Sadari kalo Tuhan memang maha asyik!

posted in: Artikel Menarik | 3

Luar biasa Tuhan dalam mendidik umatnya, diberi masalah agar kita dewasa, diberi sakit agar kita punya rasa syukur & menjaga badan. Diberi cobaan agar kita tegar,  woooow…. Tuhan memang maha asyik! “Maha asyik Tuhan dengan segala firmannya” by Baron Mahadewa,

Status mantan preman ini di facebook mempengaruhi hati nurani saya untuk menulis….

Emang sih pada kenyataannya dalam pekerjaan apa saja dalam posisi apa saja saya selalu diingatkan oleh Alloh, dan Alloh itu kalo memperingatkan tidak pandang bulu. Yang sering terjadi adalah saya selalu menduga kalo peringatan Alloh itu diberikan jika kita sedang melakukan kesalahan dan sedang dalam kondisi kesulitan. Tapi pada kenyataannya nggak juga, peringatan Alloh datang secara tiba-tiba dikala saya lengah. Gak peduli saya sedang senang atau kah saya sedang susah.

Banyak teori yang bilang selama Alloh sayang sama kita maka Alloh akan selalu mengingatkan kita sebagai hambanya dan peringatan itu bisa lewat kesusahan yg sering disadari sebagai peringatan,ujian atau fitnah dan bisa juga lewat kesenangan yang kadang kita sering lupa kalo itu juga merupakan salah satu bentuk ujian dari Alloh, jadi dalam situasi senang dan susah jangan pernah lupakan Alloh karena semua itu ujian untuk meraih cintaNYA yang kekal..

Disaat saya sedang mendapatkan karunia dari Alloh dulu dimana hampir semua kredit yang saya ajukan selalu cair dan di acc oleh bank, dimana bisnis saya berjalan dengan sangat lancar dimana apa yang saya inginkan rasanya begitu mudah saya peroleh, saya langsung curiga apakah ini suatu bentuk peringatan dari Alloh?

Karena saya merasa semuanya begitu mudah dan nikmat, beda dengan kondisi sebelumnya dimana saya pernah begitu sulit dalam melangkah, harus merangkak dan merambat pelan, tapi kemudian tanpa saya sadari karena saya hanya berkonsentreasi dalam berusaha bangkit, tiba-tiba ‘booom’ semuanya tampak gampang banget dan saya pun bangkit berdiri dengan gagah.

Saya langsung diskusikan sama pasangan saya tentang kecurigaan ini, dan secara kata-kata pasangan saya setuju dengan pikiran saya bahwa bisa jadi ini adalah suatu proses pendidikan dari allah supaya saya dan pasangan gak terlena. Tapi apa mau dikata saya dan pasangan saya tetep aja manusia biasa walaupun kami waspada dan tetep berjaga, kesuksesan itu melenakan kami, kami tetep terkena dampak dari kesuksesan dan kami terlena. Kami waspada tapi kami tetep terlena – situasi yang cukup ruwet kan – tapi itulah manusia sadar tapi lalai. (pengalaman ini sudah saya tulis dalam buku saya yang berjudul kaki diatas kepala dibawah)

Saya dan pasangan sedang didik dan diuji oleh Alloh, diuji dalam kesenangan dan ternyata kami kurang pandai menjaga diri sehingga sebagai akibat kami berdua diberi didikan dan ujian kedua oleh allah berupa kesulitan keuangan yang menurut saya sangat dahsyat lebih dahsyat dari ujian-ujian dari allah sebelomnya.

Bener-bener berat banget karena kami diberi kesulitan keuangan setelah kami terbiasa bermain dan bergelimang dengan uang, saldo rekening sekarang hampir selalu nol padahal dahulu ratusan juta selalu bertengger manis dalam rekening kami berdua.

Kalo kita tabah maka kita kan bilang kalo Tuhan itu emang asyik kok, karena Dia pasti tau kemampuan kita mengerjakan ujian itu, tinggal kitanya aja yang mesti jeli dan berhati-hati dalam mengerjakannya. Teori yang berlaku kalo kita bisa mengerjakannya maka pasti kita kan  naik kelas, pangkat kita akan bertambah, dan kejayaan serta kesuksesan kita akan bertambah berlipat-lipat semuanya.

Teori memang selalu enak didengar dan selalu seakan-akan mudah untuk dilakukan, tapi pada kenyataannya walaupun saya percaya 100% pada teori itu saya hampir limbung dan hampir hilang akal dalam menyelesaikan ujian kehidupan ini. Pendidikan dan ujian kesenangan dari Alloh tidak berasa sebagai ujian tapi pendidikan dan ujian dari Alloh yang berupa kesulitan dan kesakitan bener-bener luar biasa dahsyattnya.

Berat banget!!

Banyak orang pandai, motovator dan berbagai tokoh bijak mengatakan jika saya pengen berhasil, sukses dan pengen naik kelas ya saya harus mampu menyelesaikan UJIAN saya. Kalau saya ingin naik kelas ya harus lulus ujiannya, dan saya kalau tidak mau dan mampu mengikuti ujiannya sampai kapanpun juga tidak akan pernah naik kelas atau peringkat…

Pilihan yang sangat sulit, dalam kondisi ini mau atau tidak mau jawaban yang saya harus berikan adalah saya harus mau dan harus mampu menyelesaikan pendidikan dan segala ujian dari Alloh ini. banyak kawan yang memberikan semangat dan support pada saya, mereka selalu bilang kalo Tuhan memberikan ujian, atau kesenangan terhadap umatnya pada dasarnya adalah suatu kenikmatan agar saya sebagai umatnya atau hambanya selalu dekat denganNya dan untuk  menjadikan saya lebih baik dan sukses dari sebelumnya.

Sekarang semuanya kembali lagi pada diri saya sendiri mau menganggap Tuhan itu maha asyik atau nggak – karena saya sedang mengalali dilema berat dalam mengerjakan pendidikan dan ujian ini – mohon doanya agar saya lolos dari cobaan dan ujian dari Alloh ini dan mohon doanya agar saya selalu menganggap bahwa Tuhan memang maha asyik!

Alhamdulillah sampai detik ini saya masih sangat yakin bahwa Alloh pasti memberikan yang TERBAIK, baik itu berupa cobaan dan  nikmat, rasanya PASTI asyik….

“Maha asyik Tuhan dengan segala firmannya”

Leave a Reply