makan enak

posted in: Artikel Menarik | 1

tanggal sembilan belas malam, kami anggota mm juara ber-mm di kediaman mas rian di sidoarjo. setelah sebulan penuh tidak bertemu, sehabis milad di jakarta dan setelah itu ada show off ukm jatim, para anggota mm juara banyak bercerita tentang kegiatannya masing-masing.

ini kedua kalinya mm juara berkumpul dengan lebih dari 50% wajah baru. mereka yang baru seperti mas yuda yang berbisnis di bidang it sekarang sudah lebih banyak bicara dari pada sebelumnya, dia bercerita tentang berbagai kemajuan di bidang penjualan bisnisnya. cerita mas yuda cukup lama, padahal pada mm sebelumnya dia hampir tidak punya cerita apa-apa. sedang mas yudi salah satu anggota baru juga bercerita tentang perjuangannya dalam memulai bisnis, setelah di phk dari tempat kerjanya mas yudi sedang merintis penjualan sabun curah.

mas noya, saya, mas febri, mas ferdian dan pak farid b juga mendapat giliran bercerita tentang perkembangan bisnis masing-masing. pada intinya perkembangan bisnis kami semua mengalami kemajuan dan kami masing-masing sedang mencoba melaksanakan strategi-strategi baru.

ada satu anggota ter-gress dari mm juara, mas rian namanya. seperti 80% anggota mm juara dia ini juga masih sangat muda namun bedanya dengan kawula muda anggota mm juara lainnya, mas rian ini sudah berani menikah. dia masih pengantin baru. usia perkawinannya belom lagi melewati sebulan.

walaupun masih sangat muda perjalanan bisnis mas rian ini luar biasa, dia bisa dikategorikan juragan jamur. bisnisnya gak jauh dari kuliner. mas rian megelola sekitar 15-an outlet masakan jamur, karyawannya saja sudah belasan orang. pertumbuhan ke lima belas outletnya itu juga tergolong cepat, tidak sampai setahun sudah berkembang sedemikian banyak.

keseriusan dan keberanian mas rian dalam mengelola usahanya ini langsung bikin anggota mm juara lainnya salut. dia juga cerdas dalam membagi segmen bisnis kulinernya. mas rian punya dua brand yang dipakai buat membesarkan bisnis jamurnya.

jamur crunchy salah satu brand yang dipakai buat beberapa outletnya yang ditujukan pada segmen menengah bawah. model outletnya cukup unik berbentuk jamur dan di didirikan di daerah kaki lima yang ramai seperti dekat sekolah dan dekat mini market. outlet-outlet ini berkembang dengan pesat dan hampir tanpa strategi marketing yang aneh-aneh. mas rian hanya menggunakan kekuatan marketing dari mulut ke mulut. kekuatan mulut ke mulut di tambah harga jual per outlet yang terjangkau sekitar 5 juta-an, membuat outlet jamur crunchy ini banyak peminatnya.

brand yang satu lagi dengan nama Mushroom Factory atau jamur factory, saya lupa tepatnya. outlet yang ini khusus menyasar konsumen menengah atas, pemilihan lokasinya juga luar biasa. outlet pertamanya saja justru di bikin di tunjungan plaza persis di depan pintu masuk bioskop XXI. tempat yang paling ramai dan harga sewa yang termahal. sekitar 80 juta lebih modal yang dikeluarkan mas rian untuk mbuka outlet ini. tapi keberaniannya terbayar dengan sukses, hasil perharinya cukup membanggakan dimana pembeli sering harus mengantri dalam memesannya.

belum cukup berbisnis produk makanan olahan berbahan dasar jamur, mas rian juga menyandingkan bisnis makanannya dengan bisnis outlet minuman. yang dijual juga hanya minuman teh, tapi saya lupa brandnya pokoknya terkenal kok, antara teh poci atau teh tong tji. pokokā€™e antara dua merek itu.

pada masa jayanya sekitar pertengahan tahun dua ribu delapan, outlet teh ini yang letaknya di dekat sekolah menghasilkan omset 3 juta per hari selama tiga bulan berturut turut, padahal saat itu mas rian sudah punya dua outlet. bisa di kira-kira sendiri kan berapa penghasilan anak muda ini saat itu. sekarang walaupun sudah tidak seramai dulu tapi perputaran bisnis teh-nya ini pun cukup bikin kami ngiler-ngiler.

bisa menghasilkan uang sendiri dalam jumlah yang besar tanpa harus dapat tekanan dari orang lain, yang membikin mas rian mengundurkan diri sebagai karyawan dari salah satiu kantor telekomunikasi swasta. anak muda ini bahkan sempat mendapat posisi yang membanggakan sebagai pimpinan unit kerja saat ditugaskan di arab saudi dimana dia membawahi dan mengomandoi orang-orang arab.

hebat kan, saat orang indonesia berlomba-lomba jadi tki di arab, mas rian justru memerintah dan mengawasi kerja orang arab.

dari sekadar iseng akhhirnya mas rian berkonsentrasi penuh di ketiga bisnisnya ini dan melepaskan status karyawannya dan meninggalkan semua fasilitas yang diberikan oleh kantornya.

keisengan mas rian gak sampai disitu aja, selain dia sudah punya menu tetap berupa jamur goreng renyah berbumbu aneka rasa, dia juga selalu mencoba membikin berbagai menu baru, tetap dengan bahan dasar jamur.

malam itu kami disuguhi mas rian dengan omelet jamur yang gurih, tidak cukup dengan itu ada lagi botok jamur yang pedas dan berkuah. salah satu prodak unggulannya juga dia keluarkan, berupa bola-bola daging dicampur kanji dan jamur, yang ini wueeenak tenan. dia sebut bakso jamur tapi kami lebih suka menyebut syomai atau dim sum jamur.

tiga olahan makanan jamur ini bikin kami rebutan mencoba, sehingga mulut lebih sering digunakan buat mengunyah dari pada diskusi. sambal botol menjadi favorit kami, dengan cepat dia berpindah dari tangan ke tangan karena kami lahap sekali makannya.

selain jamur mas yudi ternyata juga membawa dua porsi besar martabak terang bulan yang satu dengan topping vanila dan satunya dengan topping durian. martabak terang bulan ini adalah produk yang menjadi bisnis kawannya yang sedang dia promosikan ke kami. sungguh pencuci mulut yang tepat. setelah kami menikmati gurihnya berbagai masakan jamur, mulut kami langsung di cuci bersih dengan terang bulan rasa vanila dan durian.

dengan perut kenyang kami lanjutkan diskusi, ada banyak saran buat kawan mas yudi supaya outlet martabaknya ramai. rupanya selama ini oulet yang terletak dekat pabrik eccho sidoarjo itu tidak nampak menonjol karena dikelilingi oleh pedagang kaki lima yang lain. salah satu usulan dari mas febri dan mas rian adalah agar outlet terang bulan itu di cat dengan warna yang lebih menyolok dan diberi lampu kelap kelip supaya langsung nampak mencuri perhatian pengendara yang lewat.

menjelang tengah malam mas rian mengeluarkan sajian surprisenya berupa sate jamur berbumbu kacang di campur sedikit petis.

nyam-nyam yummi dummi…

begitu matang langsung disikat habis, bener-bener sekejap mata gak sampai dua menit. wueenak tenan.

tapi napsu makan kami malam itu sungguh luar biasa, sejam sebelum pesta sate jamur mas ferdian mengeluarkan masakan uji cobanya berupa sambosa india bumbu kare berisi daging. makanan yang mirip pastel ini sungguh luar biasa enaknya karena isinya hampir 75% daging dan rasanya pedas.

rencananya mas ferdian akan mengolahnya menjadi outlet sambosa india ‘wan takur’ dan akan segera di lounching secepatnya agar warga tda surabaya lainnya bisa turut menikmati lezatnya rasa sambosa india ini dan lezatnya kucuran uang yang dihasilkan dari bisnis ini.

rasa pedas sambosa india ‘wan takur’ lom hilang dari lidah kami, saat sang nyonya rumah, istri dari mas rian mengeluarkan roti panggang isi coklat keju. dan seperti biasa begitu makanan tersaji walau masih panas-panas langsung disapu bersih.

bayangkan saja roti panggang coklat keju, siapa sih yang gak doyan!

ketika waktu sudah menunjukkan pukul 00 tepat, saya berlagak pamit karena harus menemani anak-anak dirumah, padahal sungguh mati perut saya rasanya full, kenyang banget oleh makanan-makanan enak yang tersaji. otak sudah tidak mampu berfikir lagi pinginnya segera tidur di rumah.

rasanya teman-teman mengalami masalah yang sama, karena mereka ternyata juga ikutan pamit. padahal biasanya mm juara kalau berkumpul dan berdiskusi baru bubar menjelang azan subuh.

makanan enak dan diskusi seru yang bermanfaat adalah menu utama setiap forum mm juara.

Leave a Reply