
Suatu malam saya menghadiri pembukaan pesantren entrepreneur di kota magelang. Kebetulan pada saat itu pembukaan kelas pelatihan entrepreneur untuk para santri angkatan ke empat.
Di pesantren ini, para santri yang berminat untuk memperdalam ilmu entrepreneurship akan di karantina selama 35 hari dimana mereka akan di gojlok agar menjadi entrepreneur yang tahan uji setelah selesai masa pelatihannya.
Kebetulan saya adalah seorang mentor yang ikut terlibat dalam menggembleng para santri tersebut menjadi entrepreneur yang tahan banting.
Ada hal menarik yang saya ingat ketika kyai pemilik pondok pesantren itu memberikan kata sambutannya, dan kata-kata beliau itu sangat berkesan buat saya. Saat itu kata beliau, pondok pesantren yang beliau asuh dikunjungi oleh tokoh marketing hermawan kertajaya. Nah pada saat berkunjung itu pak hermawan sempat mengemukakan sebuah hal [+]
- belajar banyak dari pasar trad...
- air mengalirpun punya tujuan, ...
- Lapangan Golf, Tempat buat nga...
- jika tidak paham, kedit adalah...
- orang Indonesia selalu saja ge...
- terjatuh akibat terlalu yakin ...
- sebuah diskusi ringan tentang ...
- mau makan aja kok sampai ‘in...
- godaan asap sate….
- memang gak selalu duit…
- Aburizal Bakrie, “Saya P...
- kerja efektif secara jika mau ...



