Contoh Perhitungan Bisnis yang Benar

posted in: Entrepreneurship | 0

Contoh Perhitungan Bisnis yang Benar – Dalam memulai sebuah bisnis lebih baik kita punya panduan dalam bisnis yang berupa hitung-hitungan bisnis yang mau kita bikin. Panduan berupa hitung-hitungan itu bisa kita bikin sendiri berdasarkan pengamatan yang kita lakukan sendiri, bisa juga dari mencontek dari hitungan bisnis yang sudah ada atau bisa juga dengan cara minta dibikinin hitungan sama orang yang memang jago menghitung.

Hitungan bisnis itu boleh akurat boleh juga nggak akurat, memang yang terbaik adalah jika kita punya hitungan yang akurat tapi kalo nggak punya juga nggak apa-apa sebab pada kenyataannya sebuah bisnis yang sama, jika dikerjakan oleh orang yang berbeda-beda hasilnya juga nggak sama. Tapi mending punya panduan hitungan daripada nggak punya panduan sama sekali kan.

Seperti ini kira-kira contoh dari perhitungan bisnis Warnet dan Laundry:

  1. Contoh Perhitungan Warnet :
    Jam Operasional : 09.00 – 12.00 (15 jam)
    Komputer Warnet : 10 unit
    Pegawai : 2 orang dengan gaji 400 ribu/orang
    Tarif sewa : Rp 3.000,- /jam

Jam Operasional x Unit Warnet x Tarif Sewa x 30 hari x 60% = Omset/bulan
15 x 10 x 3.000 x 30 x 60% = 2.700.000

Omset : Rp. 2.700.000,-
Gaji     : Rp. 800.000,-
Listrik : Rp. 500.000,-
Speedy : Rp. 750.000,-
————————– (-)
LABA : Rp. 650.000,-

Dalam perhitungan ini, memang masih belum dihitung biaya perawatan dan biaya penyusutannya.

  1. Contoh Perhitungan Laundry :
    Jumlah Mesin Cuci : 3 unit
    Biaya Cuci/Kg : Rp. 6.000,-
    Biaya Listrik : Rp. 1.000.000,-
    Biaya Gaji Pegawai : Rp. 2.000.000,- (4 orang)

Mesin x Omset/hari x Tarif Cuci x 30 hari x 60% = Omset/bulan

Kalau setiap hari kita mendapatkan 100kg/mesin maka :
3 x 100 x 6.000 x 30 x 60% = Rp. 54.000.000,-

Omset/bulan : Rp. 32.400.000,-
Biaya Listrik : Rp. 1.000.000,-
Biaya Gaji : Rp. 2.000.000,-
Softener/Deterjen : Rp. 4.000.000,-
Biaya Penyusutan Alat 5% : Rp. 2.700.000,-
——————————————- (-)
LABA Rp. 22.700.000,-

Beginilah contoh perhitungan kedua bisnis itu berdasarkan dan menurut perhitungan bisnis yang dibuat oleh kawan senior saya….

Apakah perhitungan ini benar atau salah? Ataukah perhitungan ini akurat atau tidak?

Sepertinya nggak ada yang tau sebelum kita membuka kedua bisnis ini sendiri atau diberitahu oleh para pelaku kedua bisnis ini. Sebab hanya para pelaku kedua bisnis saja yang tahu, tapi apapun hasilnya minimal kita punya panduan perhitungan, daripada nggak punya sama sekali kan, mendingan punya korek api yang bisa dinyalakan daripada meraba-raba dalam gelapkan…

@sa_murai
samurai jagoan.com
wenmit.com
fb = samurai jagoan