problem

posted in: Artikel Menarik, Sumber Daya | 3

problem atau masalah, apapun itu tetep sesuatu yang bikin kepala saya pusing, walaupun sekarang lagi ngetrend sebagian teman memberikan julukan positive padanya yaitu sebagai happy problem. tapi se-happy-happynya kalo problem itu gak selesai-selesai atau gak ketemu solusi penyelesaiannya jangan harap saya bisa tidur nyenyak.

problem apapun itu tetep merupakan bagian dari kehidupan saya jadi saya gak boleh menghindarinya bahkan malah gak mungkin menghindarinya. yang sedikit bisa membantu mungkin adalah saya bisa mengantisipasi problem tersebut sehingga akhirnya resiko yang terjadi akibat problem itu gak berkembang dan melebar.

menghindari problem pasti akan bikin kepala saya pusing sama pusingnya saat saya sedang mengalami problem, jadi ya satu-satunya jalan saya harus selalu bersiap-siap sepanjang hidup saya ini. lagian saya sebagai manusia biasa tampaknya tidak suka pada masalah atau problem tapi pada kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari bukannya problem itu yang datang ke saya melainkan sayalah yang menghampiri problem itu.

kok bisa, ilustrasi singkat menurut versi saya seperti ini……..

menurut pikiran norak saya, saya akan bisa hidup tenang dan nyaman sebagai seorang bujangan yang tidak berpacaran atau kemudian tidak menikah. apapun dan seberapapun penghasilannya, seorang bujangan akan selalu  cukup. tapi kemudian karena tuntutan berbagai hal baik budaya, biologis dan sosialita akhirnya saya memutuskan untuk berpacaran. saat berpacaran itu, dalam kehidupan saya yang tenang mulai timbul berbagai masalah sedikit demi sedikit. yang tadinya uang hanya habis untuk dinikmati sendiri sekarang terpaksa memutar otak untuk mengupayakan uang itu agar cukup dipake hidup dan menyenangkan pacar. itu kalo pacarnya cuman satu tapi kalo kemudian berpacaran dengan banyak cewek pastinya duit akan lebih tekor lagi kalo saya gak siap dengan berbagai sumber penghasilan baru.

tapi sudah tau akan bermasalah dengan keuangan dan bisa bermasalah dengan cewek-cewek itu kalo ketahuan mendua, saya bukannya kapok tapi justru menjadikannya tantangan baru untuk sering-sering berpacaran dengan lebih dari satu cewek dalam tempo bersamaan. tantangan baru itu kan kata lain dari masalah baru.

kemudian kalau cocok dengan cewek itu lalu diteruskan ke jejnjang pernikahan,  pasti semakin banyak problem yang akan timbul. dari yang biasa tidur dan hidup sendirian sekarang menjadi hidup dan tidur berpasangan. bisa ditebakkan masalah-masalah yang bermunculan.

itu masih belom cukup, setelah menikah beberapa bulan maka pasangan saya mengandung sehingga masalah lain pun muncul. terutamanya pasti masalah keuangan, untuk beli susu hamil, periksa kedokter dan lainnya. setelah hamil lalu melahirkan dan saya punya anak, masalah saya semakin meningkat yang tadinya beli baju untuk sendiri saja trus setelah menikah harus membelikan baju istri sekarang setelah punya anak, harus pula dibelikan anak-anak baju.

dan seterusnya dan seterusnya…….

problem selalu menjadi bagian dari kehidupan saya tanpa saya sadari dan tanpa saya sadari juga dari hari kehari problem kehidupan yang harus saya hadapi semakin sulit dan meningkat resikonya. tapi tanpa saya sadari pula saya selalu berusaha menghadapi dan melewatinya dan biasanya berhasil. bukti dari keberhasilan saya dalam hal ini adalah kini saya punya dua orang putra yang sudah berusia 8 tahun dan 4 tahun sedang usia perkawinan saya memasuki tahun kesepuluh.

dan itu seperti tidak terasa……..

apalagi kemudian usia saya pun sudah hampir 39 tahun, mestinya dalam kurun waktu 39 tahun itu berbagai masalah dan problem baik yang sengaja saya bikin atau yang gak sengaja, mestinya berseliweran disekitar saya. apakah itu happy problem ataukah itu hard problem, ternyata semua bisa saya lewati. apakah itu terselesaikan dengan baik ataukah masih menggantung yang dapat meledak dikemudian hari. dan tampaknya saya juga tidak terlalu ambil pusing dengan semua problem yang menghampiri saya selama 38 tahun hidup ini. yang penting kata saya dalam hati, saya bisa melewatinya dengan selamat – kalau itu terjadi kenapa musti pusing-pusing dan harus takut bila menghadapai problem .

saya bilang setiap manusia pasti gak bisa menghindarinya, jadi kenapa musti takut untuk mengambil resiko. bukankah resiko juga kata lain dari masalah atau problem. menurut saya lagi rasa takut itulah sesungguhnya masalah terberat dalam kehidupan ini. jika saya bila menghalaunya, jika kita bisa menghalaunya dari hati dan pikiran kita, insyaallah segalanya akan lebih mudah kita jalani.

lagian secanggih apapun saya berusaha menghindari suatu masalah, saya tetep saja tidak bisa menghindarinya, saya akan tetep menemuinya suatu hari kelak. karena problem adalah bagian dari saya dan bagian dari kehidupan kita.

seperti misalnya kalau dulu saya tidak menikah pastinya orang tua saya terutama ibunda akan terus ngomel setiap harinya melihat anak pertamanya jadi bujang lapuk seumur hidup. belum lagi pandangan para tetangga yang dengan sinis menatap menuh makna ‘ngganteng-ngganteng kok gak punya pacar, mosok seeh gak laku, jangan-jangan pumya kelainan’ bukannya saya menghindar dari masalah kalau ini yang terjadi tapi saya terperosok problem yang lebih rumit dan bikin pusing.

sebaiknya menurut pikiran otak saya ini, jadikanlah problem itu sahabat terbaik, bila itu terjadi insyaallah saya akan selalu siap dan waspada.

sepertinya tantangan terbesar adalah bagaimana bisa menerima suatu masalah, problem, kekalahan, kegagalan, dan kekecewaan dengan legowo dan lapang dada tanpa harus kehilangan semangat untuk mencoba kembali – keberhasilan hanyalah bonus dan bukannya tujuan utama………

Evi Hn
Evi Hn

Dpt Menerima kekalahan, kegagalan dan bangkit lagi, itu bukan tantangan tapi Kekuatan . kekuatan itu hanya didpt pada Orang yg Tawadu, Pada Kekuatan Allah. Krn sekeras apapun kita berusaha, Allahlah yg menentukan Keberhasilan tsb.
Muhammad Kurniawan
Muhammad Kurniawan

Yang pasti keberhasilan tanpa kekalahan, kegagalan, dan kekecewaan adalah kebetulan..bukan ikhtiar!!!!
Asdwin Noor
Asdwin Noor

Kegagalan bukanlah pada saat kalah atau jatuh. Tapi, Kegagalan adalah penolakan untuk bangkit kembali. Semangat Samurai San!

Leave a Reply