gue banget lho!!!

posted in: Artikel Menarik | 0

dalam suatu perjalanan naik mobil menuju bogor, saya mendengarkan siaran di radio yang membahas tentang kesuksesan.

si penyiar bilang gini ‘kita gak usah susah-susah mikirin tentang kesuksesan karena hakekat dari kesuksesan itu sendiri adalah situasi dimana kita bisa berbuat apa saja dan kapan saja sesuai dengan keinginan kita’. trus penyiarnya nambahin lagi ‘saat arti sebuah kesuksesan dibikin sulit dan dikait-kaitkan dengan banyak hal oleh para penulis buku supaya bukunya menjadi best seller’

saya setuju banget dengan ide si penyiar tersebut, entah dia dapat inspirasi dari mana tapi sesungguhnya apa yang dia bilang cocok banget dengan ide saya tentang sukses. kalo saya bilang apa yang disebut dengan sukses itu bener-bener berdasarkan dari diri kita sendiri bekan berdasarkan dari kriteria orang lain. betapa capeknya kalo ngukur suatu kesuksesan selalu dari kacamata orang lain. saya selama ini gak pernah peduli tentang omongan orang, saya punya kriteria sendiri untuk bisa menyebut diri saya itu sukses, buku-buku motivasi yang ada saya pake buat acuan aja dan bukan sama sekali buat tujuan.

kesuksesan teman memang bikin panas, tapi hanya sekedar buat pemacu, saya tidak pernah ingin seperti mereka, karena tujuan saya beda dengan tujuan mereka. sekecil apapapun hasil yang saya dapat, apabila itu sudah merubah diri saya dari tidak bisa menjadi bisa, selalu saya katakan sebahai kesuksesan dan saya akan merayakannya. tidak peduli orang lain akan bilang, ‘gitu aja kok seneng dan bangga, kan semua orang juga bisa ngerjainnya’ mungkin memang semua orang akan bisa melakukannya dan mungkin juga hasil mereka akan lebih bagus dari hasil saya, bahkan bisa sangat bagus. tapi tetep aja saya bilang itu sukses saya karena saya yang melakukannya dan saya bisa melakukannya. apalagi trus karena itu saya bisa bersukur pada yang kuasa karena DIA udah bikin saya bisa melakukan apa yang saya mau.

pokoknya sukses itu apa kata saya bukan apa kata orang lain!

emang sih siapa yang gak pingin punya duit banyak, punya harta melimpah, punya rumah gedung yang bagus, punya mobil mewah. siapa sih yang gak pingin kayak gitu, karena itu adalah simbol kesuksesan menurut asumsi orang banyak. saya sebenarnyya juga pingin beber-bener diakui sebagai orang yang sukses seperti asumsi orang banyak. tapi saya pikir-pikir lagi, kalo saya kejar hal-hal itu sehingga harus mengorbankan segala yang saya suka dan yang bikin saya bahagia, kayaknya kok nggak asik deh.

saya gak mau sama sekali mengorbankan apa yang saya suka dan apa yang membahagiakan hati saya hanya untuk mengejar sebuah kesuksesan menurut orang lain, menurut orang kebanyak. ngak deh, saya mau jadi diri saya sendiri dalam mengejar kesuksesan versi saya.

kayaknya sajak (moga-moga bener nyebutnya) ini yang di bacakan penyiar radio tadi, dan sajak ini saya ambil dari milist tda :

A minute with Mutia Prihatini… …….

Sebuah Renungan tentang Kesuksesan

Sukses itu sederhana,
sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem
waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA!
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri….

Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1
ovum,
itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua…

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1,
di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP ,
itulah sukses Anda ketiga…

Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas,
di saat 46 juta orang menjadi pengangguran,
itulah kesuksesan Anda keempat…

Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari,
di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya
itulah kesuksesan Anda yang kelima…

Sukses terjadi setiap hari,
Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click!
yg dibintangi Adam Sandler,
“Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia
meninggal…
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan,
ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya,
bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri,
keluarga nya pun berantakan,
istrinya yang cantik menceraikannya,
anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya…

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris
supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller
dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit
dan sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta,rumah mewah,mobil sport,jam Rolex,pensiun
muda,menjadi pengusaha,punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik
seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia…

Tapi buat saya pribadi yang bisa hidup dengan sangat berkecukupan,
saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda…
Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri,
mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja….

Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan
Anda,
pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya,
setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Tuhan,
hidup baik, tidak menipu, apalagi menjadi pribadi yang jujur, ikhlas &
selalu rendah hati,
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit,
sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan
kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.

Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang
Uang hanyalah alat tukar,
Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun
atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun.
Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda,
Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi
untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll….

Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda,
tapi diri Anda sendiri,
Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang
bodoh…
Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda…

Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar
bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100
juta!!!

Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan
sebesar 200 juta dollar,
hanya untuk memakai produk Nike.
Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya,
tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa…

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa
terjual 80 juta dollar,
sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru
malah turun…

Hidup ini kok lucu,
kita seperti mengejar fatamorgana,
bila dilihat dari jauh,
mungkin kita melihat air/emas di kejauhan,
namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita
& akhirnya kita sampai,
yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja
oh…ternyata. ..

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas
Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb
ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga
untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda,
memeluk hangat istri/kekasih Anda,
mengatakan “I love you” kepada orang-orang yang anda cintai:
orang tua, istri, anak, sahabat-sahabat Anda.
Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu,
selagi Anda masih sempat,
Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal,
mungkin besok pagi, mungkin nanti malam,
LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda,
entah itu bermain bola, memancing,
menonton bioskop, minum kopi,
makan makanan favorit Anda,
berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .
Enjoy Ur Life,
LIFE is so SHORT

Dari seorang teman di akhir minggu ini..
Isn’t that true ?

Have a FUNtastic Life !!

Mutia Prihatini
Business Coach

Leave a Reply