Bermimpi yuk…

posted in: Entrepreneurship | 0

Power of Dream

Orang bilang mimpi itu bunganya tidur, tapi mimpi yang saya maksudkan disini sudah pasti bukan bunganya tidur. Saya menganggap bahwa mimpi juga dapat diartikan sebagai sebuah cita-cita.

Tapi bukan juga seperti cita-cita yang kita angankan saat kita masih kecil, yang setiap saat bisa berubah sesuai apa yang lagi disukai, seperti misalnya cita-cita pingin jadi tentara, dokter, guru bahkan punya cita-cita pingin jadi presiden.

Mimpi yang saya maksudkan ini lebih pada suatu cita-cita atau ide dari realita yang pada suatu saat akan jadi kenyataan. Mimpi seperti ini tidak akan pernah jadi kenyataan jika tidak diusahakan untuk dicapai. Karenanya untuk itu diperlukan sebuah tekad kuat dan kerja keras untuk mewujudkannya.

Bagi siapapun juga yang pingin maju dan sukses bekehidupan disarankan banget untuk bermimpi sesering mungkin. Trus bukan cumin sekedar punya mimpi saja tapi juga harus berusaha semaksimal mungkin tanpa pernah putus asa untuk mewujudkannya.

Kawan saya, seorang entrepreneur muda pernah bercerita kalo dulu sewaktu beliau masih kecil selalu bermimpi pingin sekali punya mobil pick up seperti punya tetangganya yang merupakan orang paling kaya di kampungnya. Mimpi yang dianggap oleh kawan-kawan sepermainan sebagai mimpi yang konyol itu nggak pernah bisa hilang dari benak beliau, bahkan sampe beliau dewasa.

Karenanya sesaat  setelah beliau selesai dengan sekolahnya maka yang dilakukannya adalah melamar pekerjaan di sebuah perusahaan besar dan bonafit dengan harapan segera dapat gaji yang besar sehingga uang gaji itu bisa segera dipakai buat membeli sebuah mobil pick up dambannya.

Sekian tahun bekerja, beliau mulai putus asa sebab mobil pick up dambaannya nggak kunjung terbeli. Kisahnya berlanjut, beliau pingin coba peruntungan baru, karena jadi karyawan sampai level supervisor nggak kunjung bisa mewujudkan mimpinya untuk bisa punya mobil pick up, beliau memutuskan untuk di – PHK alias berhenti bekerja. Minta pensiun dini dan banting setir nyari duit dengan membuka usaha sendiri.

Seperti pada kisah-kisah klasik lainnya. Nggak lama setelah beliau memulai bisnisnya, bahkan nggak sampe setahun setelah beliau berhenti bekerja di perusahaan besar itu beliau sudah bisa membeli mobil pick up dambaannya itu, mobil yang selalu menjadi mimpinya.

Trus pada akhir ceritanya itu beliau bilang ke saya “tau gitu dari dulu aja saya bikin usaha sendiri, jadi pengusaha gitu, jadinya kan nggak perlu membuang waktu 10 tahun dan capek-capek kerja di perusahan besar itu.”

“hahaha”, saya ketawa ngakak, trus disela-sela ketawa itu saya bilang ke beliau “sebenenarnya kesalahanmu itu bukan karena kamu kerja ikut orang selama 10 tahun, tapi kesalahan fatalmu itu karena kamu salah bermimpi.”

Beliau jadi terbengong-bengong mendengar celaan saya itu. Sebelum beliau sempat berkomentar maka saya pun berkata lagi “kesalahan fatalmu adalah karena kamu itu salah bemimpi, coba dulu kamu mimpinya gak cuman pingin punya mobil pick up tapi pingin punya mobil BMW, mestinya kamu sudah lebih kaya lagi dari sekarang”

Beliau pun jadi ikutan tertawa ngakak, mengiri suara ketawa saya yang gak putus-putus. Tapi yang terpenting sejak kami ngobrol saat itu beliau berjanji pada dirinya sendiri untuk mulai membangun mimpi barunya yang jauh lebih besar lagi.

Banyak ungkapan yang kesannya sepele tapi dalam dunia nyata sesungguhnya sangat penting untuk jadi pegangan buat kita, seperti: ‘hati-hati dengan mimpimu sebab mimpimu itu bisa jadi kenyataan’ atau ‘gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di langit’.

Kalimat-kalimat norak seperti itu  sering kita dengar saat kita sekolah, saat di TK, SD bahkan mungkin sampe di perguruan tinggi. Cuman seringnya kita cuekin aja nggak kita gubris dan perhatikan (soalnya emang kalimat paling pasaran) tapi pada kenyataannya kalimat norak tadi penting banget dan seringnya memang bisa jadi kenyataan, pada kebanyakan orang sukses yang percaya pada kalimat tadi.

Karenanya mulailah dari sekarang kita membangun mimpi-mimpi kita segede-gedenya, lalu pelan-pelan mulailah juga berusaha mewujudkannya dari sekarang, nggak pake ditunda-tunda lagi dengan berbagai alasan yang memang semuanya masuk akal. Mulailah semuanya dari sekarang dengan melakukan langkah kecil yang kita pahami dan bisa kita lakukan.

Dengan keyakinan yang teguh kita bisa mengerahkan semua potensi yang kita miliki, apalagi kalo kita dalam posisi terdesak oleh sebuah kebutuhan. Pada situasi ini kita akan bertindak yang seringnya berada diluar nalar orang kebanyakan dan sebagai akibatnya kita akan segera mencapai hasil yang maksimal yang akan membuat mimpi-mimpi itu semakin nyata.

Jika sudah ada mimpi kita yang terwujud, segeralah membuat mimpi baru yang lebih besar lagi yang lebih dahsyat lagi. Kata para motivator dalam buku-bukunya dan seminar-seminarnya, orang besar punya impian yang besar juga sedangkan orang kecil, impiannya juga kecil. Kalo kita pingin berubah maka yang pertama dilakukan adalah dengan mulai merubah ikuran mimpi-mimpi yang kita punyai.

Mimpi itu gratis lho, nggak memerlukan biaya. Bahkan tidak ada sebuah pertaturanpun di dunia ini yang melarang seseorang untuk bermimpi dan punya mimpi. Meskipun kita gak punya uang kita nggak akan dipungut biaya sepeserpun untuk bermimpi menjadi sukses dan kaya raya ?

Tapi anehnya, pada kenyataan yang ada, nggak semua orang berani punya mimpi dan bermimpi. Walaupun dia tau bahwa punya mimpi itu gratis dan nggak ada peraturan yang melarang.

Alasan yang sering dikemukakan adalah adanya keraguan dalam diri kita terhadap mimpi-mimpi kita sendiri ? kita nggak yakin pada kemampuan diri sendiri bahwa kita akan mampu mewujudkan mimpi-mimpi itu. Trus yang sering muncul juga adalah mimpi itu dianggap bertentangan dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapinya atau bahkan dengan budaya masyarakat yang ada.

Sebagai akibatnya sering banget kita melihat banyak pemimpi yang di cap aneh bahkan dianggap gila oleh orang-orang yang ada disekitarnya. Situasi seperti ini benar-benar menakutkan lho, soalnya kita kan memang gak hidup sendirian. Kita kan hidup bermasyarakat.

Orang-orang disekitar kita punya peranan sangat besar untuk membuat kita mampu membangun mimpi atau bahkan membunuh mimpi-mimpi yang kita punya.  Kita menjadi percaya diri karena ada yang mendukung, kita menjadi hancur disebabkan nggak ada yang mendukung kita, yang ada hanyalah celaan yang dating bertubi-tubi.

Walaupun gratis dan gak dilarang untuk bermimpi pun seseorang juga butuh mental yang kuat apalagi untuk bisa mewujudkannya.

Benturan banyak datang terutama dari kalangan dekat kita, seperti orang tua, pasangan kita (istri atau suami), anak-anak, teman, sodara dan tetangga. Kondisi ini pastilah sangat berbahaya buat mempertahankan mimpi yang ada, bahkan nggak jarang mimpi kita bahkan mati sebelum sempat berkembang.

Nggak ada yang lebih mengerikan daripada terbunuhnya sebuah mimpi akibat tidak ada dukungan dari orang-orang tercinta.

Dalam kehidupan ini sudah terbukti lho kalo sangat sedikit orang yang bisa mencapai impiannya sendiri. Terutama kalo kita bandingkan dari segitu banyaknya penduduk Indonesia. Apalagi kalo dibandingin ama penduduk dunia, hehehe…

Karenanya para motivator selalu menyarankan selain punya mimpi kita juga mesti punya rencana untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang kita punya. Tetep aja yang paling pertama harus punya mental yang kuat. Lantas harus juga punya tekad yang kuat, setelah itu barulah kita mesti bertemu dengan banyak orang untuk bisa menceritakan semua impian yang kita punya.

Sering-sering aja bercerita pada setiap orang yang kita ajak bicara atau yang mengajak kita bicara, biarin aja dianggap gila dan gak waras. Sekali memang sulit dan sangat memalukan, tapi kalo sering dilakukan pasti akan jadi kebiasaan, masuk kuping kiri keluar dari kuping kanan. sebuah kebiasaan selalu terbangun karena sering dilakukan. Ingat aja pepatah ’bisa karena biasa’.

Yang tadinya malu-maluin akhirnya bisa jadi ketagihan ?

Mimpi adalah modal dasar untuk sukses, banyak orang sukses yang sudah membuktikannya. Dari mimpi segalanya bisa tercapai. Sebaiknya bangunlah mimpi dari sekarang, nggak peru lagi takut bermimpi, apalagi jaman sudah berubah nggak lagi seperti dulu, semua sudah lebih terbuka dan transparan sekarang.

Mimpiin aja semua yang indah-indah dan yakinlah bahwa mimpi-mimpi kita itu bakalan terwujud. Yakinlah aja kalo mimpi itu punya kekuatan.

Kekuatan sebuah mimpi bisa mengantarkan kita menjadi apa yang kita mau. Kuncinya cuman satu aja kok, cuman harus berani….
Beranikah kita bermimpi?
Beranikah kita berusaha mewujudkan impian itu?

Maka segeralah berani bermimpi………
Segeralah bermimpi….