Malam itu untuk kesekian kalinya (kalo saya gak salah adalah untuk ke 3 kalinya) saya datang di rumah makan 'ayam penyet sambel ijo sidomulyo' yang ada di sebuah wilayah di kota Batam.

Seperti ciri khas orang Lamongan yang berjualan di luar wilayahnya maka rumah makan ini sederhana saja hanya berupa warung tenda yang menggelar dagangannya di pelataran parkir sebuah komplex ruko dimana menu andalannya adalah ayam goreng dengan bumbu sambal ijo.

Saya nggak terlalu suka sambal tapi sambal lombok ijonya dahsyat banget rasa pedasnya jadi walaupun weenak saya lebih memilih ditemani oleh sambal terasi saat mengudap ayam goreng disana.

Menu andalan di rumah makan tenda ini adalah ayam goreng yang disajikan dengan pilihan sambal yaitu sambal terasi atau sambal ijo (sambal ijo di warung ini jagoan banget). Ciri khas standart yang gak hilang persis [+]

Sakit.... Siapa yang mau sakit, pasti nggak ada Sakit itu nggak enak banget, penuh penderitaan makanya gak mungkin ada yang mau sakit.

Tapi saat itu saya sakit, lumayan parah dan saya rasa saya gak pernah sakit separah itu sepanjang usia saya, begitu seingat saya...

Ceritanya saat itu sedang ada event di kota Medan Sumatra Utara, badan saya gak enak dan terasa panas. Saya pikir panas biasa karena salah makan yang berakibat diare buang-buang air besar berkepanjangan.

Seperti biasa sakit seperti itu saya abaikan tapi ternyata malah berkelanjutan dan parah, wajah saya tampak sangat pucat kata partner saya saat beliau melihat saya walaupun dari bahasa tubuh tetep gak keliatan kalo saya sakit.

Walaupun suhu tubuh tinggi, demam kata orang pintar saya tetap berusaha melaksanakan tugas saya, yaitu berbicara di forum umum di depan publik sesuai undangan untuk [+]

©2008 Demo | Designed by: Elegant Wordpress Themes & Made free by SOURCE-Promo.com Promo Items | Valid XHTML | WordPress