peluang usaha

dalam setiap pertemuan, sharing bisnis atau forum bisnis yang saya hadiri, topic yang sangat digemari selain masalah permodalan adalah topic tentang sulitnya mencari ide bisnis atau peluang bisnis. para peserta lain yang hadir yang biasanya adalah para pemula atau mereka-mereka yang baru punya niat untuk memulai suatu bisnis selalu mengeluhkan hal tersebut.mereka selalu bingung dan kesulitan dalam menemukan ide-ide untuk memulai.  akibatnya mereka tidak segera memulai bisnisnya karena sibuk mencari ide dan kalaupun ide itu sudah ketemu mereka lalu sibuk lagi berfikir apakah ide yang mereka temukan itu akan cocok buat mereka terjuni bisnisnya.

Kalau menurut saya hal tersebut selalu timbul dalam pikiran para pemula karena mereka salah bergaul dan kurang tepat memilih lingkungan pergaulan.

ada pepatah yang mengatakan apabila ingin jadi penjahat segeralah masuk penjara karena disana banyak sekali penjahat untuk jenis kejahatan yang beragam sehingga sekali pernah dipenjara pada saat keluar pengetahuan dan keahlian tentang kejahatan pasti akan meningkat drastis. yang tadinya penjahat kelas teri setelah keluar penjara akan segera menjadi penjahat kelas kakap.

Kemudian apabila ingin lihai dan menguasai ilmu agama maka masuklah pesantren disana banyak kiai dan para ustad yang akan membimbing, disamping itu biasanya lingkungan pesantren itu tertutup seningga dengan tidak terkontaminasi pengaruh dari luar tembok pesantren maka ilmu agama yang mungkin sulit dipahami akan lebih cepat dan mudah dikuasai.

ada contoh lainnya, di negara ini ada suatu etnis pendatang yang sangat sangat terkenal sebagai pengusaha, entrepreneur, wirausaha, pedagang atau apapun sebutannya. kenapa begitu, karena nenek moyang mereka yang datang ke indonesia, saat menginjakkan kaki di bumi indonesia mencari nafkah dengan membuka usaha sendiri. nah turunan para pendatang itu sedari mereka lahir, kecil dan dewasa dibesarkan oleh lingkungan usaha, dari membuka mata sampai menutup mata – jadinya ketika  mereka berkembang biak di negara ini, membuka usaha menjadi pilihan utama etnis tersebut sebab lingkungan yag membesarkan mereka adalah lingkungan dunia usaha.

berbeda dengan rata-rata penduduk asli atau kaum pribumi di negara ini. lingkungan mereka  biasanya adalah petani.  tetapi anehnya para petani itu tidak ingin anak keturunannya  kelak bekerja sebagai petani juga setelah dewasa seperti orang tuanya.  maka tidaklah menjadi suatu keanehan ketika kaum birokrat mulai dikenal dinegara ini, baik itu pada jaman kerajaan, penjajahan sampai kemerdekaan bahkan hingga kini, para petani itu berlomba-lomba memasukkan atau mendaftarkan anak keturunan mereka untuk menjadi pegawai atau birokrat. karena di besarkan di lingkungan birokrat otomatislah dalam perkembangannya kaum pribumi di negara ini tidak akrab dengan dunia usaha dan selalu bercita-cita untuk menjadi pegawai.

dari dua pepatah tadi maka saya coba simpulkan kalo pingin jadi entrepreneur yang mudah menemukan ide bisnis dan peluang bisnis yang tepat maka hanya ada satu cara yaitu segera bergaullah dengan para pengusaha dimanapun dia berada dan segera bergabunglah dengan lingkungan serta komunitas entrepreneur yang ada.

dengan masuk komunitas entrepreneur dan bergaul dengan mereka otomatis dalam kehidupan sehari-hari yang dibahas adalah de bisnis dan peluang usaha yang ada. dengan menu setiap hari berupa ide bisnis, peluang usaha dan semua permasalahannya, maka saya yakin bahwa seseorang yang tadinya buta dan sama sekali, tidak paham serta asing dengan dunia usaha, maka perlahan tapi pasti akan dengan sedirinya menemukan apa yang dicari selama ini.

secara tidak sadar otak dan jiwa kita akan merekam lalu mencerna semua perakapan yang kita dengar setiap hari. lalu hal-hal itu akan diolah dan akhirnya otak akan familier dengan yang namanya entrepreneur dan dunia bisnis dan pada saat itu terjadi maka saya sangat yakin ide bisnis dan peluang usaha akan berseliweran di sekitar kita.

selain banyak mendengar dan bergabung dalam komunitas, cara yang biasanya saya lakukan buat semakin mempertajam intuisi saya terhadap Ide bisnis dan peluang usaha adalah sesering mungkin melihat aktivitas bisnis dan terlibat didalamnya. Yang namanya terlibat itu saya gak harus ikutan megelola bisis itu tapi saya sedapat mungkin merasakan apa yang mereka lakukan dalam mengelola bisnis tersebut.

cara paling sederhana adalah dengan banyak bertanya dan sedapat mungkin secara sangat detail, itu biasanya saya lakukan pada setiap orang yang terlibat disana, tidak melulu bertanya pada owner atau pimpinannya tapi dengan bertanya pada staf terendah pun saya dapat memperoleh banyak masukan tentang bisnis yang sedang ingin saya ketahui.

dengan menggali banyak informasi secara tidak langsung alam bawah sadar saya terlibat dalam bisnis yang sedang saya pelajari. lalu otak akan mengolahnya menjadi data-data yang saya butuhkan sehingga akhirnya saya bisa menemukan peluang yang melahirkan ide bisnis baru. jika saya tertarik kadang saya tidak segan mengeluarkan biaya untuk itu karena buat saya ini adalah ilmu yang saya harus pelajari sedangkan didunia ini sekarang mana ada yang gratis.

uang yang saya keluarkan saya anggap biaya atau modal,saya perhitungkan kesamna dan harus saya peroleh kembali saat saya menjalankan bisnis baru. seringkali peluang atau ide yang saya temukan melenceng jauh dari bisnis yang sedang saya pelajari. tapi itu adalah hal yang sangat biasa terjadi dalam dunia entrepreneur ini seban dunia yang satu ini bukan dunia ilmu pasti tapi merupakan dunia yang penuh ketidak pastian tapi penuh juga dengan berbagai peluang.

karena saya sudah akrab maka ide dan peluang bisnis selalu berseliweran disekitar saya.

dan bila itu sudah terjadi tinggal melihat kemampuan saya apakah cukup mumpuni untuk menjalankan dan mengelolanya sehingga saya bisa membuat ide dan peluang itu menjadi sebuah keuntungan yang biasanya berupa cash money atau berupa asset.

segera rubahlah lingkungan pergaulan dan petemanan bila memang bener-bener ingin jadi pengusaha atau entrepreneur sejati!!!!!

Leave a Reply