Uang itu cuma Angka-Angka

tanggal 18 Oktober 2008 saya baca tentang difinisi uang menurut Dahlan Iskan di jawa pos yang sangat menarik. Artikelnya seperti ini :

ulasannya cukup panjang tapi yang paling menarik buat saya adalah bahwa uang itu bisa hilang. Hanya cara hilangnya yang berbeda-beda dan cara menangisinya yang juga tidak sama.

saat krisis keuangan yang dimulai awal oktober 2008 kemaren banyak sekali orang yang kehilangan uang sampai puluhan milyar karna hancurnya bursa saham dan pasar modal tapi pada kenyataannya mereka tidak pernah mengalami kesulitan untuk membeli makanan, pakaian, keperluan rumah, bepergian keluar negeri, dst. Makannya juga masih direstoran mahal, kalau bepergian juga masih tidur di hotel bintang lima. Menurut Dahlan Iskan orang- orang itu sebenarnya tidak kehilangan uang. Seandainya uang tersebut tidak hilang di bursa saham atau pasar modal pun, toh tidak akan digunakan untuk membeli apa-apa.

tidak sekarang, bahkan tidak untuk sepuluh tahun lagi. bahkan sampai meninggalpun uang tersebut tidak akan pernah dipakai untuk beli beras.

nah kalau sudah begini apakah yang demikian itu masih bisa disebut uang? yang hilang itu bukan ‘uang’ yang akan dibelikan rumah mewah yang bisa membuatnya lebih bergengsi (karena memang sudah punya rumah). atau yang akan dibelikan kalung mutiara yang bisa membuat tambah cantik (karena berliannya sudah tak terhingga)

makanya yang hilang itu sebenarnya bukan uang, itu hanya angka-angka, karena uang yang hilang tidak pernah akan dipergunakan untuk membeli sesuatu.

kalo hanya angka-angka yang hilang kenapa mesti kita harus sedih dan bilang kalo uang kita hilang!!!

One Response to “Uang itu cuma Angka-Angka”

  1. koleksi maggie Says:
    March 6th, 2010 at 5:25 am editmakasih infonya:)

Leave a Reply