kita bisa memulai suatu usaha, uang dari koneksi yang mempercayai kita dalam menjalankan usaha ini. Disini posisi koneksi lebih sebagai [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress