debt collector

posted in: Entrepreneurship, hutang | 4

ketika tagihan saya macet saya sudah tau bahwa akibat terburuk dari kelalaian saya itu adalah saya akan di datangi oleh debt collector. mereka para debt collector akan mendatangi saya untuk melakukan segala tindakan yang perlu agar saya membayar semua kewajiban saya yang macet itu.

tapi karena saya sudah tau akibat terburuk dari ketidak mampuan bayar saya adalah didatenginara debt collector maka dari pertama saya mengambil kredit mental saya sudah saya persiapkan. bukan hanya mental saya saja tapi juga mental keluarga saya terutama mental istri saya. karena kami berdua tahu dan paham akibat kelalaian kami maka apapun yang terjadi saya dan istri harus siap menghadapi para debt collector itu dan siap bernegosiasi dengan mereka. tentu saja dalam hal ini urusan malu dan gengsi dibuang jauh-jauh dari diri kami, toh semuanya sudah terjadi dan semua itu akibat pilihan yang kami ambil saat pertama hendak menjadi etrepreneur. jadi ya sekarang dihadapi sajalah dengan tabah, toh itu juga akibat kesalahan dan kelalaian kami.

sebenernya apasih debt collectot itu.

secara harafiah artinya adalah tukang tagih, yaitu petugas yang harus mengunjungi si kredit macet dengan harapan mengetahui kondisi si kredit macet beserta kondisi keuangannya. disini si collector biasanya akan memberikan pengertian  mengenai kewajiban si kredit macet dalam hal melakukan pembayaran angsuran, dan yang dijelaskan biasanya mengenai akibat yang dapat ditimbulkan apabila keterlambatan pembayaran tersebut tidak segera diselesaikan. supaya ada kesepakatan pembayaran dengan si kredit macet maka  si collector juga dapat memberikan kesempatan atau tenggang waktu bagi debitur untuk membayar angsurannya, karena tujuan utama dari si collector adalah menerima pembayaran dari si kredit macet.

tapi jika si kredit macet ternyata tetep tidak memberikan itikad baik untuk melakukan pembayaran maka si collector tersebut  akan melakukan berbagai cara untuk melakukan kewajibannya dan menghadapi tantangan dari si kredit macet. yang dilakukannyapun dalam menggertak si kredit macet agar membayarpun bervariasi mulai dari membentak, merampas dengan paksa dan lain sebagainya.

jadi disini ada dua kepentingan yang bertabrakan dimana si debt collector harus mengambil uang dari saya karena saya menunggak, sementara saya harus terus menunda pembayaran selama mungkin agar duit yang ada dapat saya putar lagi dalam bisnis, sebab tanpa duit pastinya bisnis saya tidak dapat berjalan normal bahkan bisa mati beneran.

dengan segala keterpaksaan, ketakutan dan kecemasan saya terpaksa menghadapi para debt yang berdatangan kerumah saya untuk melakukan tugasnya. sedapat mungkin saya tidakmenghindari mereka, saya berusaha untuk menemui mereka sepahit apapun nanti yang terjadi. seperti yang sudah di duga para debt menggunakan berbagai cara untuk menagih saya dan saya pun berbicara apa adanya kepada mereka tentang kondisi saya.

karena saya selalu menemui mereka ataupun kalo saya tidak berada di tempat saya selalu menerima telepon dari mereka saya tidak pernah meneui hal-hal yang tidak menyenangkan dari perilaku mereka. mereka memang rata-rata bertampang sangar dan berusaha berbicara dengan nada tegas pada saya tapi tidak dengan nada membentak-bentak, berbeda engan para penagih yang menagih melalui telepon dan mengatas namakan pegawai bank itu, karena menagih melalui telepon mereka punya kecenderungan untuk berbicara keras, kasar dan cenderung arogan.

justru dengan para debt collector yang dikirim oleh bank ini saya lebih bisa bernegosiasi dan meminta pendapat pada mereka tentang apa yang harus saya lakukan dalam menyelesaikan hutang-hutang saya.  sementara dengan para penagih lewat telepon saya tidak bisa berdialog samasekali kecuali saya dipaksa untuk mendengarkan omongan mereka yang biasanya selalu menyuruh saya membayar kewajiban saya tanpa peduli akan kondisi keuangan saya.

ada beberapa kewajiban saya yang awalnya tertunggak jadinya bisa saya selesaikan bahkan bisa saya lunasi karena jasa-jasa para debt ini.   langkah-langkah para debt ini biasanya akan membantu memberikan re-schedule ulang dari seluruh hutang saya yang tertunggak, tentunya dengan persetujuan dari bank tempat saya punya kewajiban, atau merka juga menawarkan diskon yang besar kalo saya bisa melunasinya sekaligus. dan yang juga luar biasa jika bank nya tidak ada kebijakan apapun terhadap saya maka mereka menawarkan dulu pembayaran saat tanggal jatuh tempo tiba dengan kesepakatan saya akan membayar pada si debt collector tersebut setelah lewat tanggal jatuh tempo yang sudah kami sepakati bersama. dan itu semua tanpa bunga atau tanpa tambahan biaya apapun.

dalam kondisi kesulitan financial yang saya alami ini, saya banyak merasa terbantu dengan saran-saran atau solusi yang ditawarkan oleh para debt collector ini. ya saya memang bercerta apaa adanya pada mereka saat mereka datang kerumah untuk menagih termasuk jika saya bener-bener gak punya dana yang di alokasikan buat membayar.

ternyata debt itu adalah teman yang baik saat saya mengalami kesulitan keuangan tapi itu rasanya juga karena perilaku saya yang tidak pernah menghindari mereka dan berusaha tidak pernah melanggar janji dengan mereka. apapun mereka itu juga sama-sama manusia seperti saya yang sama-sama mencari nafkah untuk menghidupi keluarga. saya berusaha menghormati mereka apapun tingkah mereka, saya yakin mereka tidak akan mungkin selama-lamanya selalu bersikap buruk pada saya, mereka toh punya banyak target yang harus ditagih sementara saya hanya hanya menghadapi para debt collector sesuai dengan seberapa banyak bank yang saya macetkan pembayarannya.

terganggu pastinya karena setiap hari harus menhadapi dan berbicara serta bernegosiasi dengan debt collector yang berbeda atau yang baru lagi, tapi itu adalah ongkos yang harus saya bayar karena kesalahan saya. saya toh tetep harus menikmati dan menjalani masa sulit ini setelah sekian lama menikmati indahnya dana kredit dari bank. semuanya harus seimbang dan saya yakin saya mampu menghadapinya karena ada janji allah yang hanya memberikan cobaan sebatas seseorang itu mampu menghadapinya.

resiko kedit macet adalah didatangi debt collector, resiko didatangin debt collector adalah terganggu dan malu. tapi itu semua terjadi karena memang resiko itu yang akan saya hadapi karena kesadaran saya saat bermain kredit. jadi apapun yang terjadi saya harus bisa dan mampu menghadapi dan bernegosiasi dengan para debt collector itu.

Leave a Reply